Thursday, March 23, 2017

ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800
Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah notebook seharga sebuah mobil di kisaran harga Rp90 juta hingga Rp100 juta? Percaya tak percaya, ASUS baru saja merilis sebuah notebook khusus untuk bermain game dengan harga Rp95.499.000!

Bertempat di Empirica, Jakarta, ASUS resmi memperkenalkan ASUS ROG GX800, satu-satunya notebook gaming di dunia yang memiliki water cooling terpisah dan mempunyai performa paling gahar.  

ASUS ROG GX800 adalah notebook gaming pertama yang menggunakan watercooling di dunia, mempunyai spesifikasi “tingkat dewa” dan dihadirkan tidak hanya sekedar menjadi mesin game untuk para pecinta game garis keras.

Notebook ini sekaligus menyuguhkan rentetan teknologi mutakhir yang paling canggih saat ini berbekal prosesor Intel Core i7-7820HK yang dapat di overclock serta sistem operasi Windows 10 yang telah ditingkatkan kemampuannya untuk kebutuhan gaming.

Menurut Galip Fu Country Marketing Manager ASUS Indonesia, lahirnya ASUS ROG GX800 diawali dari sebuah ide dasar untuk mewujudkan sebuah komputer mobile yang performanya dapat menyamai perangkat desktop. ASUS menurutnya sangat berambisi terhadap gagasan ini dan telah memulai riset untuk menciptakan teknologi water cooling pada perangkat gaming sejak 2003.

Docking ASUS ROG GX800

ASUS akhirnya berhasil mewujudkan impian tersebut dengan merilis perangkat pertamanya dengan nama ASUS ROG GX700 pada tahun 2015 lalu dan tahun 2017 ini ASUS merilis generasi berikutnya, yaitu ASUS ROG GX 800.

ASUS ROG GX800 adalah beast gaming notebook yang dilahirkan untuk menaklukan semua konten 3D gaming paling berat sekalipun apalagi ditambah dengan kemampuannya overclocking-nya. Penggunaan pendinginan berbasis watercooling, memastikan semua jenis "siksaan" yang dibebankan padanya menjadi aman terkendali. ASUS ROG GX800 adalah notebook yang menawarkan prestise dan kemewahan untuk memberikan kepuasan pada para “sultan” atau konsumen yang tidak punya masalah dengan anggaran.

Melihat harganya yang hampir 100 juta rupiah, apa yang dikatakan Galip Fu tersebut benar adanya. ASUS ROC GX800 ini memang tidak diciptakan untuk pasar mainstream atau gamer kebanyakan. Dengan spesifikasi dan harga sangat tinggi, ASUS ROG GX800 ditujukan bagi game kelas atas yang tidak bermasalah dengan anggaran sehingga mereka mencari performa tinggi yang bisa meladeni keinginan mereka dalam bermain game. Tampanya ASUS ROG GX800 ini merupakan jawaban dari keinginan game kelas berat tersebut.

ASUS ROG GX800 menggunakan teknologi 2 way SLI GTX1080 graphic cards, prosesor Intel Core i7-7820HK, layar 18,4 inci beresolusi 4K dilengkapi G-Sync, dua buah adapter berukuran 330W dan RGB backlit keyboard.

ASUS ROG GX800 ini masih sanggup di overclock dengan aman hingga 4,6GHz. Sebelumnya, ASUS ROG GX700 hanya sanggup di overclock mencapai 4,4GHz. Tidak hanya prosesor, tetapi kartu grafisnya pun mampu di-overclock hingga 1961MHz. Sementara Video RAM (VRAM) dan DRAM (Dinamic Random Access Memory) juga bisa ditingkatkan dengan mudah sampai 5,2GHz dan 2800MHz melalui ASUS Gaming Center. 

Clock speed yang lebih tinggi tentu saja berpengaruh besar pada kinerja dan processing speed pada komputer secara keseluruhan, antara lain mampu meningkatkan frame rate (FPS) pada game, mempercepat waktu rendering 3D/video editing serta membuat berbagai aplikasi yang sangat boros daya, seperti game dan beberapa aplikasi sosial media yang menggabungkan foto, video dan teks sekaligus di dalamnya berjalan lebih gegas.

Dari sisi kenyamanan dan meningkatkan suasana bermain game yang lebih terasa, RGB keyboard dengan fitur anti ghosting 30 roll over keyboard serta mechanical switch, sanggup memberikan kenyamanan ekstra serta presisi yang tepat pada saat memainkan game terutama game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) seperti DOTA 2, League of Legends,maupun game FPS (First Person Shooter) Counter Strike, Point Blank dan lainnya. Dikombinasikan dengan teknologi ROG AURA, menyuguhkan pengguna pilihan kustomisasi hingga 8juta pilihan warna untuk dipilih.

Salah satu teknologi penting di ASUS ROG GX800 adalah Docking Water cooling Generasi ke-2 yang lebih bertenaga. Docking yang  oleh ASUS disebut sebagai Hydro Overclocking Station ini masih sama dengan water cooling pada GX700. Pendingin bekerja dengan cara mengalirkan cairan yang berasal dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju ke dalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja. 

Namun pada docking station generasi kedua ini, ASUS mendesain ulang konsep pendinginannya sehingga aliran coolant mampu mengalir pula pada CPU serta dua buah GPU-nya untuk meredam panas. Setelah meredam panas di CPU dan dua buah GPU, cairan panas yang telah mendinginkan sistem tersebut dialirkan lagi keluar sistem dan kembali menuju docking untuk mendinginkan suhu dengan radiator. Panas akan dibuang keluar melalui lubang ventilasi pada radiator.

Karena mempunyai tugas yang cukup berat, secara otomatis water cooling pada ASUS ROG GX800 dibuat menjadi lebih besar 20 persen dibanding pendahulunya untuk menampung lebih banyak coolant. Secara otomatis bobotnya pun bertambah berat menjadi 4,7Kg.


ASUS ROG GX800

Desain radiator water cooling dibuat dengan proses manufaktur yang sama dengan sistem pendingin yang ada pada sebuah mobil, agar dapat memberikan penyegaran dan pendinginan yang maksimal. Water cooling-nya pun sangat mudah digunakan, karena pengguna hanya tinggal mengaitkan konektor yang ada di docking dengan notebook.

Berikut ini spesifikasi dan harga ASUS ROG GX800.

Main Spec.
ROG GX800 (G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-7820HKprocessor overclock up to 4,6GHz
Operating System
Windows 10
Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage
M.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID0
Display
18.4” UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI with 16GB GDDR5X VRAM
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 3.1 port Type C Gen2 (with Thunderbolt), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
Built-in HD camera and array mic
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.1 (Dual band) 2x2
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, SonicMaster, 4 speakers, ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
Dimension
45.8(W) x 33.8(D) x 4.34 ~ 4.74 (H) cm
Battery
74WHrs, 4S2P, 8 Cell Li-ion Battery pack
Keyboard
Mechanical Keyboard with RGB LED
MSRP
Rp 95.499.000
Accessories
GX800VH Liguid Cool Docking
Gaming Mouse
Gaming Suitcase & Backpack bag & Antenna
Warranty
2 years full global warranty

Friday, March 17, 2017

ASUS Bundling Zenfone 3, Zenfone 3 Laser, dan Zenfone Go dengan Kartu Telkomsel


Meskipun sudah cukup lama koneksi 4G LTE ada di Indonesia, ternyata penetrasi koneksi 4G LTE ini belum terlalu dalam. Masih banyak pengguna smartphone di Indonesia yang harus puas menggunakan koneksi 3G HSDPA atau bahkan mungkin 2G. 

Masalahnya mungkin saja ketersediaan perangkat 4G yang mungkin belum cukup banyak. Bisa juga operator masih belum sepenuhnya mengandalkan koneksi 4G LTE dan masih bermain di koneksi 3G.

Dalam ketersediaan perangkat ini, ada yang menarik untuk dilihat, yaitu ASUS. ASUS merupakan vendor smartphone yang memiliki pasar yang cukup bagus di Indonesia dan perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir sangat cepat. 

Untuk mendukung penetrasi koneksi 4G LTE ini, ASUS menggandeng salah satu operator besar Indonesia, yaitu Telkomsel dan produsen chip modem 4G LTE, yaitu Qualcomm. Tujuan kerja sama tersebut tidak lain untuk memastikan teknologi 4G LTE lebih tepat sasaran.

Kerja sama tersebut diwujudkan dengan memberikan bundling terhadap sejumlah perangkat telepon selular ASUS Indonesia termasuk seri ZenFone 3 ZE552KL, ZenFone 3 Laser ZC551KL dan Zenfone Go ZB500KL. Pengguna ponsel seri tersebut dapat menikmati paket data spesial dari Telkomsel dengan kuota hingga 14GB per bulan seharga Rp59.000,00. 

Benjamin Yeh, Regional Director, ASUS South East Asia mengatakan bahwa seluruh ponsel yang ada dalam product bundling didukung modem LTE dari Qualcomm Snapdragon yang memberikan konektivitas yang unggul, lebih sedikit drop call, dan kapasitas unduh yang lebih besar bagi para pengguna. ASUS menargetkan lebih banyak lagi pengguna di Indonesia yang dapat menikmati akses internet cepat lewat perangkat mobile yang terjangkau untuk mereka.

Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia mengtakan bahwa Qualcomm sangat gembira untuk kembali bekerja sama dengan mitra mereka, yaitu Telkomsel dan ASUS, dalam menawarkan program product bundling smartphone ASUS di seluruh Indonesia. Menurutnya, dengan makin luasnya adopsi jaringan 4G/LTE, Qualcomm ingin memastikan bahwa para pengguna dapat menikmati pengalaman terbaik yang bisa ditawarkan oleh jaringan tersebut. Selain mempersembahkan rangkaian solusi modem berkualitas, Qualcomm juga akan terus bekerja sama dengan mitra lokal untuk membawa solusi konektivitas yang lebih baik dan lebih cepat ke ekosistem mobile di Indonesia yang mana potensinya sangatlah besar.

Sementara itu, Onang Prihadi dari Telkomsel mengatakan kerja sama dengan ASUS sebagai produsen perangkat 4G/LTE yang berkualitas, melahirkan product bundling istimewa yang telah dilengkapi layanan internet 4G Telkomsel yang cepat dan stabil dengan kuota besar yang memadai. Kerja sama ini diharapkan dapat terus mengakselerasi adopsi 4G ke masyarakat yang lebih luas lagi

Product bundling ZenFone 3 ZE552KL, ZenFone 3 Laser ZC551KL dan Zenfone Go ZB500KL hasil kerja sama tersebut tersedia dengan paket data Telkomsel dengan kuota sebesar 14GB per bulan dengan harga terjangkau, yaitu Rp59.000,00 berlaku hingga 12 bulan. Di dalamnya tersedia pula gratis paket langganan konten video on demand dari HOOQ dan Viu. Aktivasi paket data ini dapat dilakukan dengan mudah dengan mengakses *363*93#. 

Selain paket data, tersedia juga penawaran menarik bagi 500 pelanggan pertama yang melakukan pembelian product bundling Asus Zenfone 3 di  20 GraPARI terpilih di Jabotabek, yaitu berupa cash back sebesar Rp500.000,00 Informasi lebih lanjut dapat diakses di http://www.telkomsel.com/asus.

Sekilas tentang produk yang dibundling ASUS dengan Telkomsel

Pada program bundling kali ini, ASUS menyediakan tiga pilihan produk yang terjangkau untuk tiap-tiap segmen pengguna. Mulai dari ASUS ZenFone 3 ZE552KL, ASUS ZenFone 3 ZC551KL, dan ZenFone Go ZB500KL.

ASUS ZenFone 3 ZE552KL merupakan smartphone flagship yang dipasarkan di harga mainstream. Menggunakan desain premium, berlapis corning Gorilla Glass dengan kontur 2.5D di bagian depan dan belakangnya, smartphone ini diperkuat oleh prosesor octa-core Qualcomm Snapdragon 625 yang terkenal memiliki performa mumpuni namun paling hemat energi di kelasnya. Smartphone dengan RAM 4GB dan storage sebesar 64GB resolusi FullHD 1920x1080 ini dipasarkan di harga Rp5.099.000.

ASUS ZenFone 3 Laser ZC551KL adalah smartphone mainstream yang dipasarkan di harga terjangkau, Rp3.399.000 namun punya fitur fotografi yang mumpuni. Diperkuat prosesor octa-core Qualcomm Snapdragon 430, ia punya RAM sebesar 4GB dan storage 32GB dan dapat diekspansi lewat kartu MicroSD hingga sebesar 128GB untuk menyimpan foto. Kameranya sendiri menggunakan sensor Sony IMX214 dengan resolusi 13MP, aperture f/2.0 serta laser autofocus yang dapat membidik dalam waktu 0,03 detik.

ASUS juga menyediakan ZenFone Go ZB500KL yang sangat terjangkau, yakni dipasarkan di harga Rp1.399.000. Smartphone 5 inci HD 1280x720 dengan prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon 410 dan RAM 2GB ini menyediakan dua buah slot SIM card yang dapat memanfaatkan konektivitas 4G LTE dari seluruh operator yang ada di Indonesia.

Monday, March 13, 2017

Zenbook UX330UA, Ultrabook untuk Pengguna Premium Mobilitas Tinggi

Ultrabook Zenbook UX330UA
Produk Ultrabook merupakan produk yang sangat penting. Banyak pengguna melihat desain tipis laptop sebagai kelebihan yang patut dipertimbangkan dalam membeli laptop. Hal ini sudah lama menjadi fokus vendor khususnya ASUS dengan berbagai produk ultrabook-nya yang sangat mumpuni.

Menanggapi permintaan konsumen terhadap ultrabook yang tidak hanya cantik dari sisi desain,tetapi juga memiliki mobilitas tinggi, ASUS kembali merilis ultrabook terbaru mereka bagi pengguna premium yang memiliki mobilitas tinggi. Ultrabook yang dirilis ASUS tersebut adalah ASUS Zenbook UX330UA.

Filosofi yang dibangun ASUS dengan Zenbook UX330UA ini adalah sebuah ultrabook terbaik bukanlah sebuah perangkat yang hanya mengandalkan semata-mata performa, melainkan juga mampu menjadi solusi untuk penggunanya. ZenBook dedikasikan untuk itu, agar bisa menjadi sarana bagi pekerja mobile maupun wahana untuk mendongkrak citra dan penampilan penggunanya. Jadi selain performa yang ciamik, sebuah ultrabook haruslah mereflesikan siapa penggunanya.

Tentu saja ASUS tidak main-main dengan filosofi ultrabook mereka tersebut. Dari sisi performa, Zenbook UX330UA menjanjikan performa kencang dan durabilitas baterai lebih panjang. Bukan zamannya lagi baterai yang hanya tahan 2 hingga 3 jam sehingga ASUS ZenBook UX330UA menawarkan masa aktif baterai sangat panjang. Zenbook UX330UA menggunakan baterai jenis Lithium-Polymer yang lebih awet dibanding baterai silinder Lithium-ion standar. Kapasitas baterainya yang besar, yakni 57 Whrs mampu memasok energi hingga 12 jam jika notebook digunakan untuk menjelajah web.

Selain itu Zenbook UX330UA juga punya siklus pengisian ulang yang jauh lebih banyak. Hal ini dimungkinkan karena baterai Lithium-Polymer mampu tetap mempertahankan kapasitas muatannya dengan baik meskpun telah melalui ratusan kali siklus pengisian. Dengan kata lain, baterai Zenbook UX330UA ini tidak cepat drop.

Untuk performa multitasking, ASUS menjanjikan Zenbook UX330UA sebagai sebuah perangkat yang menyenangkan sebab spesifikasi internalnya telah dilengkapi RAM berukuran 8GB DDR3 yang mampu diekspansi hingga 16GB. Disertai dengan media penyimpanan berbasis Solid State Drive (SSD) berukuran 256GB, akan semakin menambah kegesitan performanya untuk membuka dan menutup aplikasi. Storage juga dapat ditambah menjadi 512GB. 
Zenbook UX330UA memiliki layar FHD
13,3 inchi

Oleh karena ditujukan bagi pengguna premium yang memiliki moobilitas tinggi, ASUS Zenbook UX330UA ini didesain sedemikian rupa sehingga hanya memiliki berat 1,2 kilogram saja. Dengan bobot yang lebih ringan, pengguna yang sering berpindah-pindah meeting dapat dengan mudah membawa Zenbook UX330UA ini tanpa khawatir.

Selain bobotnya yang sangat ringan, ASUS memberikan kelebihan lain kepada Zenbook UX330UA ini, yaitu supertipis. Zenbook UX330UA ini tidak akan menyulitkan ketika hendak ingin dimasukan ke dalam tas, meskipun pengguna membawa cukup banyak barang di dalam tas.

ASUS memberikan harga Rp13.799.000 untuk Zenbook UX330UA ini. Berikut ini spesifikasi lengkap Zenbook UX330UA.

Spesifikasi

CPU
Intel® Core™ i5-7200U
Operating System
Windows 10 Home
Memory
8GB DDR3L 1600MHz up to 16GB SDRAM
Storage
265GB SATA3 M.2 SSD
Display
13.3" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) with 72% NTSC with IPS
Graphics
Intel® HD Graphics 515
Input/Output
1x Microphone-in/Headphone-out jack, 2x USB 3.0 ports, 1x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps), 1x HDMI, 1x SD card reader, Volume up/down
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio
Built-in Stereo 1.6 W Speakers And Digital Array Microphone
ASUS SonicMaster Technology with Harman/Kardon
Battery
3 Cells 57 Whrs Polymer Battery, up to 12 hours
Dimension
323 x 220 x 13.9 mm (WxDxH) (w/ 3cell battery) / 32.3(W) x 22.3(D) x 1.84 ~ 1.90 (H) cm
Weight
1,2Kg with Battery
Colors
Grey
Price
Rp13.799.000
Warranty
2 tahun garansi global

Tuesday, March 7, 2017

Review Andromax B: Smartphone 4G LTE Supermurah Smartfren

Pernah punya Andromax A atau seri Andromax murah lainnya dari Smartfren? Jangan khawatir Anda kekurangan pasokan smartphone 4G LTE murah dari Smartfren karena beberapa waktu yang lalu, Smartfren lagi-lagi merilis smartphone 4G LTE supermurah, yaitu Andromax B. Sebagaimana biasa, Andromax B ini ditujukan untuk entry level. Namun bagaimana kinerjanya? 
Berikut ini pengalaman saya menggunakan Andromax B. Dengan harga sekitar 800 ribuan, Andromax B ini seperti pendahulunya, Andromax A murah dan menawarkan koneksi 4G LTE Smartfren yang menjanjikan kecepatan dan kestabilan.

What's In The Box

1. Smartphone Andromax B 4G LTE Advanced
1. Buku Panduan
1. Kartu Garansi
1. Headphone
1. Charger + Kabel Data
1. SIM Smartfren 4G LTE

Smartfren selalu mengandalkan boks warna merah menyala. Desain boks ini sangat konvensional dan mungkin terlalu besar untuk smartphone dengan layar hanya 4,5 inchi. Namun demikian, Smartfren tentu punya alasan tersendiri dengan tetap menghadirkan boks konvensional tersebut.

Di dalam boks warna merah menyala, pembeli memperoleh Andromax B, buku panduan, kartu garansi, charger dan kabel data serta SIM Smartfren yang sudah terpasang, tetapi belum diaktifkan sehingga ketika membeli, pembeli harus langsung mengaktifkan SIM tersebut di Smartfren.

Desain dan Hardware

Tentu tidak banyak hal dari sisi desain yang diharapkan dari sebuah smartphone 4G LTE murah seperti Andromax B. Namun bukan berarti Andromax B ini tidak menarik. Andromax B ini cukup menarik, lumayan tipis dan penutup bagian belakangnya keren. 

Spesifikasi Andromax B
OS: Android 6 Marshmallow
UIM/SIM Slot: Dual On Active 4G LTE FDD-TDD+EDGE
Network 4G LTE Advanced dan GSM
Processor Snapdragon 210 Quad Core 1.1 GHz Processor Cortex A7
GPU: Adreno 304
Internal: 8GB ROM + 1GB RAM
Storage: Micro-SDHC up to 32 GB
Battery: 1950 mAh with Smart Optimizer

Bila dilihat dari spesifikasi di atas, Andromax B ini tidak berbeda jauh dengan Andromax A yang dirilis Smartfren tahun lalu. Perbedaan yang cukup signifikan adalah layar IPS yang ada di Andromax B dan sistem operasi yang sudah Android 6, Marshmallow. 

Penempatan tombol-tombol di Andromax B juga tidak berbeda dari Andromax A. Posisi port charger berada di sisi kiri ponsel (tidak di bawah seperti biasanya). Sementara posisi tombol ON/OFF dan volume segaris di sisi kanan. Andromax A sepenuhnya berbahan plastik. Baik Andromax B maupun Andromax A dibuat oleh Haier.

Berikut ini foto dari Andromax B:

Andromax B dengan VoLTE
Gratis Internet 4G Setahun

Bagian belakang Andromax B

Tombol ON/OFF dan Volume

Port headphone

Port untuk mengisi baterai
Secara keseluruhan Andromax B mengalami peningkatan dari sisi OS Android dan layar IPS dibandingkan dengan Andromax A. Sisi prosesor tidak mengalami peningkatan dan layar tetap 4,5 inchi. Namun untuk sebuah smartphone 4G LTE murah spesifikasi yang dihadirkan oleh Andromax B ini sudah lebih dari cukup. 

Kinerja Andromax B

Berbicara soal kinerja, Andromax B tidak menjanjikan kinerja wah layaknya smartphone di atas kelasnya. Andromax B ini dengan berbagai keterbatasan dari sisi spesifikasi masih sangat bagus untuk melakukan berbagai kegiatan dasar pengguna smartphone seperti menelpon, chatting via WhatsApp (aplikasi chatting lainnya), mengirim dan menerima email, mengambil foto dan video, SMS, layanan GPS seperti Google Maps dan lainnya. Tentu saja dengan RAM yang hanya 1GB terdapat jeda bila Anda mengklik suatu aplikasi dengan eksekusi tugas yang dilakukan oleh Andromax B. Namun sejauh penggunaan yang saya lakukan hal ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja secara keseluruhan.

Pengguna juga dapat menggunakan Andromax B ini untuk bermedia sosial. Saya sendiri selama menggunakan Andromax B ini menggunakannya untuk Twitter, Path dan Google Plus. 

Bermain game di Andromax B tetap bisa dilakukan, namun tentu game yang tak menuntut grafis tinggi atau kinerja tinggi dari prosesor. Game seperti My Tom, Subway Surfer dapat dijalakan dengan lancar meskipun terdapat satu dua kali jeda/lag bila mengeksekusi tugas selama bermain game.

Game lainpun selama tidak menuntut kinerja tinggi tetap bisa dimainkan, namun tentu terbatas mengingat ROM hanya 8GB sehingga Anda perlu segera membeli memori tambahan untuk tetap bisa mendownload dan memainkan game tersebut.

Dari sisi layar, layar IPS yang ditawarkan oleh Andromax B ini tentu lebih baik daripada layar Andromax A. Namun demikian, untuk dapat melihat objek dengan jelas saya mengatur kecerahannya ke maksimum sehingga hal ini berpengaruh kepada kinerja baterai. Layar seluas 4,5 inchi ini sebenarnya lebih dari cukup untuk sebuah smartphone (Ingat iPhone 4 hingga 5S hanya 4 inchi), namun tentu bagi Anda yang terbiasa layar minimal 5 inchi akan terasa kecil.

Seperti halnya Andromax A, Smartfren memberikan fitur SVI, Sunlight Visibility Improvement sehingga menatap layar di bawah cahaya matahari tetap terasa nyaman. 

Tidak berbeda dengan yang saya sarankan untuk Andromax A, fungsi-fungsi dasar smartphone seperti GPS berjalan normal, calling, kirim SMS dan fungsi sebagai modem juga bekerja dengan baik. Untuk sebuah smartphone 4G LTE dengan harga hanya Rp849.000 saya  menyarankan Andromax B ini. Smartphone ini meskipun sangat murah tetap bisa diandalkan untuk melakukan berbagai tugas dan bisa berfungsi sebagai ponsel kedua yang baik.

Kinerja Kamera Andromax B

Smartfren memberikan kamera deoan dan belakang berkekuatan 5 megapiksel untuk Andromax B ini. Fokus saya tetap pada kamera belakang dan saya kira hasilnya tidak berbeda dengan Andromax A. Kamera Andromax B ini bisa diandalkan untuk menangkap objek dengan jelas. Untuk sebuah smartphone murah 4G LTE kemampuan kamera Andromax B ini sudah cukup baik.

Berikut ini beberapa foto yang saya ambil dengan Andromax B:






Saya ras foto yang diambil dengan kamera belakang Andromax B ini sudah sangat cukup untuk sebuah smartphone 4G LTE murah. Objek dapat ditangkap dengan jelas tidak blurry dan cukup detail. Tentu saja bila Anda membandingkannya dengan smartphone yang berada di atas Andromax B akan jauh berbeda. Andromax B ini ditujukan untuk entry level dan foto yang dihasilkan sudah cukup dan memenuhi kualitas entry level tersebut.

Kinerja Baterai Andromax B

Andromax B memiliki baterai sebesar 1.950 mAh. Daya baterai Andromax B ini sama besarnya dengan Andromax A sehingga kinerjanya juga tidak jauh berbeda. Dalam penggunaan normal, baterai Andromax B ini bisa bertahan sekitar 3-4 jam terus-menerus. Namun jika Anda hanya menggunakannya sesekali bisa lebih dari jumlah tersebut.  


Kinerja Koneksi 4G LTE Advanced Smartfren

Bila Anda membeli seri Andromax dari Smartfren hal yang harus Anda pahami adalah bahwa Anda hanya bisa memiliki koneksi 4G LTE dari Smartfren. Hal ini memiliki konsekuensi, tidak hanya kepada pengguna, tetapi juga kepada Smartfren sendiri agar memastikan koneksi 4G LTE mereka merata, kencang dan stabil.

Saya sudah sejak awal Smartfren merilis koneksi 4G LTE menggunakan seria Andromax mereka. Bahkan dulu sejak Smartfren masih berupa operator CDMA saya sudah menggunakannya. Tentu saja terdapat peningkatan yang sangat signifikan dari operator CDMA ke operator 4G LTE.

Selama penggunaan berbagai jenis seri Andromax saya mengalami pasang surut kecepatan koneksi 4G LTE Smartfren. Namun demikian koneksi 4G LTE mereka di sekitar wilayah Bogor bisa dikatakan cukup merata dan stabil. Soal kecepatan mungkin masih bisa diterima karena Smartfren tampaknya lebih mengejar kepada pemerataan koneksi 4G LTE di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk Andromax B ini saya menguji kecepatan koneksi 4G LTE Smartfren di berbagai tempat di Bogor. Rata-rata kecepatan tertinggi mencapai 14 Mbps. Kecepatan sebesar ini sudah sangat baik, apalagi jika sebarannya sangat merata. Berikut ini dua screenshot hasil uji kecepatan Smartfren 4G LTE dengan menggunakan Andromax B.



Bila wilayah Anda sudah di-cover koneksi 4G LTE Smartfren, Andromax B ini merupakan pilihan bagus dan murah untuk berselancar di jaringan 4G. Perlu juga Anda ketahui bahwa Smartfren memberikan paket murah untuk Andromax B, yaitu dengan hanya mengisi pulsa sebanyak Rp60.000,00 setiap bulan, Anda bisa menikmati internet gratis sebesar 30GB selama setahun. Itu artinya sekitar 2GB lebih setiap bulan gratis diberikan oleh Smartfren. Saya rasa dengan paket tersebut memiliki Andromax B ini semakin menarik.

Kesimpulan

Andromax B ini memiliki peningkatan dari Andromax A. Beberapa hal yang bisa membuat Andromax B ini menjadi pilihan adalah sebagai berikut.

1. Murah, hanya Rp849.000,00.
2. Bundling paket internet gratis setahun dengan isi pulsa Rp60.000,00 per bulan.
3. Kinerja tidak mengecewakan, cukup bisa diandalkan untuk berbagai tugas dasar dan media sosial.

Demikian review Andromax B, Smartphone 4G LTE supermurah dari Smartfren. Semoga bisa membantu keputusan pembelian Anda.

ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800 Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah noteboo...