Tuesday, January 31, 2017

TM Vaganza: Belanja di TM Agung Podomoro Berhadiah Mobil Fortuner

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kunjungan calon konsumen ke pusat perbelanjaa sehingga membuat tenant senang sebab kemungkinan bertransaksi semakin besar. Dari sekian banyak cara tersebut, ada cara praktis yang bisa meningkatkan jumlah kunjungan pengunjung, yaitu dengan melakukan program undian. Hal inilah yang ditempuh oleh TM Agung Podomoro. TM Agung Podomoro yang memiliki setidaknya 10 TM yang tersebar di Jakarta mulai pada tanggal 1 Mei 2016 yang lalu menggelar TM Vaganza.

TM Vaganza adalah program promosi guna meningkatkan kunjungan ke setiap TM Agung Podomoro yang diikutkan dalam program tersebut. Program ini berlangsung hingga tanggal 22 Februari 2017. 

Dalam program undian ini, setiap pengunjung di 7 Trade Mall TM Agung Podomoro yang telah berbelanja senilai minimal Rp100 ribu dan berlaku kelipatannya, berhak untuk menukarkan struk belanja dengan 1 kupon undian berhadiah, yang diundi setiap bulan untuk memperebutkan hadiah utama berupa 1 mobil Toyota Agyla, 1 motor Yamaha Mio Fino, dan 20 voucher belanja. Tujuh TM yang ikut berpartisipasi dalam program ini yakni TM Seasons City Latumeten, TM Blok B Tanah Abang, TM Thamrin City, TM Plaza Kenari Mas, TM Mangga Dua Square, TM Kalibata City, dan TM Lindeteves Center Glodok.

Program TM Vaganza ini pada tanggal 14 Januari yang lalu telah selesai mengundi para pemenang seri ke-8 bertempat Trade Mall Seasons City, Jakarta. Dalam pengundian tersebut diundi para pemenang untuk memenangkan 1 mobil Toyota Agyla, 1 motor Yamaha Mio Fino, 3 lemari es Samsung, dan 20 voucher belanja senilai Rp 250 ribu. 

Tentunya kesempatan untuk menang bagi pengunjung TM belum habis karena program ini berlangsung hingga tanggal 22 Februari 2017. Pengunjung harus berkunjung ke salah satu dari tujuh TM Agung Podomoro yang berpartisipasi dalam program tersebut. Kemudian pengunjung berbelanja di tenant di masing-masing TM minimal 100 ribu rupiah dan kemudian struk belanja tersebut dapat ditukarkan dengan 1 kupon undian berhadiah yang berlaku kelipatannya. Ini artinya jika pengunjung berbelanja semakin banyak di tenant, kupon yang diperoleh juga semakin banyak dan kesempatan menang juga semakin besar.

Program ini tentu berdampak positif bagi tenant yang ada di setiap TM Agung Podomoro. Sampai dengan 20 Desember 2016 yang lalu melalui program promosi TM Vaganza 2016 Agung Podomoro Group berhasil meraup transaksi hingga Rp50 miliar dari sepuluh pusat perbelanjaan di Jakarta, sedangkan omzet rata-rata di toko pada kisaran Rp 1 miliar. Omzet tenant di kisaran 1 miliar tentu bukan omzet yang kecil mengingat kerasnya persaingan pusat perbelanjaan saat ini. 

Hadiah bulanan tersebut belumlah final. Demi memacu jumlah kunjungan pengunjung, TM Agung Podomoro melakukan undian Grand Prize di akhir periode. Dalam undian Grand Prize akhir periode ini seluruh kupon pada setiap periode, akan diikutsertakan pada undian akhir program guna mendapatkan Grand Prize pada 25 Februari 2017 di Trade Mall Mangga Dua Square. Hadiah Undian Grand Prize ini lebih wah lagi, di mana TM Agung Podomoro menyediakan 1 mobil Toyota Fortuner, 2 motor Yamaha Mio Fino, 3 lemari es, dan 20 voucher belanja @Rp 250 ribu untuk diperebutkan.

Program TM Vaganza ini akan sangat menarik bagi pengunjung pusat perbelanjaan di bawah TM Agung Podomoro. Dengan hanya berbelanja minimal Rp100 ribu sudah bisa ikut undian. Dampaknya terhadap kunjungan ke pusat perbelanjaan TM Agung Podomoro pun sejauh ini sangat positif. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah kupon yang diundi. Setiap TM Agung Podomoro dikunjungi 30.000–200.000 pengunjung setiap hari. Data di atas sekaligus juga menunjukkan tingginya potensi dan prospek bisnis di 7 TM Agung Podomoro.

Bisa dibayangkan sedemikian besar kesempatan yang tersedia bila pengunjung setiap harinya antara 30.000 (angka terendah) hingga 200.000 (angka tertinggi) pengunjung.Jumlah pengunjung yang sedemikian banyak akan sangat menarik bagi tenant yang sebagian besar merupakan pelaku UKM sehingga mereka mau bergabung ke TM Agung Podomoro.

Ho Mely Surjani, Asisten Vice President Marketing Trade Mall Agung Podomoro Land sebagaimana dikutip oleh Neraca mengatakan bahwa  TM Agung Podomoro berharap okupansi ruang ritel meningkat dari rata-rata 80% dan juga jumlah pengunjung semakin banyak. Ujung-ujungnya jika kios sudah terisi 100% dan pengunjung membludak, maka UKM yang berjualan di TM Agung Podomoro yang akan memperoleh untung besar.

Bila diliha kembali, ternyata Program TM Vaganza yang berlangsung hingga 22 Februari 2017 nanti menawarkan banyak keuntungan. Tidak hanya bagi TM Agung Podomoro, tetapi juga bagi tenant dan pengunjung. Bagi Agung Podomoro sendiri program ini akan mampu menarik lebih banyak tenant yang terutama merupakan UKM sehingga membuat okupansi di setiap TM bisa mencapai 100%. Hal ini sekaligus pembuktian tekad TM Agung Podomoro yang ingin memajukan UKM ritel yang selama ini mungkin dikuasai oleh pemain-pemain besar.

Bagi tenant program ini juga memiliki dampak positif karena mereka bisa bertransaksi lebih banyak karena kunjungan ke TM yang jauh meningkat. Kunjungan yang meningkat ini membuat tenant bisa dilirik oleh pengunjung untuk berbelanja karena pengunjung ingin ikut serta di TM Vaganza yang menjanjikan hadiah yang sangat besar.

Bagi pengunjung juga menguntungkan karena kegiatan berbelanja yang mereka lakukan di TM Agung Podomoro mungkin bisa membawa pulang hadiah yang mereka impi-impikan seperti mobil Toyota Fortuner. Namun tentu tidak hanya itu keuntungan bagi pengunjung, keuntungan lain adalah bisa berbelanja aman dan nyaman serta bisa terhubung ke berbagai tenant yang nantinya juga akan online berkat e-commerce TM Agung Podomoro yang akan dirilis beberapa waktu ke depan. Ini sangat penting mengingat nantinya yang berjualan di e-commerce tersebut adalah tenant yang ada di TM Agung Podomoro sehingga pembeli lebih yakin dan percaya dengan apa yang mereka beli via e-commerce TM Agung Podomoro.

Mengingat keuntungan-keuntungan tersebut, tentu tidak salahnya, jika Anda pelaku UKM ritel bergabung dengan TM Agung Podomoro. Demikian juga pengunjung dapat bermimpi memiliki mobil atau motor baru dengan hanya berbelanja di TM Agung Podomoro. TM Vaganza ini benar-benar kesempatan bagus, baik bagi UKM maupun bagi pengunjung untuk sama-sama mengadu peruntungan. 

Tuesday, January 24, 2017

Formula Jitu TM Agung Podomoro Memajukan Ritel UKM

Thamrin City merupakan salah satu pusat perbenjaan di
bawah payung TM Agung Podomoro
Usaha ritel merupakan penopang perekonomian yang sangat penting. Bila Anda berkunjung ke pasar modern seperti mall Anda bisa melihat banyak sekali peritel berupa kios-kios kecil yang omzetnya tak sekecil kios mereka. Demikian juga di pasar tradisional, usaha ritel ini sudah dilakukan jauh sebelum kita mengenal pasar modern.

Ada beberapa hal yang menjadi sebab, mengapa usaha ritel merupakan pilihan orang dalam berusaha. Pertama menurut KPPU, usaha ritel tidak membutuhkan keahlian khusus serta pendidikan tinggi untuk menekuninya, maka banyak penduduk Indonesia terutama yang tergolong dalam kategori UKM masuk dalam industri ritel ini. Kedua menurut MM. Minarsihritel merupakan sektor industri yang sangat populer dan sudah mendominasi kehidupan masyarakat Indonesia turun-temurun sejak dulu. Hal ini ditandai dengan tersebarnya warung dan toko kelontong di hampir tiap daerah, mulai dari pelosok hingga kota besar. Ketiga adalah karakteristik usaha ritel itu sendiri yang berupa penjualan barang secara eceran pada berbagai tipe gerai seperti kios, pasar, department store, butik dan lain-lain yang umumnya untuk dipergunakan langsung oleh pembeli. Hal ini membuat usaha ritel selalu dibutuhkan konsumen dan memang tidak ada matinya karena konsumen akan selalu datang untuk memenuhi kebutuhannya.

Usaha ritel itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu ritel tradisional dan ritel modern. Sesuai dengan namanya, ritel tradisional merupakan usaha ritel di pasar tradisional, kadang berupa pedagang kaki lima, sedangkan ritel modern merupakan usaha ritel di pasar modern seperti departement store. 

Namun seiring kemajuan usaha ritel tradisional mulai tertekan oleh majunya ritel modern. Hal ini tentu saja menjadi masalah sehingga ritel tradisional ini harus segera berbenah dan mau maju dengan ikut serta menjadi peritel modern. Caranya tentu saja dengan berpindah ke pasar modern terdekat. Hal ini tidak bisa dihindari karena konsumen saat ini ingin kenyamanan dan keamanan dalam berbelanja sehingga mereka lebih memilih berbelannja ke pasar modern dan meninggalkan pasar tradisional. 

Sebelum kita membahas lebih jauh, perlu kita lihat peran usaha ritel ini terhadap perekonomian. Menurut KPPU  Industri ritel merupakan industri yang strategis dalam kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia. Potensi pasar ritel Indonesia tergolong cukup besar. Pada tahun 2007, industri ritel memiliki kontribusi terbesar kedua terhadap pembentukan Gross Domestic Product (GDP) setelah industri pengolahan. Per November 2016 sebagaimana dilaporkan koran Sindo  omzet para peritel mencapai Rp200 triliun.

Industri ritel menempatkan diri sebagai industri kedua tertinggi dalam penyerapan tenaga kerja Indonesia setelah industri pertanian. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak orang menggantungkan hidupnya pada industri ritel. Hal ini karena usaha ritel tidak menuntut keahlian khusus serta pendidikan tinggi untuk menekuninya sehingga mampu menjadi motor penyerap angkatan kerja sehingga mengurangi pengangguran sehingga berdampak sangat positif bagi perekonomian.

Dengan dua kontribusi penting tersebut usaha ritel bisa menjadi pilihan banyak orang dalam menekuni usaha. Namun sering sekali usaha tersebut dibatasi olah ketersediaan tempat. Pasar tradisional sering sudah ditempati pemain lama dan omzetnya mungkin tidak begitu bagus karena konsumen mulai beralih ke pasar modern. Sementara di pasar modern, tidak tersedia sebuah model bisnis yang mau menampung usaha kecil menengah yang memberikan sebuah formula yang saling menguntungkan.

Untuk itulah baru-baru ini Agung Podomoro membuat gebrakan dengan melakukan sinergi brand di bawah payung Trade Mall (TM) terhadap 10 pusat perbelanjaan milik Agung Podomoro yang tersebar di Jabodetabek dan Balikpapan. Sinergi di bawah payung TM ini memiliki makna yang berbeda tergantung produk atau layanan yang dijual tenant, bisa menjadi Trade Mall, Trend Mall, Tools Market, atau Textile Market. 

Blok B Tanah Abang merupakan
TM atau Textile Market Agung Podomoro
Dengan sinergi ini calon peritel atau tenant dapat memilih TM yang sesuai dengan produk yang mereka jual, misalnya jika tenant berbisnis tekstil dapat memilih Textile Market di Blok B Tanah Abang. Jika produknya berupa tools bisa memilih tempat di Plaza Kenari Mas, LTC Glodok dan Harco Glodok. Sementara untuk Trade Mall terdapat di  Mangga Dua Square, The Plaza Balikpapan, dan Blok M Square dan Trend Mall di  Seasons City, Kalibata City dan Thamrin City.

Tenant nantinya bisa melihat dan memperhitungkan lokasi mana yang akan dipilih sesuai dengan produk atau layanan yang akan dijual. Hal ini tentu menarik karena ada pembagian TM berdasarkan produk. Bagi konsumen sendiri juga mempermudah mereka menemukan barang yang tepat dengan harga yang bersaing dalam sebuah pasar yang hampir bisa dikatakan homogen.

Perlu dicatat bahwa TM ini berbeda dengan mall. Namun  AVP Marketing TM Agung Podomoro Ho Mely Surjani menjanjikan kenyamanan TM sekelas dengan kenyamanan mall sehingga tenant dan konsumen tidak perlu khawatir terhadap hal ini. Lebih jauh kios-kios bisa dimiliki oleh tenant, sedangkan mall hanya bisa disewa, umumnya oleh produk branded.

Dengan strategi ini, usaha kecil menengah tentu bisa memiliki kios di TM yang disediakan oleh Agung Podomoro sehingga menjajikan kestabilan usaha yang lebih baik karena tidak hanya menjadi penyewa yang uang sewanya bisa berubah setiap tahun. Sebagaimana diketahui usaha kecil menengah rentan terhadap perubahan ekonomi dan sering mengalami turbulensi ketika kondisi perekonomian tidak stabil. Dengan memiliki kios mereka bisa mengandalkan kios tersebut sebagai modal untuk berusaha jangka panjang.

Tentu tidak hanya sampai di situ formula yang ditawarkan oleh TM Agung Podomoro. Terkait dengan makin majunya e-commerce, mau tidak mau tenant yang banyak berupa usaha kecil menengah harus melek e-commerce agar tetap memperoleh kue e-commerce yang melaju kencang di Indonesia.

Potensi e-commerce di Indonesia bukanlah harapan palsu. Bayangkan saja jumlah penduduk Indonesia saat ini lebih dari 250 juta jiwa dengan pengguna internet mungkin mendekati angka 100 juta. Ernst & Young sebagaimana dikutip oleh Koran Sindo mengungkapkan pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di Indonesia setiap tahun meningkat 40%. Terdapat sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia dan jumlah ini akan terus bertambah setiap tahun mengingat makin murahnya perangkat smartphone yang bisa digunakan untuk berbelanja online. 

Perlu dicatat bahwa pengguna smartphone tersebut tidak hanya sekadar untuk mencari informasi dan chatting, bermedia sosial, mengambil foto selfie, tetapi juga berbelanja online terutama di kota-kota besar. Dengan perkiraan penetrasi koneksi internet akan semakin merata di berbagai wilayah Indonesia di tahun-tahun mendatang, tentunya akan semakin banyak orang yang berbelanja online sehingga membuat bisnis e-commerce ini akan semakin menarik.

Hal ini merupakan tantang sekaligus peluang bagi tenant yang bergabung dengan TM Agung Podomoro. Tantangan tentu saja karena e-commerce ini akan menjadi pesaing mereka karena konsumen kini tidak perlu lagi jalan ke mall, bayar parkir dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membeli kebutuhan. Cukup kunjungi beberapa situs e-commerce, pilih barang, bayar (kadang dapat dibayar di tempat) dan tinggal menunggu di depan pintu untuk barang yang dibeli.

Peluang karena pada dasarnya tenant juga dapat menjadi pelaku e-commerce tersebut. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya? Tenant telah terlanjur membeli kios sehingga modal untuk melakukan jual-beli online sendiri kurang dan bersaing dengan e-commerce besar akan sulit sekali jika mulai dari nol.

TM Podomoro sangat sadar dengan tantangan dan peluang yang sangat terbuka di e-commerce tersebut sehingga pada tahun 2017 ini Agung Podomoro akan membangun e-commerce yang di dalamnya berisi barang-barang dari tenant yang tergabung di TM Agung Podomoro. 

e-commerce tersebut ditujukan untuk menjual barang-barang dari tenant TM Agung Podomoro sehingga produk tersebut tidak hanya dijual secara konvensional. Hal ini berarti, tenant yang bergabung dengan TM Agung Podomoro bisa menjual produknya, baik secara offline maupun secara online. e-commerce yang akan dibangun tersebut tidak menjual barang milik sendiri seperti e-commerce yang selama ini sudah ada, tetapi akan menawarkan dan menjual barang dagangan yang dimiliki tenant-tenant yang tergabung di TM Podomoro. Ini tentu saja formula jitu untuk memajukan usaha ritel UKM.

e-commerce merupakan tantangan
sekaligus peluang bagi ritel UKM

Untuk tahap awal, e-commerce ini akan ditawarkan pada tenant-tenant yang ada di tiga Trade Mall di Jakarta, yaitu TM LTC Glodok, TM Kenari Mas, dan TM Harco Glodok. 

Sebagaimana diketahui TM LTC Glodok, TM Kenari Mas, dan TM Harco Glodok merupakan Tools Market sehingga e-commerce ini akan menjual peralatan dan barang-barang elektronik. Nantinya e-commerce tersebut akan berkembang ke arah yang lebih spesifik seperti batik atau pakaian muslim. Sekitar 1.000 tenant diharapkan akan bergabung di tahap awal pendirian start-up e-commerce Agung Podomoro tersebut yang direncakan akan launching pada semester kedua tahun 2017. 

Dengan e-commerce ini tentu peluang memperbesar omzet tenant terbuka lebar karena pasar online hampir tidak ada batasnya. Jika di pasar offline lokasi kios yang jauh dari rumah merupakan salah satu penghalang konsumen berbelanja, sekarang dengan go online melalui e-commerce Agung Podomoro, penghalang tersebut telah dihilangkan. 

Bagi calon tenat atau tenant yang sudah bergabung dengan TM Agung Podomoro hal ini tentu sangat menguntungkan. Membeli kios di salah satu TM Agung Podomoro sekaligus bisa berjualan online dengan biaya rendah karena tidak perlu membuat situs sendiri atau memulai dari nol lagi. Ibaratnya, e-commerce TM Agung Podommoro ini nantinya seperti market place yang menyediakan berbagai jenis produk dengan berbagai kualitas dari mereka yang sebelumnya telah memiliki kios secara offline di TM Agung Podomoro. Dengan keuntungan yang ditawarkan tersebut tentu UKM offline yang selama ini mengalami kesulitan untuk online dapat berjualan online dengan lebih mudah sehingga mereka bisa lebih maju dan bisa bersaing dengan e-commerce yang telah lebih dulu mapan.

Nah bagi Anda yang memiliki usaha kecil menengah ritel penawaran dari TM Agung Podomoro ini sangat menarik. Anda bisa bergabung dengan TM Agung Podomoro tertentu, misalnya TM Harco Glodok dengan cara menjadi tenant. Nantinya Anda bisa sekaligus jualan online tanpa perlu repot lagi masuk ke market place lain karena sudah disediakan oleh TM Agung Podomoro. 

Monday, January 23, 2017

Trik & Tips Privasi: Evaluasi Apps Permission Android

Sebagian orang menganggap bahwa Privacy is Dead. Anggapan itu sebagian benar adanya. Bukan karena privasi itu sendiri yang mati, tetapi kemauan pengguna untuk sedikit meluangkan waktunya untuk menjaga privasi mereka di zaman terhubung yang mati.

Dengan banyaknya perangkat terhubung sekarang yang digunakan, tantangan menjaga privasi bukan hal sepele. Perangkat tersebut kadang juga berbeda sistem operasi, baik dari sisi kebaruannya maupun dari sisi pembuatnya. Tengoklah Android misalnya, meskipun dimiliki dan dikembangkan Google, sebagian besar vendor memiliki kebijakan sendiri-sendiri bagaimana sistem operasi Android tersebut tampil di perangkat mereka. Dari sisi privasi dan keamanan pengguna ini tentu berpengaruh.

Untungnya Google memiliki perhatian yang cukup serius terhadap privasi ini, terutama untuk perangkat dengan sistem operasi 6.0 ke atas atau Marshmallow dengan mengedepankan apps permission ketika pengguna mendownload aplikasi. Namun tentu saja hal ini belum cukup karena sangat tergantung dengan kemauan pengguna.

Pengguna harus selalu mengevaluasi privasi ini dengan melihat kembali app permission yang telah mereka berikan kepada aplikasi tertentu. Caranya buka setting, pilih apps, pilih aplikasi yang akan dievaluasi, lalu apps permission seperti tampilan berikut ini.

Dari screenshot di atas, setidaknya ada 7 izin yang diminta WhatsApp kepada pengguna, mulai dari Camera, Contacts, Location, Microphone, Phone, SMS, dan Storage.Anda harus sesedikit mungkin memberikan izin terhadap permintaan WhatsApp tersebut karena jika izin diberikan, aplikasi ini akan bisa mengakses fitur-fitur yang diizinkan tersebut, misalnya kamera dan lokasi Anda.

Pertimbangkan dengan baik, misalnya izin terhadap lokasi. WhatsApp bukanlah aplikasi yang layanan utamanya memberikan lokasi sehingga izin lokasi tidak perlu diberikan. Demikian juga kamera karena ada fitur kamera utama yang bisa Anda gunakan untuk mengambil gambar. Storage dan Contacts memang perlu karena bisa mengetahui siapa saja yang menggunakan WhatsApp sehingga Anda bisa melakukan chatting dan menambahkan file seperti foto atau dokumen di pesan. 

Hal yang perlu Anda sadari adalah bahwa sebuah aplikasi tertentu terkadang berlebihan dalam meminta izin Anda. Sementara pengguna terlalu ingin dimanjakan aplikasi sehingga begitu saja memberikan izin. Misalnya seperti screenshot berikut ini.


Kamera utama yang ada di perangkat adalah senjata utama mengambil foto dan video sehingga sudah seharusnya Anda menggunakannya sesuai fungsinya. Namun aplikasi berbagi foto seperti WhatsApp juga bisa melakukan hal ini dengan berbagai kelebihan misalnya, durasinya yang lebih pendek atau tools editnya yang lebih baik.

Saya berpendapat lebih baik fungsikan aplikasi Instagram untuk berbagi foto saja sehingga Anda tidak perlu memberikan izin akses kepada kamera Anda. Mengapa? Sebab bila izin diberikan, Instagram bisa mengakses kamera Anda yang informasinya bisa digunakan untuk iklan tetarget yang nantinya Anda lihat di Instagram.

Selain itu, Anda harus ingat, di zaman terhubung siapa yang paling banyak mengumpulkan dan menguasai informasi akan menjadi pemenang. Informasi mengenai kebiasaan pengguna dapat diambil dari akses aplikasi terhadap perangkat pengguna. Misalnya akses terhadap SMS akan memungkinkan aplikasi membaca SMS apa yang dikirim dan diterima.

Baru-baru ini sebuah aplikasi buatan China, Meitu menimbulkan kecurigaan banyak orang karena banyaknya apps permission yang mereka minta. Meitu merupakan aplikasi yang mengubah foto selfie Anda menjadi karakter Anime. Ini bagi sebagian pengguna tentu menyenangkan karena karakter anime ini menarik. Namun belakangan diketahui bahwa aplikasi Meitu ini disangka memperjualbelikan informasi yang mereka peroleh tersebut. Hal ini tentu saja sangat tidak baik bagi privasi dan keamanan pengguna.

Hal yang lebih Anda waspadai adalah jika sebuah aplikasi meminta izin terhadap fungsi tertentu di perangkat yang jauh dari fungsi aplikasi tersebut. Misalnya aplikasi Waze, Anda harus memberikan izin lokasi agar aplikasi ini dapat bekerja, namun bila Waze meminta akses ke kontak, tentu saja ini mengada-ada sebab kontak jauh dari fungsi aplikasi Waze.

Demikian juga aplikasi lainnya. Saya baru mengalami sebuah aplikasi, yaitu Huawei HiLink ternyata meminta izin yang jauh dari fungsi aplikasi ini sebagai kontrol penggunaan modem Huawei dengan alasan aplikasi ini dirancang untuk versi Android yang lebih tua (sebelum Marshmallow). Screenshot dari app permission-nya sebelum saya evaluasi sebagai berikut.

Bagi saya, tentu tidak masuk akan sebuah aplikasi kontrol penggunaan kuota modem memiliki akses terhadap kamera, kontak, lokasi, ponsel dan storage. Lalu app permission ini saya evaluasi dengan tidak mengizinkan satupun permintaa di atas, meskipun dengan risiko aplikasi tersebut tidak bisa digunakan.



Dengan menolak semua izin yang diminta Huawei HiLink ini otomatis aplikasi tersebut tidak berfungsi. Hal ini tidak menjadi masalah karena bisa difungsikan ketika dibutuhkan saja, misalnya setelah jangka waktu tertentu. Bahkan dihapuspun tidak masalah karena bila kuota modem tersebut habis, koneksi internet akan terputus dengan sendirinya. Saya memilih untuk menghapus aplikasi Huawei HiLink tersebut.

Itulah pentingnya melakukan evaluasi app permission ini. Sekian lama menggunakan perangkat, Anda perlu khawatir ke mana dan siapa saja yang telah menikmati informasi pribadi Anda yang mereka peroleh melalui aplikasi yang Anda gunakan. Aplikasi tersebut tentu berguna, namun membiarkan aplikasi mengakses informasi Anda yang sebenarnya tidak terkait dengan fungsi aplikasi tersebut merupakan kelalaian privasi yang berisiko tinggi yang sebenarnya dapat dihindari dengan cara yang mudah seperti evaluasi app permission ini.

Saturday, January 21, 2017

Beli Zenfone 3 Deluxe Gratis Tiket Konser Tunggal Bunga Citra Lestari/BCL

Zenfone 3 Deluxe
Setelah menunggu beberapa bulan lamanya sejak kemunculan Zenfone 3 di Indonesia, akhirnya ASUS merilis seri flagship dari Zenfone 3 tersebut, yaitu Zenfone 3 Deluxe. Sesuai dengan namanya dan sebutan flagship, Zenfone 3 Deluxe ini dipersenjatai dengan beragam fitur premium terutama dari sisi hardware. Dan bagi pengguna yang tidak sabar ingin memiliki Zenfone 3 Deluxe, ASUS sudah menggelar preorder di berbagai toko online ternama yang berada di Tanah Air antara lain, Blibli, MatahariMall, Lazada, DinoMarket dan Erafone per 20 Januari 2017.

Tentu saja preorder tersebut kurang menarik jika tidak disertai dengan berbagai penawaran menarik bagi pengguna. Hal ini sudah diantisipasi oleh ASUS dengan memberikan berbagai kemudahan dan hadiah jika pengguna membeli Zenfone 3 Deluxe. 

Khusus pemesan yang berasal dari kawasan Jabodetabek, mereka juga akan mendapatkan free ticket konser dari artis sekaligus penyanyi Indonesia serta ambassador Zenfone 3, yakni Bunga Citra Lestari. Artis yang akrab disapa dengan nama BCL ini akan menggelar sebuah konser tunggal dengan mengambil tema It’s Me pada bulan Maret 2017 mendatang.

Untuk pengguna yang membeli dengan menggunakan kartu kredit di lima situs e-commerce di atas, pengguna dibebaskan dari biaya bunga atau cicilan 0% (persen) yang dapat diangsur hingga 24 bulan. Bagi 50 pengguna pertama yang membeli di gerai Erafone Megastore, mereka berhak mendapatkan ZenPower 10.050mAh dan cashback sampai Rp400.000.

Berikut detail lengkap program Preorder Zenfone Deluxe:


Partner Bank
ZS570KL (64GB)
ZS570KL (256GB)
Blibli
Standard Chartered
Free ZenPower Pro 10.050mAh + ZenEar
Free 1 bulan cicilan (untuk cicilan 12bulan) limited qty
Danamon
Free ZenPower Pro 10.050mAh + ZenEar
Free 1 bulan cicilan (untuk cicilan 12bulan) limited qty
Lazada
Semua Bank yang berpartisipasi
Cicilan 0% sampai 24 bulan
Cicilan 0% sampai 24 bulan
Matahari Mall
Semua Bank yang berpartisipasi
Cicilan 0% sampai 12 bulan
Cicilan 0% sampai 12 bulan
Dino Market
Bank Mandiri, Bank Mega, Bank BRI, Bank BNI, Bank OCBC, Bank Permata, Bank Panin
Cicilan 0% sampai 24 bulan
Cashback Rp500.000
Bank MNC
Cicilan 0% sampai 12 bulan
Cashback Rp1.000.000
Bhinekka
Bank BCA
Free powerbank, limited qty
Cashback Rp500.000
Erafone
 Bank Standard Charterd, BNI,
UOB, BCA
Cicilan 0% sampai 12 bulan
Free ZenPower 10.050mAh
Cicilan 0% sampai 12 bulan
Cashback Rp500.000 + Free ZenPower 10.050mAh
Cicilan 0% sampai 12 bulan

Apa yang ditawarkan ASUS di atas sangat menarik. Jika pengguna membeli Zenfone 3 Deluxe, selain mendapat cashback dan cicilan ringan selama 12 hingga 24 bulan, juga hadiah berupa power bank Zenpower dan Zen Ear. Khusus bagi pembeli warga Jabodetabek, penawarannya makin menarik dengan adanya free ticket Konser Tunggal Bunga Citra Lestari yang akan diadakan pada bulan Maret mendatang. 

Tunggu apalagi, segera ke blibli, MatahariMall, Lazada, DinoMarket, dan Erafone.

Tentang Zenfone 3 Deluxe

ASUS ZenFone 3 Deluxe merupakan smartphone pertama yang menggunakan prosesor octa-core terbaik yakni Qualcomm Snapdragon 821. Dengan kecepatan 2,4GHz, prosesor kelas berbasis arsitektur Kryo ini merupakan prosesor smartphone 14 nanometer yang paling bertenaga. Dikombinasikan dengan GPU sekelas PC desktop yakni Adreno 530 yang berjalan pada kecepatan 624MHz, smartphone ini juga punya RAM ekstra lega, sebesar 6GB.


Smartphone ini baru saja meraih penghargaan Innovation Awards di ajang CES 2017 yang baru lalu. ZenFone 3 Deluxe berhasil meraih penghargaan di kategori smartphone meskipun puluhan produk dihadirkan ke pasar.

Dari sisi konektivitas, sebuah chip X12 4G LTE modem Category 12 yang juga mendukung three-carrier aggregation (3CA) menawarkan kecepatan hingga 600Mbps. Saat ini, ZenFone 3 Deluxe merupakan satu-satunya smartphone yang mendukung 256QAM download. Secara standar, kategorinya sudah LTE Advance.

ZenFone 3 Deluxe dilengkapi ASUS PixelMaster 3.0 dan menjadi smartphone pertama di dunia yang menggunakan sensor image Sony Exmor RS IMX318 dan resolusi 23MP. ZenFone 3 Deluxe punya lensa terang, wide aperture dengan f/2.0 yang dikombinasikan dengan Optical Image Stabilization (OIS) 4-axis yang mampu mengeliminasi guncangan yang diakibatkan pergerakan tangan dan memungkinkan penggunaan shutter speed hingga 4 opsi lebih lambat dibanding smartphone umumnya.

ZenFone 3 Deluxe memiliki RAM sebesar 6GB. Ukuran RAM yang sangat besar tersebut membuatnya mampu membuka dan berpindah antar aplikasi dengan lebih pesat, menjalankan game Android terberat sekalipun dengan mulus, dan membuat sejumlah aplikasi bisa tetap berjalan di background tanpa hambatan.

Zenfone 3 Deluxe hadir dengan penyimpanan internal yang sangat cepat berbasis UFS 2.0 sebesar 64GB/256GB. Dengan kapasitas sebesar 256GB pengguna bisa menyimpan sangat banyak konten berkualitas tinggi misalnya 30 film FullHD atau sekitar 100 ribu foto dengan resolusi 23MP. Jika tidak cukup, pengguna juga masih bisa memperluas penyimpanan tersebut lewat slot Micro SD jika ia tidak menggunakan dua buah SIM card. Untuk kapasitasnya sendiri, slot tersebut mampu menampung kartu Micro SD berkapasitas hingga 2TB.

 Spesifikasi dan Harga Zenfone 3 Deluxe
Model
ASUS ZenFone 3 ZS570KL
CPU
Octa-core 14nm 64-bit 2.2GHz Qualcomm Snapdragon 820 (64GB storage) /
Octa-core 14nm 64-bit 2.4GHz Qualcomm Snapdragon 821(256GB storage)
GPU
Adreno 530 624MHz
RAM
6GB RAM
Storage
64GB / 256GB UFS 2.0 + 5GB ASUS Webstorage
Micro SD
Yes (up to 2TB)
Connectivity
WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
Network
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100, LTE band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1900), 40 (2300), Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat13 600/150 Mbps
SIM Card
Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation
GPS, AGPS, GLONASS, Beidou
Display
5.7” FHD 1920 x 1080, Super AMOLED IPS+ display with 178’ wide view angle,  Corning Gorilla Glass 4 display
Video
Video Recording MPEG-4 2160 @30fps, Playback MPEG-4 up to 1080p
Battery
Lithium-Polimer 3.000 mAh non removable with Quick Charge 3.0
Main Camera
23MP Sony Exmor RS™ IMX318, f/2.0, Laser/Phase Detection Autofocus, OIS (4-axis), dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR / 16MP Sony Exmor RS IMX298
Front Camera
8MP, f/2.0, 85o wide-angle
Sensor
Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
Audio
Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet sound chamber
OS
Android M with next-gen ZenUI 3.0
Dimension
156.4 x 77.4 x 7.5mm / 146.9 x 74 x 7.7mm
Weight
170g
Color
Titanium Grey, Glacier Silver
Price
Rp9.099.000 (64GB) / Rp11.099.000 (256GB)

Thursday, January 19, 2017

Mubazir Melaporkan Penyalahgunaan Layanan Twitter


Pada akhirnya saya harus memaklumi fakta ini bahwa adalah tindakan sia-sia, mubazir dan cenderung sebuah kebodohan melaporkan sebuah atau beberapa akun yang menyalahi TOS/Rules layanan Twitter. Saya sampai pada kesimpulan ini setelah cukup sering melaporkan akun yang nyata-nyata melakukan hate speech, ancaman nyawa orang lain dan provokasi melalui isu SARA. 

Pertanyaannya adalah mengapa Twitter justru tidak menanggapi laporan yang sebenarnya dikampanyekan oleh Twitter itu sendiri?

Sejenak kita kembali ke tahun 2008, ketika Twitter masih kinyis-kinyis, lucu dan baru menaki perjalanan mereka sebagai sebuah layanan media sosial. Saya mengambil contoh apa yang dialami oleh Ariel Waldman sebagaimana dikisahkan di sebuah artikel panjang tentang ketidakmampuan Twitter dalam membendung penyalahgunaan layanan mereka.
In June 2007, a stalker posted some of her private information in a string of threatening tweets. Waldman contacted Twitter, which banned the user in question from the public timeline. But over the next eight months, the targeted abuse and stalking intensified. By March 2008, exhausted and disillusioned by a torrent of tweets calling her a “cunt” and a “whore” and publicizing personal information like her email address, Waldman reached out to Twitter again, this time to the company’s CEO, Jack Dorsey. After a series of phone calls to the company went nowhere, Dorsey and Twitter went silent. So in May, Waldman went public, detailing her ordeal in a blog post, which caught fire in media circles.

Kisah panjang tentang kemandulan Twitter memerangi penyalahgunaan layanan mereka ini ditulis sangat apik dalam artikel di BuzzFeed. Kisah ini mencerahkan dan menggali lebih dalam akar permasalahan mengapa Twitter cenderung enggan untuk melakukan suspend atau mem-banned akun, tidak hanya akun yang populer, tetapi juga akun telur yang tidak ada apa-apanya pengaruhnya.

Hal yang harus kita kritisi adalah adanya kecenderungan Twitter mendewakan free speech sebagai alasan mereka untuk tetap mempertahankan akun tertentu. Bagi saya ini tidak masuk akal dan sudah melewati batas apa yang disebut dengan free speech itu sendiri. Tentu saja kita akan bertanya, apakah ancaman pembunuhan terhadap seseorang termasuk free speech? Apakah tweet SARA mengatasnamakan agama/suku tertentu untuk menyerang agama/suku lain termasuk free speech?

Sampai batas tersebut sebenarnya saya masih percaya, Twitter memiliki itikad baik demi pengalaman terbaik bagi penggunanya. Untuk itulah beberapa akun yang saya kira sudah melewati batas tersebut saya laporkan, kadang-kadang saya sertakan attachment tweet yang saya kira cukup pantas untuk masuk ke kategori hate speech atau tweet sara atau ancaman. Namun hasilnya nol besar. Jangankan melakukan suspend terhadap akun yang saya laporkan, bagaimana perkembangan laporan tersebut tidak saya terima. Apakah laporan saya salah, apakah saya terlalu bernafsu melaporkan atau apakah ada alasan lain yang cukup masuk akal sehingga laporan saya tidak digubris tidak saya terima padahal Twitter dapat mengirimkan beberapa patah kata saja ke email tentang perkembangan laporan tersebut.

Ini sebuah ketidakpedulian yang sangat menyesakkan. Ketika Twitter mengimbau penggunanya melaporkan penyalahgunaan layanan, namun bersikap tidak peduli dengan laporan yang diberikan pengguna. Ini seperti Jebakan Betmen sehingga pengguna yang ingin memperoleh pengalaman bagus di Twitter terjebak dalam situasi yang tidak menentu dan dimanfaatkan.

Pada akhirnya saya membaca lagi pengalaman Ariel Waldman tersebut. Cukup lama saya membaca dan mengulang beberapa kali apa yang dimaksudkan oleh BuzzFeed. Setelah itu saya sedikit paham mengapa mereka memberikan sebutan Honeypot For Assholes untuk Twitter. Saya paham, Twitter sengaja menciptakan situasi tak menentu dan pengalaman yang cenderung membuat stress penggunanya karena Twitter adalah kumpulan para assholes.

Kita bisa melihat bukti bahwa Twitter adalah kumpulan para assholes ini. Pertama membuat akun di Twitter ini sangat mudah. Khawatir dengan akun email? Bisa menggunakan email sekali pakai. Kedua hanya butuh beberapa langkah mudah untuk melakukan tweet, kalau kurang follower dapat membeli follower abal-abal dan bisa juga jadi bot.

Ketika di-suspend pun, sangat mudah untuk kembali ke Twitter dan memperoleh follower yang sama banyaknya dalam waktu yang tidak lama. Nge-tweet tidak perlu ada sensor, terserah, sekena keyboard saja dan banyak hal lain yang membuktikan hal tersebut.

Ini membuat banyak orang yang berinteraksi di Twitter untuk berbagai tujuan baik menjadi korban ketidakmampuan Twitter dalam menegakkan rules yang mereka buat sendiri. Timeline Twitter selalu panas dengan isu yang tidak jelas. Mereka yang melakukan tweet seenak otot jari mereka, mengabarkan berbagai tweet yang cenderung menghina, mengancam dan hal negatif lainnya.

Saya pernah satu kali menanyakan mengapa hal tersebut terjadi yang dijawab dengan jawaban klise sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku ini adalah topeng yang sering dipakai Twitter untuk bersembunyi dari kenyataan bahwa Twitter ikut menikmati madu dari kegaduhan yang diciptakan oleh mereka yang membawa isu SARA, hate speech dan lain-lain ke Twitter berupa traffic, klik atau ketertampilan iklan.

Tentu harus saya akui bahwa saya bukanlah selebtweet bercentang biru yang sepertinya diperlakukan khusus oleh Twitter. Hal ini pernah sekali saya temukan bahwa mereka ini ditanggapi dengan cepat dan selalu dijawab, sementara pengguna biasa harus menerima kenyataan dibedakan dalam perlakuan ketika melaporkan dan tidak ditanggapi. Jika benar begitu adanya, interaksi di Twitter akan semakin runyam.

Hal yang patut lagi dipertanyakan adalah sampai mana batas (jika Twitter memiliki standar tertentu) terhadap suatu akun yang melakukan pelanggaran. Ini tidak pernah disosialisasikan sehingga membuat pelaporan menjadi hal mubazir. Misalnya apakah tweet hate speech, SARA beberapa kali itu termasuk lumrah bagi Twitter? Apakah perlu 100 tweet baru bisa dikategorikan melanggar TOS? Apakah Twitter menunggu orang berkelahi dulu karena suatu tweet ancaman baru mau bertindak? Apakah Twitter perlu jatuh korban dulu baru mau melakukan suspend?

Jika kita lihat Rules, standar tersebut tidak dinyatakan yang artinya jika pengguna melihat penyalahgunaan ia dapat melaporkan any time, any place, baik sebagai korban penyalahgunaan maupun sebagai orang yang melihat penyalahgunaan tersebut. Sayangnya, sebagai honeypot for assholes Twitter memang tidak menegakkan aturan yang mereka buat sendiri.

Ini tentu membahayakan di mana manusia semakin terkoneksi dan rongrongan terhadap hubungan antarmanusia kini bisa berasal dari keterlibatan di internet seperti Twitter. Bayangkan jika situasi ini terus dibiarkan. Tentu saja tidak hanya berdampak terhadap hubungan antarpribadi, tetapi juga kondisi negara yang terus diguncang isu sumir yang berasal dari Twitter yang pelakunya bisa sangat bebas memasok, tidak hanya hate speech, tetapi juga berita palsu yang sekarang tengah populer.

I said, A Honeypot For Assholes ....

ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800 Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah noteboo...