Friday, January 6, 2017

Tak Kenal Privasi, Tak Sayang Diri Sendiri

Pernah terpikir untuk menjaga privasi online? Bila di offline Anda menjaga privasi dengan mendirikan pembatas, misalnya bikin tembok/pagar yang tinggi agar orang tak mudah menengok ke dalam rumah Anda sampai yang ektrim mendirikan dinding tinggi berkawat duri agar tidak mudah ditembus, bagaimanakah Anda menjaga privasi online?

Banyak orang salah sangka terhadap privasi online. Banyak yang menganggap privasi online sesuatu yang ribet, padahal mereka belum pernah mencoba.Kadang ada juga yang beranggapan untuk apa privasi online toh saya tidak melakukan hal yang salah di internet. Ini keliru!

Privasi online itu sederhana, tidak ribet dan tidak butuh mengernyitkan dahi untuk melakukannya. Kuncinya ada di protecting user information. Pertanyaannya, siapa yang menjaga informasi pengguna? Ada beberapa, namun yang terpenting adalah user itu sendiri dan layanan yang digunakannya. Nah di sini kita bahas bagaimana user atau pengguna menjaga privasinya dengan tools yang mudah dan gratis, tidak perlu bayar aka kepundung (eh salah). Kuncinya hanya satu, Anda bersedia meluangkan waktu sekitar 3 sampai 5 menit untuk melakukannya.

1. Selalu Log out setelah pakai layanan
Banyak orang, demi kemudahan selalu tidak mau log out setelah menggunakan layanan. Ini berbahaya karena informasi Anda akan tetap ada di layanan tersebut, apalagi jika menggunakan komputer publik seperti warung internet.Bahkan ketika Anda menggunakan komputer sendiri, selalulah log out dari layanan yang baru saja digunakan agar bila ada peristiwa yang tak dikehendaki seperti kehilangan laptop, informasi Anda aman.

2. Hapus History setelah Menggunakan Internet
History atau riwayat penelurusan Anda di internet merupakan sinyal penting bagi jaringan pengiklan. Bayangkan jika sekian tahun anda tidak pernah menghapus riwayat penelusuran Anda. Cookie yang ditempatkan di komputer Anda oleh layanan akan mengarahkan Anda ke hal-hal yang Anda sukai yang membuat Anda terkungkung dalam kebenaran sendiri.

Untuk itu hapuslah riwayat penelusuran Anda setiap selesai menggunakan internet. Gunakan tool CC Cleaner untuk mempermudah Anda melakukannya. Selain menghapus history, CC Cleaner ini menjaga kondisi komputer Anda dan hanya butuh 1 hingga 3 menit untuk melakukannya. Lakukan segera!

Selain menghapus riwayat penelusuran, Anda juga perlu menghapus beberapa hal berikut ini. Pertama riwayat pencarian di Google. Kedua riwayat pencarian di aplikasi e-commerce seperti Lazada, history di YouTube dan di aplikasi media sosial seperti Facebook dan Twitter. Semua layanan tersebut menawarkan tool untuk menghapus, Anda hanya perlu untuk melakukannya.

3. Gunakan AdBlock atau Ghostery atau Disconnect Me
Menjaga privasi itu mudah. Mengapa? Karena banyak tool gratis yang bisa Anda gunakan. Misalnya jika Anda menggunakan browser Chrome ada banyak ekstensi yang bisa dipakai. Tiga yang sangat perlu Anda pakai adalah AdBlock, Ghostery dan Disconnect Me. Ketiga ekstensi ini memiliki satu tujuan, memutus Anda dari hubungan tidak sengaja atau sengaja dipaksakan dengan jaringan iklan sehingga privasi Anda aman. Khusus Disconnect Me akan memutus cookie media sosial agar tak mengintai ke mana Anda pergi. Ini sangat penting karena zaman sekarang, informasi pengguna diperdagangan, baik resmi maupun tidak resmi. Pasang dua dari tiga ekstensi tersebut, atau ketiganya sekaligus. Mudah hanya butuh waktu sekitar 5 mennit.

4. Diet Media Sosial
Sering sekali pengguna membuat banyak akun di berbagai media sosial. Facebook, Twitter, Instagram, SnapChat, dan masih banyak lainnya. Ini tidak baik bagi privasi Anda karena semakin banyak layanan yang memiliki informasi Anda, semakin tidak bisa menjaga informasi pribadi. Untuk itu, gunakan media sosial yang benar-benar dibutuhkan saja. Hapus akun di media sosial yang tidak aktif dan jika boleh saya sarankan, hapus akun Facebook (:P).

5. Diet Postingan Media Sosial
Ada beberapa Do and Don'ts yang harus Anda ikuti agar privasi Anda terjaga. Jangan pernah posting alamat, nomor telepon, tempat bekerja, foto anak dan berbagai items yang terkait dengan pribadi lainnya.Jangan kebanyakan foto selfie, jangan pamer kekayaan, liburan dan berbagai hal mewah lainnya secara berlebihan. Anda akan tahu risikonya ketika Anda mengalami pencurian identitas, kemalingan dan berbagai tindakan kriminal lainnya.

6. Gunakan Aplikasi Chatting Terenkripsi
Aplikasi perpesanan atau chatting banyak sekali. Namun di antara yang banyak itu mana yang menerapkan end to end encryption? Ada WhatsApp ada Telegram dan Signal.Saya sarankan pakai Signal atau Telegram meskipun WhatsApp juga menerapkan end to end encryption.

7. Menjadi Anonim
Jika Anda ingin tetap tampil di media sosial, jadilah anonim. Ini mungkin sulit di Facebook, namun sejauh ini tetap bisa dilakukan. Anonim justru sangat diterima di Twitter. Ingatlah, anonim tidak selalu berkonotasi jelek. Di segi privasi anonim sangat disarankan, namun jangan gunakan ke-anonim-an Anda untuk melakukan fitnah, trolling, hate speech.

8. Gunakan TOR Browser
Ini sedikit advanced, namun tetap bisa Anda lakukan dengan mudah. TOR browser membuat Anda tampil anonim sedari awal. Dengan TOR browser privasi Anda terjaga dalam tingkatan tertinggi. Anda hanya perlu mendownload TOR Browser, pasang dan langsung gunakan.Ingatlah bahwa terkadang TOR Browser ini tidak bisa dipakai untuk berkunjung ke layanan media sosial, namun itu harga yang pantas untuk privasi.

Anda punya cara lain untuk menjaga privasi online? Silahkan tuliskan di komentar.

Naik Kereta Api Argo Parahyangan Ekonomi Premium Tuuut Tuuut Tuuut Siapa Hendak Turut Dari Bandung ke Jakarta

Gerbong Kereta Argo Parahyangan Ekonomi Premium Satu hal yang saya senangi kalau bepergian, baik untuk mengurus urusan ini maupun urusa...