Monday, April 24, 2017

Samsung Galaxy S8 dan S8+ Dirilis 2 Mei di Indonesia

Samsung Galaxy S8
(Source: Samsung)
Samsung Galaxy S8 dan S8+ yang sebulan lalu dirilis di New York dalam waktu dekat akan bisa dibeli pengguna di Indonesia. Menurut sumber sangat terpercaya, Samsung Indonesia akan merilis smartphone terbaru mereka tersebut pada tanggal 2 Mei 2017 di sebuah haotel di kawasan Kuningan, Jakarta.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dalam peluncuran seri terbaru Galaxy S tersebut akan dihadiri oleh Jaehoon Kwon, President Samsung Electronics Indonesia, So Djin Gie, Vice President IT and Mobile Business, Samsung Electronics Indonesia, Vebbyna Kaunang, Marketing Director IT and Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, dan Dian Sastrowardoyo, Samsung Indonesia Ambassador.

Sebagaimana diketahui sekitar sebulan yang lalu, Samsung merilis Galaxy S8 dan S+ di New York. Samsung Galaxy S8 dan S8+ masing-masing memiliki layar infinity dengan luas 5.8-inch OLED, 2960 x 1440, 570ppi dan 6.2-inch OLED, 2960 x 1440, 529ppi. 

The Verge dan berbagai media teknologi yang telah mereview Galaxy S8 dan S8+ memberikan penilaian positif di mana The Verge sendiri memberikan poin 9 untuk keduanya. Menurut The Verge terdapat bebera pa kelebihan dari Galaxy S8, yaitu 

* Gorgeous design
* Meticulous fit and finish
* Great camera
* Big screen, but not a big phone

Sementara untuk Galaxy S8+:

* Gorgeous design
* Meticulous fit and finish
* Great camera
* Enormous, stunning display

Untuk Galaxy S8 dengan layar 5,8 inchi The Verge mengatakan bahwa layarnya lebar, namun bukan ponsel yang besar. Ini artinya meskipun layarnya lebar, namun Samsung bisa memaksimalkannya sehingga tidak terasa sebagai sebuah smartphone layar lebar. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi pengguna yang memiliki telapak tangan kecil. Hal ini akan membuat Galaxy S8 ini lebih ergonomis, dapat digunakan dengan baik meskipun memiliki layar yang lebih lebar dari versi sebelumnya.

Samsung sendiri sangat percaya diri dengan rilis Galaxy S8 dan S8+ ini. Sebelum resmi dijual di Korea Selatan, pemesanannya mencapai lebih 550 ribu unit. Para analis memperkirakan dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, kedua model Galaxy S terbaru tersebut akan terjual antara 45 hingga 50 juta unit di tahun 2017 ini.

Dirilisnya Galaxy S8 dan S8+ di Indonesia tentu mengikuti perilisan tahun lalu, yaitu seri Galaxy S7 dan S7 Edge. Namun karena bermasalahnya Galaxy Note 7, rilis Galaxy S8 dan S8+ ini merupakan rilis terbesar smartphone flagship Samsung dalam setahun terakhir. 

Harapan Samsung, tentu saja pengguna smartphone kelas atas di Indonesia bisa secepatnya beralih ke Galaxy S8 dan S8+ dengan fitur-fitur terkini dan termaju yang ditawarkannya. Samsung diperkirakan menawarkan harga Rp10.499.000 untuk Galaxy S8 dan tentunya Galaxy S8+ akan lebih mahal dari angka tersebut.

Friday, April 14, 2017

Review DelCell Power Bank Note Polymer Battery Real Capacity 10500 mAh

DelCell Power Bank Note
Saat ini, kebutuhan terhadap power bank sepertinya hampir sama dengan kebutuhan perangkat seperti smartphone. Setiap pengguna yang membeli smartphone, bisa dipastikan akan membeli power bank, bukan karena tidak percaya terhadap daya tahan baterai smartphone tersebut, tetapi lebih kepada usaha berjaga dari ketiadaan daya pada satu kondisi tertentu.

Tentu saja sangat banyak produsen yang menawarkan berbagai macam power bank. Saya sendiri telah mencoba berbagai mereka Power Bank, di antaranya ASUS, Samsung, dan Xiaomi. Bisa dikatakan semua power bank yang tersebut mampu memenuhi kebutuhan daya, namun harganya bisa dikatakan agak kurang bersahabat.

Oleh karena itu saya mencoba membeli power bank murah (terutama saat promo) hanya Rp130.000 untuk daya sebesar 10.500 mAh, yaitu DelCell. Pengalaman menggunakan power bank DelCell yang mengklaim real capacity ini saya uraikan berikut ini.

Spesifikasi

Spesifikasi DelCell Power Bank Note Polymer Battery Real Capacity, 10.500 mAh

Kapasitas: 10.500mAh Real Capacity
Input : DC 5 V - 1A
Output : DC 5V - 2.1A
Dimensi : 15 x 8 x 1 cm
1 Tahun Garansi

Bila dilihat dari sisi spesifikasi bisa dikatakan tidak ada yang istimewa. Masukan sebesar 1A membuat DelCell ini sukup lama untuk diisi, sementara keluarannya sebesar 2,1A membuat proses pengisian berlangsung cukup cepat. DelCell menyediakan kabel built-in Micro USB yang digunakan untuk melakukan pengecasan perangkat. Kabelnya sangat pendek jadi ketika mengisi perangkat harus sangat dekat dengan power bank.

Kabel built-in Micro USB tersebut hanya bisa berfungsi jika perangkat memiliki colokan untuk micro USB. Sementara sekarang sudah cukup banyak yang meninggalkan micro USB dan beralih ke USB Type C. Untuk mengatasinya DelCell punya colokan sehingga kabel USB Type C yang untuk perangkat dipasangkan ke colokan ini kemudian disambungkan ke perangkat. 

Selain itu, DellCell ini memiliki teknologi cut off. Ini sangat membantu ketika melakukan pengisian karena pengisian akan otomatis berhenti jika perangkat telah penuh diisi.

Desain

Dilihat dari desain, DelCell berupa persegi panjang yang cukup tebal dan berat. Bila Anda pernah melihat bentuk smartphone dengan layar lebih besar dari 5 inchi, bentuk DelCell mirip dengan smartphone tersebut. Bedanya hanya karena tidak punya layar. Desain kemasan juga seadanya, hanya berupa boks tipis yang tidak begitu menarik untuk dilihat.  

Foto DellCell dapat dilihat sebagai berikut.

Kabel Micro USB untuk mengisi
perangkat

Spesifikasi DellCell Power Bank
Note 10.500 mAh

Bila melakukan pengecasan
lampu indikator akan menyala

Kinerja

Saya membeli DelCell Power Bank Note 10.500 mAh ini di Lazada dengan harga Rp129.000,00. Menurut saya harga tersebut cukup murah untuk sebuah power bank dengan daya 10.500 mAh yang menjanjikan real capacity. 

Setelah dikirimkan, hal pertama yang dilakukan adalah mengisi baterai power bank DelCell ini. Ketika akan melakukan pengisian lampu indikator isi DelCell menunjukan setengah. Jadi ada sekitar 50% daya yang tersedia ketika pertama kali dibeli, namun saya memutuskan untuk tetap melakukan pengecasan.

DelCell diisi hingga penuh dan tidak kurang dari 6 jam lamanya. Saya sengaja membiarkan tetap diisi walaupun indikator telah menunjukkan penuh. Setelah diisi selama 6 jam barulah kemudian saya gunakan untuk membuktikan klaim real capacity tersebut.

Ternyat klaim real capacity tersebut benar adanya. Saya bisa mengisi ulang baterai Zenfone 3 yang memiliki kapasitas baterai sebesar 2.650 mAh sebanyak tiga kali plus baterai modem XL Go 1.500 mAh satu kali. Setelah itu indikator baterai power bank DelCell menunjukkan masih tersisa satu lampu. Tentu saja kondisi baterai perangkat yang diisi tidak kosong sama sekali ada sekitar 10-15% baterai tersisa. 

Saya rasa DellCell Power Bank Note Polymer Battery Real Capacity merupakan pilihan yang cukup murah untuk daya sebesar 10.500 mAh. Sering sekali power bank mengklaim real capacity, ternyata setelah mengisi satu kali dan hanya satu perangkat, dayanya langsung habis. Di DelCell Power Bank Note hal ini tidak terjadi. Indikator baterai akan berkurang atau bahkan tidak berkurang bila hanya mengisi perangkat dengan kapasitas baterai 1.500 mAh seperti modem. 

Setelah menggunakan power bank DelCell ini selama 2 bulan, power bank ini menunjukkan kinerja yang stabil dan belum terlihat bermasalah, misalnya daya berkurang jauh setelah mengisi saru perangkat dari kondisi power bank penuh.

Dari pengalaman menggunakan saya merekomendasikan DelCell Power Bank Note Polymer untuk dibeli. Hal ini karena harganya murah dan klaim real capacity tersebut benar adanya. Meskipun proses pengisian agak lama, saya rasa tidak masalah karena bisa diisi sewaktu akan tidur dan di pagi harinya sudah terisi penuh kembali.

Tuesday, April 11, 2017

Zenfone 3 Max Rose Pink, Pilihan Warna Baru Smartphone Gak Ada Matinya

Model dengan Zenfone 3 Max ZC553KL
Asus Indonesia menghadirkan pilihan warna baru untuk Zenfone 3 Max Gak Ada Matinya, yaitu warna rose pink. Hadirnya ZenFone 3 Max ZC553KL berwarna Rose Pink tersebut menggenapi model yang sudah hadir dalam warna Sand Gold, Titanium Gray dan Glacier Silver.

Menurut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia, ASUS tidak menyangka bahwa permintaan atas ZenFone 3 Max ZC553KL dalam warna pink sangat tinggi. Ia menambahkan berdasarkan masukan dari pengguna dan mitra distribusi ASUS, banyak yang menanyakan kapan versi Rose Pink akan tersedia di pasaran. Untuk itulah akhirnya ASUS Indonesia merilis versi wana rose pink untuk Zenfone 3 Max ZC553KL.

Namun pihak ASUS sendiri tidak menyediakan ASUS Zenfone 3 Max warna rose pink dalam jumlah yang sangat banyak. ASUS hanya menyediakan 2 ribu unit Zenfone 3 Max Rose Pink untuk seluruh pengguna di Indonesia. Jumlah ini tentu saja jauh lebih sedkit dari kemungkinan permintaan konsumen dari seluruh Indonesia.

Terlepas dari warna Rose Pink yang sangat menawan bagi kawula muda, Zenfone 3 Max ZC553KL tetap merupakan smartphone dengan tagline Gak Ada Matinya. Zenfone 3 Max ZC553KL mengandalkan kekuatan baterai jenis Lithium Polymer berkapasitas 4.100mAh yang didesain dengan densitas tinggi agar dapat dimasukkan ke dalam body yang tipis, hanya 8,3 milimeter. Dari pengujian internal, baterai tersebut mampu bertahan hingga 38 hari saat dalam kondisi standby di jaringan 4G. 

Mau pilih yang mana?
Zenfone 3 Max?

Jika digunakan untuk berkomunikasi suara lewat jaringan telekomunikasi berbasis 3G, baterainya mampu bertahan hingga 17 jam. Adapun untuk penikmat musik, baterai dapat memasok kebutuhan memutar musik selama 72 nonstop. Sementara untuk menjelajah Internet, baterai tersebut mampu bekerja tanpa henti hingga 19 jam.

Selain punya kapasitas baterai besar dan fitur penghemat energi, ASUS ZenFone 3 Max ZC553KL juga bisa membagikan kapasitas energi yang disimpan di baterainya ke perangkat lain. Dengan fitur reverse charging capability, smartphone ini dapat berubah fungsi pula menjadi sebuah powerbank.

Cara pemakaiannya mudah.  Pengguna cukup menghubungkan smartphone atau gadget lain yang akan diisi ulang menggunakan kabel USB on the go (OTG) yang disediakan pada paket penjualan dan kabel data yang juga sudah disediakan. Pasangkan ujung kabel data (micro USB) ke smartphone yang akan diisi, dan hubungkan ujung kabel USB OTG ke ASUS ZenFone 3 Max. Dengan demikian, daya yang masih dimiliki oleh baterai milik ZenFone 3 Max akan ditransfer ke smartphone yang akan diisi baterainya.

Tentunya baterai bukan satu-satunya kelebihan yang ditawarkan oleh Zenfone 3 Max ZC553KL. Di sisi kamrea, kamera utama ASUS ZenFone 3 Max ZC553KL memiliki resolusi 16 Megapixel yang dilengkapi dengan sistem Tri-Tech Autofocus dapat membantu pengguna untuk mendapatkan fokus dengan lebih cepat dalam berbagai kondisi. Dengan demikian, pengguna dapat membidik lebih baik dan mendapatkan foto yang lebih jelas dan tajam.Tri-Tech Autofocus sendiri terdiri dari Laser Auto Focus generasi kedua, Phase Detection Auto Focus, serta Continuous Auto Focus.

Dari sisi software, ASUS PixelMaster Camera merupakan aplikasi fotografi yang sangat lengkap. Pengguna bisa memilih hingga 20 modus pemotretan untuk kamera belakang, dan 10 modus pemotretan untuk kamera depan. 

Fitur Manual mode dapat mengatur banyak opsi mulai dari White Balance, Exposure Value, ISO, Shutter Speed sampai ke jarak fokus. Ada pula fitur Super Resolution yang dapat membuat ZenFone 3 Max ZC553KL bisa mengambil foto resolusi tinggi hingga 64 megapixel. 

Di Indonesia, ZenFone 3 Max ZC553KL Rose Pink dipasarkan di harga Rp3.099.000. Berikut ini spesifikasi teknis ASUS ZenFone 3 Max 5,5” ZC553KL:

Model
ASUS ZenFone 3Max ZC553KL
CPU
Qualcomm Snapdragon 430 64-bit octa-core processor (1,4GHz)
GPU
Adreno 505 450MHz
RAM
3GB RAM
Penyimpanan
32GB + 5GB ASUS Webstorage + Google Drive 100GB free (2 years)
MicroSD
Yes (up to 128GB)
Konektivitas
802.11b/g/n, Bluetooth V 4.0 +EDR, Wi-Fi direct
Jaringan
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 5, 7, 8, 20), WCDMA (Bands 1, 2, 5, 8), GSM/EDGE (850, 900, 1800, 1900 MHz)DC-HSPA+: UL 42 / DL 5.76 Mbps, LTE Cat4:UL 150 / DL 50 Mbps
SIM Card
Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigasi
GPS, AGPS, GLONASS, BDS
Display
5.5” Full HD (1920 x 1080) IPS display, 77,5% screen-to-body ratio, 450nits
Video
Full HD Video recording 1080p @30 FPS, Take still photo while recording
Baterai
Lithium-Polimer 4.130 mAh
Kamera Belakang
16MP PixelMaster 3.0 camera with 1/3" sensor size, f/2.0 aperture, Ultra-fast 0.03s TriTech AF system instant focus and subject tracking, Dual-LED real tone flash
Kamera Depan
8MP, f/2.2 aperture, 84˚ field of view
Sensor
Proximity, Ambient light sensor, Gyro sensor, Ecompass, Fingerprint Scanner, Accelerator, Laser Sensor
OS
Android™ 6.0 with brand-new ASUS ZenUI 3.0
Dimensi
151.4mm x 76.24mm x 8.3mm
Bobot
175g
Warna
Titanium Gray, Glacier Silver, Rose Pink, Sand Gold
Harga
Rp3.099.000

Monday, April 10, 2017

ZenBook UX410UQ Jagoan Baru ASUS di Pasar Ultrabook

ZenBook UX410UQ
Pasar notebook kelas atas merupakan pasar yang sudah lama digarap oleh ASUS melalui beberapa produk ultrabook mereka. Beberapa produk kelas atas ASUS hadir meramaikan pasar ini. Tentunya ASUS terus memperbarui lini produk mereka di pasar ini secara reguler dan kali ini ASUS merilis ZenBook UX410UQ untuk konsumen di Indonesia.

Notebook berbasis sistem operasi Windows 10 dengan prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 Kaby Lake ini merupakan generasi penerus dari ZenBook UX310. Sebagai penerus generasi sebelumnya, ASUS memberikan beragam upgrade dari perangkat pendukungnya. Salah satu yang paling menarik adalah ukuran layarnya diperbesar menjadi 14 inchi. Meskipun diperbesar, namun tidak serta-merta membuat dimensi notebook ini jauh lebih besar. Bahkan ZenBook UX410UQ memiliki ukuran yang serupa dengan notebook berukuran 13 inchi.

Hal tersebut dimungkinkan oleh penggunaan bezel yang tipis, hanya 6 milimeter sehingga membuat screen to body ratio ZenBook UX410UQ  dengan ketebalan hanya 1,895cm dan diperkuat Core i7-7500U yang punya cache sebesar 4MB berkecepatan hingga 3.50 GHz mencapai 80%. Jauh lebih tinggi dibanding varian sebelumnya.

Upgrade lain yang diberikan ASUS adalah di sisi grafis. Pada umumnya, ultrabook hanya diperkuat oleh grafis terintegrasi seperti Intel HD Graphics. Namun ASUS memberikan Nvidia GeForce 940MXdengan GDDR3 VRAM sebesar 2GB untuk memperkuat sisi grafis ZenBook UX410UQ sehingga bisa memenuhi kebutuhan pengguna untuk menopang pengolahan foto, video ataupun multimedia playback.

Untuk memori utama, ASUS telah menggunakan RAM DDR4 2133MHz pada ZenBook UX410UQ. RAM berteknologi terbaru ini menawarkan bandwidth hingga 34GBps, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan RAM DDR3 yang antara 17GBps sampai 30GBps.

Di sisi layar, ZenBook UX410UQ ini memiliki layar LED backlit 14 inci dengan rasio 16:9 FullHD 1920x1080. Panel Anti-Glare yang disediakan juga dapat mereduksi pantulan silau yang mungkin akan muncul dari arah belakang pengguna. Adapun layar IPS membuat tampilan dapat dilihat dengan baik dari sudut pandang hingga 178 derajat.

Seperti pada notebook ASUS lain pada umumnya, ZenBook UX410UQ juga sudah didukung oleh seamless one-piece keyboard yang akan membuat pengalaman mengetik menjadi lebih nyaman. Keyboard jenis ini lebih padat dan kuat sehingga terasa mantap saat ditekan. Belum lagi travel distance tombolnya yang mencapai 1,6mm atau hampir 3 kali lebih jauh dibanding notebook pada umumnya, membuat pengalaman mengetik menjadi semakin menyenangkan. Selain itu, yang juga sangat penting, notebook ini juga dilengkapi dengan Illuminated Chiclet Keyboard sehingga pengguna bisa tetap bekerja dengan nyaman meski di malam hari atau dalam kondisi pencahayaan redup.
ZenBook UX410UQ

Di Indonesia ZenBook UX410 UQ ini sijual di kisaran harga Rp15.799.000. Yang menarik, setiap pembelian unit ZenBook UX410UQ pengguna juga akan mendapatkan sleeve premium dari ASUS untuk memudahkan mereka membawa notebook ini ke manapun mereka pergi. 

Demi kemudahan saat akan menghubungkan notebook ini dengan proyektor saat akan melakukan presentasi, ASUS juga menyediakan aksesoris HDMI to VGA cable. Adapun untuk terhubung dengan jaringan, tersedia pula USB 3.0 to RJ45 dongle. Semuanya tersedia secara cuma-cuma di dalam paket penjualannya.

Spesifikasi lengkap dan harga ZenBook UX410UQ

Spesifikasi

CPU
Intel® Core™ i7 7500U Processor (4M Cache, up to 3.50GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8GB DDR4 2133MHz SDRAM + 1 x SO-DIMM socket, up to 16GB RAM
Storage
1TB 5400RPM SATA HDD + 128GB SATA3 M.2 SSD
Display
14” FHD (1920x1080) IPS 178˚ (wide-viewing angle display) Anti-Glare with 72% NTSC
Graphics
NVIDIA GeForce 940MX, with 2GB GDDR3 VRAM
Input/Output
2x USB 2.0, 1x USB 3.0, 1x USB3.1 Type-C (gen 1), 1x Headphone-out & Audio-in Combo Jack, 1x HDMI
Keyboard
Illuminated Chiclet Keyboard
Camera
HD Web Camera
Connectivity
802.11ac+Bluetooth 4.1 (Dual band) 2*2
Audio
Support Windows 10 Cortana, ASUS SonicMaster Technology
Battery
3 Cells 48 Whrs Battery
Dimension
323 x 223 x 18.95 cm (WxDxH)
Weight
1.45Kg with Battery
Colors
Rose Gold, Quartz Grey
Accessories
Sleeve + USB3.0 to RJ45 cable + HDMI to VGA cable
Price
Rp15.799.000

Wednesday, April 5, 2017

Samsung Electronics Indonesia Raih Penghargaan CSR Global 2017

Samsung Electronic Indonesia
menerima Silver Award di ajang
Global CSR Summit

Program Corporate Social Responsibility (CSR)  merupakan program yang banyak dilakukan perusahaan sebagai salah satu bentuk tanggung sosial mereka. Samsung Electronic Indonesia juga melakukan program CSR tersebut dengan fokus pada memajukan remaja dan SMK.

Samsung Electronics Indonesia bekerja sama dengan panti-panti remaja serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan melakukan pembangunan fasilitas belajar, serta menyusun kurikulum pelatihan keterampilan elektronika, seperti cara memperbaiki handphone, AC, TV, kulkas hingga mesin cuci. Program ini dilakukan Samsung sebagai upaya untuk mendukung usaha pemerintah dalam menurunkan tingkat pengangguran di Indonesia.

KangHyun Lee, Vice President Corporate Affair, Samsung Electronics Indonesia memaparkan bahwa memajukan pendidikan Indonesia memang menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan-kegiatan Corporate Citizenship Samsung, untuk pembangunan komunitas dan masyarakat Indonesia. 

Program Rumah Belajar Samsung atau Samsung Tech Institute ini telah mulai dilakukan sejak tahun 2011 dan hingga kini telah menghasilkan 2.507 lulusan. Sebanyak 585 orang lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan, salah satunya di Samsung Service Center dan pabrik Samsung Cikarang, dan 1.067 orang melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal keterampilan yang mereka miliki. Program ini memang pada awalnya diberikan untuk para remaja yang putus sekolah dan selanjutnya dikembangkan untuk mendukung SMK-SMK agak memiliki kapasitas yang semakin baik dalam menciptakan lulusan yang siap terjun ke masyarakat dan memiliki daya saing untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

Salah satu kegiatan
di Rumah Belajar Samsung

Saat ini sudah terdapat 7 Rumah Belajar Samsung atau Samsung Tech Institute di Indonesia yaitu di Cikarang, Duri Kepa, Medan, Makassar, Banjarmasin, Kendal dan Madiun. 

Menurut Lee, kesuksesan Samsung tidak hanya diukur dengan pencapaian bisnis, tetapi juga dari seberapa baik Samsung melayani masyarakat dan membuat perbedaan dalam kehidupan masyarakat. Samsung melihat pendidikan sebagai benih inovasi dan bekerja untuk membuat program-program yang mendukung pendidikan pemuda dan pelatihan kerja melalui penggunaan teknologi, layanan, dan keahlian. 

Upaya Samsung Electronic Indonesia memajukan remaja dan siswa SMK tersebut berbuah hasil gemilang di mana di dalam ajang Global CSR Summit and Awards 2017, Samsung Electronics Indonesia mendapatkan penghargaan Silver untuk kategori Excellence for the Provision of Education and Literacy

Ajang tahunan ini adalah ajang penghargaan internasional bergengsi untuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan dengan tujuan menciptakan sebuah standar global untuk meningkatkan kesadaran CSR dengan  memberikan pengakuan serta penghargaan pada individu-individu maupun perusahaan di seluruh dunia untuk kontribusi mereka dalam memajukan  masyarakat serta komunitas. Penghargaan tahun ini diberikan pada Samsung Electronics Indonesia atas kontribusinya memajukan pendidikan di Indonesia melalui program Samsung Tech Institute atau Rumah Belajar Samsung (RBS)

Piala Global CSR Silver
Menurut Lee, penghargaan yang dimenangkan oleh Samsung Electronic Indonesia di The 9th Global CSR Summit and Award 2017 tersebut merupakan sebuah dorongan bagi Samsung untuk melanjutkan program-program Samsung Corporate Citizenship lainnya yang diharapkan dapat semakin membawa kemajuan bagi masyarakat di Indonesia.

Baru: Laptop Gaming ASUS ROG STRIX GL502VM Silver Futuristik

ASUS ROG STRIX GL502VM Memasuki kuartal ketiga di tahun 2017, ASUS kembali menghadirkan produk baru di segmen laptop khusus untuk gamin...