Thursday, October 5, 2017

Penjualan Perdana Galaxy Note8 Tandai Peresmian Galaxy International Experience Store Terbesar se-Asia Tenggara

Pengguntingan pita tanda
dibukanya Galaxy International Experience Store

Pada tanggal 29 September yang lalu, Samsung Electronics Indonesia meresmikan Galaxy International Experience Store (GIES) dengan konsep yang lebih canggih dan premium, sekaligus yang terbesar se-Asia Tenggara. Bersamaan dengan peresmian tersebut, Samsung  juga melakukan penjualan perdana untuk konsumen Samsung Galaxy Note8 secara serentak di Jakarta dan Surabaya. 

Jae Hoon Kwon, President Samsung Electronics Indonesia mengatakan bahwa peresmian Galaxy International Experience Store ini merupakan langkah besar Samsung membawa pengalaman futuristik melalui smartphone dan ekosistemnya, khususnya untuk masyarakat Indonesia. 

GIES dibangun dengan konsep yang kental dengan kesan lebih canggih, premium dan terbesar se-Asia Tenggara. Selain memberikan solusi menyeluruh bagi pengguna, mulai dari pengalaman digital yang interaktif, konsultasi produk hingga layanan purna jual terlengkap, GIES juga yang pertama kali menyediakan promoter yang fasih beberapa bahasa asing untuk melayani konsumen internasional dan area training yang memberikan pembelajaran gratis bagi para pengguna dan anak muda untuk mengoptimalkan gawai, baik untuk produktivitas mereka maupun untuk membuat konten maupun aplikasi.

GIES mengutamakan pengalaman bagi pengguna, agar dapat mengoptimalkan smartphone yang dimilikinya. Bekerja sama dengan PT Nusa Abadi Sukses Artha,  GIES seluas lebih dari 500 meter persegi, terdiri dari area experience yang masif dan lebih interaktif dengan konsumen, area purna jual, transaksi penjualan, ruang training, dan Coffee Shop Caribou yang membuat GIES ini lebih nyaman dan menyenangkan bagi pengunjung. 

Samsung Electronics Indonesia dan PT. Nusa Abadi Sukses Artha (NASA), anak usaha Erajaya Group, berkomitmen merealisasikan upayanya dalam menghadirkan smartphone terbaik dan juga layanan terbaik bagi para pelanggan. Budiarto Halim, President Director Erajaya Group mengatakan bahwa teknologi yang berkembang sangat pesat mendorong EraJaya untuk terus mendekatkan konsumen dengan kecanggihan teknologi agar produk yang sarat teknologi terdepan dapat mendukung gaya hidup dan produktivitas mereka. Samsung merupakan produk yang banyak dicari konsumen, dan GIES di Lotte Shopping Avenue ini merupakan yang ke-67 yang dioperasikan. EraJaya sangat senang bekerja sama mengoperasikan GIES ini yang mengedepankan pengalaman dan edukasi, selain memberikan layanan purna jual dan konsultasi produk.

Di saat yang sama, Samsung Galaxy Note8, yang telah ditunggu kehadirannya sejak peluncuran global di bulan Agustus, dijual perdana di Lotte Shopping Avenue, Jakarta dan Pakuwon Mall, Surabaya, mulai tanggal 29 September 2017 sampai tanggal 1 Oktober 2017 yang lalu. Samsung Galaxy Note8 adalah smartphone dengan fitur terbaik yang dilengkapi dengan Infinity Display, S Pen yang canggih, Dual Camera dengan Dual OIS, Dual Pixel dan 2x optical zoom, dan fitur lainnya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mereka yang banyak melakukan aktivitas di luar dengan mobilitas dan produktifitas tinggi.

Pengguna Galaxy Note termasuk dalam kategori pekerja mobile (mobile worker) di mana pekerja mobile ini sejak tahun 2015 telah diprediksi oleh IDC akan mencapai 1,3 miliar. Jumlah ini mencerminkan 37,2% dari total angkatan kerja. Samsung Galaxy Note8 memiliki fitur terlengkap yang memudahkan aktivitas mereka yang memiliki mobilitas tinggi tersebut. Samsung Galaxy Note8 juga dilengkapi dengan layar lebar Infinity Display, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan beberapa hal bersamaan dengan lebih nyaman, mulai dari menonton acara TV favorit dalam format HDR dan search engine dapat dilakukan bersamaan, atau membuka peta digital dan mendengarkan lagu bersamaan, dan berbagai hal lainnya.

Berbekal fitur terbaik di industri, sambutan konsumen pada pre order Galaxy Note8 sangat positif. 

Saturday, September 9, 2017

Tiba-Tiba Dua Malam di Purwokerto

Stasiun Purwokerto di malam hari
Entahlah, suatu waktu saya tiba-tiba sampai dan bermalam di sebuah kota, Purwokerto, namanya. 

Sekilas ke belakang, saya termasuk orang yang jarang jalan-jalan atau beredar secara offline. Beberapa teman di komunitas MADE Initiative mengatakan bahwa kaki saya jarang menginjak bumi/offline (tapi bukan berarti hantu, lho) karena hidup saya terlalu banyak online sehingga ketika saya jalan-jalan ke sebuah kota atau lokasi tertentu mereka menyebut sebuah pengecualian. Tentu hal ini berlebihan sebab sejatinya saya suka jalan kaki demi menghemat ongkos ojek pangkalan.

Jadilah, suatu waktu yang tak bisa saya sebutkan harinya karena terkait dengan privasi dan keamanan (ciyeeee) pihak-pihak yang terlibat dalam perjalanan setengah rahasia yang saya lakukan, saya sampai di Purwokerto untuk satu-dua urusan yang harus dituntaskan demi kejayaan Nusa dan Bangsa Indonesia (yang ini lebay mode on). 

Berangkat dari Gambir dengan kereta Taksaka. Sebelum berangkat, sebagai Google Local Guides, tentu terlebih dahulu mereview stasiun besar ini. Saya mengambil beberapa foto, singgah di outlet yang jual makanan, rekam video, upload dan beri rating dan poin pun bertambah, yang nantinya dibalas oleh Google dengan berbagai macam hal gratisan.

Selanjutnya, print boarding pass agar bisa masuk dan berangkat. Layanan self service PT. KAI ini cukup membantu meminimalkan antrian dan petugas. I like it.

Setelah semua selesai tinggal menunggu kereta datang. Hampir tidak teringat lagu Iwan Fals yang menanyakan "kereta tiba pukul berapa?" sebab kereta Taksaka ini tepat waktu datang dan berangkatnya. Kereta Taksaka menuju Jogja ini merupakan kereta kelas eksekutif yang terisi penuh (setidaknya gerbong yang saya tempati).

Akhirnya berangkat menuju Purwokerto dan 4 jam kemudian sampai di stasiun Purwokerto disambut seorang bapak tua tukang ojek yang menawarkan jasa mengantar ke hotel. Saya sengaja tak mengambil jasa ojek online yang tersedia di Purwokerto. Dari Google Maps terlihat jarak stasiun ke hotel ini sekitar 7 menit perjalanan dengan sepeda motor. 

Sampai di sebuah hotel baru yang megah, langsung ke meja layanan tamu hotel untuk check in. Hotel ini berada di sisi jalan raya yang cukup ramai. Tamunya pun cukup banyak, namun harga kamar Deluxe/Twin-nya sangat terjangkau, per malam hanya Rp345.000 plus sarapan. Kamarnya pun cukup luas dengan televisi layar datar (bukan bumi datar) yang cukup besar serta meja dan kursi untuk bekerja plus sebuah sofa. 

Check In 

Kamar Twin

Televisi LED dengan pilihan channel yang cukup banyak

Meja dan kursi untuk bekerja

Sofa untuk santai
Setelah istirahat di kamar hotel, di malam hari hal yang perlu dilakukan adalah makan malam. Jadilah saya ikut rombongan dan ikut makan malam gratis di sebuah restoran yang cukup terkenal di Purwokerto. Nama restoran ini Oemah Daun

Cafe dan Resto Oemah Daun ini menyediakan berbagai macam makanan dan minuman yang harganya cukup terjangkau. Terdapat minuman khas yang patut dicoba, yaitu Jus Grendong yang merupakan mix dari kedondong dan buah lainnya dan diberi asam jawa sehingga rasanya asem manis yang menggelitik. Oemah Daun ini menyediakan tempat yang cukup luas dan kekinian. Sepertinya tempat ini cukup populer bagi anak muda dan mungkin pula instagramable. Parkir cukup luas di bagian samping restoran.

Gurame Asam Manis

Jus Grendong

Pengunjung

Oemah Daun di waktu malam
Setelah selesai makan malam di Oemah Daun ada teman yang mengajak keliling Purwokerto. Sebagai orang yang dituduh jarang menginjak bumi tentu ajakan ini berlawanan dengan tuduhan tersebut sehingga saya tak berminat untuk jalan-jalan dan lebih memilih untuk kembali ke hotel agar bisa istirahat dan online via Wifi hotel yang cukup kencang.

Bangun di pagi hari dan belum mandi langsung sarapan. Bisa dikatakan menu sarapan di hotel ini terbatas. Namun untuk harga kurang dari Rp400.000 menunya sudah sangat memadai. Ada nasi goreng, bubur ketan hitam, bubur ayam, anek kue, susu, kopi/teh, jus dan buah.

Hari ini rencananya misi wajib ke Purwokerto harus dituntaskan sebelum kembali ke Jakarta pukul 23.40 malam waktu Purwokerto. Misi pertama bertempat di sebuah hotel yang cukup ramai karena ada pagelaran musik jazz di halaman parkirnya. Sementara misi kedua akan dimulai pada pukul 19.00 waktu Purwokerto.

Sebelum misi kedua, isi perut terlebih dahulu. Pilihan kali ini adalah Sate Kambing Hot Plate Dua Saudara yang ada di jalan raya Bumiayu - Purwokerto. Sate Kambing Dua Saudara ini menyajikan (tentu saja) Sate Kambing yang disajikan panas-panas di atas hot plate. Selain itu ada Gulai Kambing. 

Pilihan Sate Kambing Hot Plate Dua Saudara ini tak salah. Saya yang tidak suka sate kambing jadi ikut makan beberapa tusuk sate dan mencoba gulai kambingnya. Daging kambingnya empuk (ternyata daging kambing enak ya). Plus ada Teh Poci yang saya suka sukai. Enak sekali. Sate Kambing Dua Saudara ini cukup ramai dikunjungi pengunjung.

Sate Kambing Dua Saudara

Sambel pedas mantap

Sate Kambing ini enak

Harganya bersahabat

Gulai Kambing lezat

Untuk harga, Sate Kambing Hot Plate Dua Saudara ini bisa dikatakan sangat bersahabat, hanya Rp34 ribuan satu porsi untuk daging kambing biasa. 

Selesai dari Sate Kambing Hot Plate Dua Saudara, misi kedua menunggu di dekat GOR Purwokerto untuk bertemu sebuah komunitas. Sepanjang perjalanan menuju tempat ini terlihat bahwa Purwokerto ini kota yang rapi, bersih dan enak untuk ditinggali. Kota Purwokerto ini juga cukup ramai berkat keberadaan Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Di misi kedua ini juga bertemu Pungky yang lama dikenal hanya melalui chat sebuah grup dan artikel di blognya. 

Sekitar pukul 10 malam, saya harus kembali ke hotel dan untungnya dapat tumpangan seorang mahasiswa asal Bogor yang kuliah di Universitas Jenderal Soedirman. Setiba di hotel tak perlu packaging karena memang tidak bawa barang banyak, langsung check out dan diantar ke stasiun. Pukul 12.00 kembali ke Jakarta dengan kereta eksekutif Argo Dwipangga yang keren.

Meskipun hanya dua malam, namun saya memperkirakan tinggal di Purwokerto ini asyik. Sangat banyak ditemukan bank-bank besar di sini. ATM bisa ditemukan di banyak tempat dan kulinernya banyak. Selain itu, tempat wisata Baturraden juga bisa menjadi pilihan untuk wisata yang sayangnya tak bisa saya kunjungi.

Mau ke Purwokerto? Coba tanya Pungky dulu, eh. 

Thursday, August 31, 2017

ASUS Hadirkan Exclusive Store di ITC Cempaka Mas

ASUS Exclusive Store
Berbagai upaya dilakukan vendor agar bisa menjangkau lebih banyak calon pengguna dan juga pengguna perangkat mereka. Salah satunya adalah dengan menghadirkan Exclusive Store yang khusus menjual perangkat vendor tersebut. Cara ini ditempuh oleh ASUS Indonesia dengan menghadirkan Exclusive Store mereka di ITC Cempaka Mas, Jakarta.

Kehadiran ASUS Exclusive Store  di ITC Cempaka Mas tersebut menjadi momentum keseriusan ASUS untuk melakukan penetrasi di industri perangkat mobile khususnya smartphone. Nantinya toko-toko tersebut akan menjadi official store ASUS yang secara resmi menjual berbagai piranti gadget terbaru serta aksesoris untuk smartphone ASUS ZenFone.

Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia mengatakan bahwa kehadiran ASUS Exclusive Store di ITC Cempaka Mas bertujuan untuk melengkapi toko eksklusif sebelumnya yang telah dibuka di Roxy. Nantinya setelah ITC Cempaka Mas ASUS akan meresmikan satu lagi toko eksklusif yang berlokasi di Bekasi Cyber Park.

Galip menyatakan, kehadiran official store ini juga tidak lepas dari dukungan para pengguna setia produk-produk ASUS di Indonesia dan tingginya permintaan di kawasan ITC Cempaka Mas khususnya dan Jakarta pada umumnya.

Galip menambahkan bahwa ketika pengunjung berada di dalam ASUS Exclusive Store, pengunjung akan merasa seperti berada di rumah sendiri. Hal ini karena desain toko tersebut yang dibuat begitu apik dan mempriotaskan kenyamanan pengunjung.

ASUS Exclusive Store di ITC Cempaka Mas juga tidak hanya menjadi tempat berjualan semata, pengunjung pun bisa merasakan langsung pengalaman menggunakan produk-produk smartphone terbaru yang dirilis oleh ASUS. ASUS telah mempersiapkan sejumlah promoter andal dan ramah, yang akan memandu pengunjung untuk menjajal berbagai gadget terbaru ASUS.

ASUS Exclusive Store ITC Cempaka Mas beralamat di ITC Cempaka Mas, Lt.4 Blok G no 491, Jakarta Pusat. Pengunjung bisa mendatanginya pada jam operasional yang dimulai pukul 10.30 hingga 21.00 WIB setiap hari. Pengunjung juga bisa menghubunginya melalui nomor telefon 021-42902555.

Monday, August 28, 2017

Berkelahi dengan Narasi Kebencian di Media Sosial

Stop Kampanye Kebencian
Si A: Ini sesuatu yang sulit mas. Saya takut diserang banyak akun.
Si B: Saya lebih memilih mendalami hobi, apalagi ini tak ada duitnya.
Si C: Saya tak tertarik, di media sosial hanya iseng.

Bila Anda sering mengajak orang lain untuk ikut berkampanye hal positif di internet, jawaban-jawaban seperti tersebut di atas bukanlah sebuah kejutan. Banyak pengguna media sosial yang cenderung tidak mau tahu, tidak mau urus situasi berinteraksi di media sosial saat ini yang cenderung kejam, menjadi tempat bullying kelompok, memuntahkan berita palsu, fitnah, ancaman dan banyak hal negatif lainnya.

Situasi interaksi di media sosial di Indonesia saat ini bisa dikatakan gawat. Sejak pertengahan tahun lalu atau sejak dimulainya Kampanye Pilkada DKI, situasi media sosial di Indonesia memanas. Sampai sekarang, setelah selesai Pilkada tersebut dan kelompok yang satu berhasil memenjarakan seseorang yang mereka sangka penista, situasi tersebut tidak jauh berubah. Banyak yang beranggapan si penista setali tiga uang dengan rezim sehingga mereka tak akan puas hingga rezim ini juga bertekuk lutut.

Situasi media sosial yang panas ini dibawa ke kehidupan sehari-hari atau bisa juga sebaliknya. Kondisi yang tidak kondusif di kehidupan sehari-hari ditampilkan di media sosial. Contoh paling nyata adalah spanduk tidak mau menyalatkan orang lain yang memilih calon gubernur yang bukan mereka usung. Klaim ini sangat berbahaya, memecah-belah dan semakin membuat panas media sosial.

Sampai sekarangpun di kehidupan sehari-hari efek negatif dari pertarungan di pilkada DKI ini masih terasa. Dalam sebuah Focus Group Discussion yang saya ikuti beberapa hari yang lalu, sumber bercerita bagaimana mereka yang dari kelompok agama berbeda terkejut dengan kasus yang menimpa Ahok.

Mereka ini masih gelisah dan tidak berani membicarakan kegelisahannya. Sumber bercerita bagaimana khutbah di lingkungannya masih terus membawa isu-isu kebencian. Hal yang sama juga terjadi di media sosial. Hal tersebut membuat ruang sosial mereka menjadi terbatas, mereka takut berbuat salah sehingga membatasi aktivitas terlihat di publik atau paling tidak di sekitar tempat tinggal.

Mereka cenderung tidak tahu harus berbuat apa dan merasa pemerintah tak cukup melindungi ekspresi keagamaan mereka. Salah seorang yang bercerita kepada sumber mengatakan bahwa ia tidak membolehkan anaknya ikut peringatan Hari Kemerdekaan, sesuatu yang diakuinya sebuah kesalahan. Namun ia tidak punya banyak pilihan karena berada dalam kondisi yang membingungkan.

Separah itu? Mungkin ini kasuistis. Namun kondisi seperti ini bukanlah rekaan. Narasi kebencian yang terus digembar-gemborkan di media sosial dan di kehidupan sehari-hari telah membuat jurang dalam interaksi di media sosial dan kehidupan sehari-hari. Jika ini terus dibiarkan tanpa ada yang mau berkelahi untuk memeranginya, Indonesia yang majemuk dan beragam ini bisa saja tamat dalam waktu dekat.

Terus berkembangnya narasi kebencian ini disebabkan juga oleh perlawanan yang hampir tidak ada dan saling mengandalkan dari kelompok antikebencian. Mereka yang WARAS ini cenderung tidak mau tahu dan lebih memilih untuk diam, tidak mau repot dan mentalnya kurang kuat dibandingkan dengan kelompok pronarasi kebencian. Perlawanan tetap ada, namun cenderung sendiri-sendiri, tidak memiliki tokoh yang cukup capable untuk fight dan kalah dari segi mesin pencari dan kenampakan di media sosial.

Dalam FGD yang saya ikuti kemarin terlihat meskipun kondisi narasi antikebencian, antiektremis, antikekerasan sudah mulai diperhitungkan namun masih kalah jauh. Dalam peringkat situs Islam terpopuler, hanya NU Online yang berada di 10 besar yang membawa pesan-pesan perdamaian, keberagaman, mengedepankan Islam yang damai. Selain NU Online, hampir semua situs Islam terpopuler merupakan (setidaknya) pengusung Islam Puritan, terkadang penganjur kekerasan dalam tingkat gawat atau kurang dari itu. 


Peringkat popularitas situs Islam
Ada beberapa alasan mengapa situs pengusung pesan perdamaian dan keberagaman tersebut jauh tertinggal daripada situs yang cenderung konservatif atau kampanye kebencian. Pertama adalah kecenderungan pengguna yang ingin mendalami Islam dengan berbasiskan artikel-artikel keislaman praktis, terutama terkait dengan fiqih, aqidah. Konten seperti ini jarang bahkan mungkin sangat sulit ditemukan di situs seperti NU Online, Islami Co, Aswaja atau lainnya. 

Artikel keislaman praktis, yang to the point ini banyak menghiasi laman situs Islam konservatif dan menjadi pendulang traffic yang sangat tinggi. Dalam FGD ini ditemukan salah satu situs Islam yang hanya bersandar kepada mesin pencari Google untuk traffic-nya dan traffic tersebut ternyata sangat tinggi.

Situs pengusung perdamaian ini cenderung memiliki konten yang lebih advanced dibandingkan situs Islam konservatif. Tema seperti Islam dan Demokrasi, Islam dan Kemanusiaan dan sejenisya akan mudah ditemukan di sana. Sayangnya bukan itu yang ingin dicari atau dibaca pengguna. 

Di media sosial pengusung tema antikebencian juga jauh tertinggal. Mereka biasanya cenderung tidak cukup kuat mental untuk berkelahi melawan serangan akun-akun yang sengaja dibuat untuk menyerang orang-orang yang membawa pesan tersebut. Selain itu, tidak ada yang benar-benar meniatkan kegiatannya untuk berkelahi memerangi konten kebencian di media sosial. Kalaupun ada, perlawanan tersebut tersebut on the spot, tanpa satu disiplin yang kuat dan mengandalkan orang lain untuk melakukannya. "Ah, itu bukan urusan saya", tampaknya mendominasi.

Fenomena lain yang sering kita lihat di media sosial dan internet umumnya adalah silent majority. Sebagian besar pengguna mengetahui bahwa konten kebencian berbasis SARA merupakan sesuatu yang salah, hoax yang beredar juga salah. Namun dengan berbagai alasan mereka tidak mau melakukan sedikit aksi untuk membantu memperbaiki kondisi tersebut. Ada banyak alasan untuk menjadi silent majority ini, tentunya.

Faktor lain yang membuat suburnya narasi kebencian di media sosial adalah faktor layanan itu sendiri. Layanan seperti Twitter dan Facebook dan juga Google (YouTube) tidak cukup berusaha maksimal untuk menangkal konten seperti ini. Twitter misalnya merupakan tempat narasi kebencian yang cukup gawat. Hampir tidak ada tindakan Twitter yang bisa disebut signifikan untuk memberantas para penyebar kebencian ini.

Tentunya masih banyak hal yang membuat lebih suburnya narasi kebencian ini dibandingkan dengan usaha untuk melawannya. Namun tentu bagi mereka yang waras, upaya melawan narasi kebencian, kekerasan dan antikebergaman ini tidaklah tamat.

Cukup banyak usaha yang telah dan sedang digarap untuk mengampanyekan perdamaian, keberagaman, saling menghargai sesama pemeluk agama dan upaya untuk tidak saling menghadap-hadapkan satu sama lain dengan alasan berbasis agama. Namun usaha ini perlu keterlibatan banyak pihak.

Hal yang menarik adalah bahwa usaha perlawanan narasi kebencian ini sangat kentara dilakukan oleh mereka yang berada atau terkait dengan NU. NU tidak diragukan lagi merupakan wadah yang sangat mendorong pesan-pesan damai untuk pemeluk agama. Sementara organisasi Islam seperti Muhammadiyah, bukan tidak ikut serta, tetapi usaha Muhammadiyah tidak sebesar atau mungkin ada tetapi tidak seterlihat usaha NU. Muhammadiyah cenderung tidak banyak melakukan tindakan untuk melawan narasi kebencian ini. Entah mengapa.

Untuk itu, Muhammadiyah harus lebih giat lagi mendorong pesan perdamaian ini. Mereka harus bisa bekerja sama dengan NU untuk bersinergi demi interaksi damai di media sosial dan internet.

Usaha lain yang layak dijalankan adalah diversifikasi konten situs-situs Islam pembawa perdamaian. Mereka harus mampu memberikan konten yang disuka pengguna terkait how to atau ibadah praktis sehari-hari agar bisa bersaing di mesin pencari.

Konten-konten baru yang segar seperti video satu menit atau tiga puluh detik yang membawa pesan keberagaman, perdamaian juga perlu diperbanyak agar bisa menarik anak muda yang kini menjadi bagian besar dari pengguna internet agar bisa menjauhi konten bertema kebencian.

Dari segi pemilik layanan, program trusted flagger di YouTube bisa menjadi solusi penting agar konten bertema kebencian bisa disaring terlebih dahulu. Semoga pihak yang ditunjuk untuk menjadi trusted flagger bisa menghasilkan sesuatu yang bagus sehingga bisa dipertimbangkan Google untuk dihapus.

Layanan lain seperti Facebook dan Twitter harus menggiatkan usahanya untuk memerangi hoax, hate speech dan peredaran konten negatif lainnya. Di Twitter misalnya, jika akun melanggar sudah seharusnya dihapus dan tidak bisa mendaftar lagi dengan mudah seperti sekarang ini. Di Facebook hal serupa juga harus jadi pertimbangan agar pengguna tidak mengonsumsi berita hoax yang biasany bermuatan isu SARA.

Di sisi hukum, tentu saja ada kewenangan blokir dan penangkapan. Sudah seharusnya Polri menangkap tokoh-tokoh atau leader yang mengusung isu kebencian berbasis SARA. Jika kelompok Saracen bisa diringkus, semestinya tidak ada alasan tidak bisa meringkus pelaku individu yang menggelontorkan isu-isu kebencian berbasis SARA.

Thursday, August 24, 2017

Samsung Rilis Galaxy Note 8, Dual Camera, Layar Quad HD+ Super AMOLED Infinity Display 6.3 inchi

Samsung Galaxy Note 8
Samsung ingin mengubur dalam-dalam kenangan jelek terhadap Galaxy Note 7. Upaya tersebut sebenarnya sudah dimulai dengan Galaxy S8 dan S8+ yang menjadi smartphone Android paling populer saat ini. Namun tentu pengguna tetap bertanya-tanya apakah seri Galaxy Note akan dilanjutkan atau malah dimatikan karena masalah baterai di Galaxy Note 7. Samsung memutuskan untuk melanjutkan seri Galaxy Note ini dengan merilis seri baru untuk Galaxy Note, yaitu Galaxy Note 8.

Bila ditengok ke belakang, seri Galaxy Note merupakan pelopor smartphone berlayar lebar yang dulu sempat dikenal dengan nama Phablet. Tentu dengan pengalaman dan penjualan yang tidak sedikit, Samsung ingin terus melanjutkan seri ini. Untuk itulah Galaxy Note 8 hadir dengan segala baru, termasuk ukuran layar yang 6,3 inchi.

Layar yang makin lebar ini menunjukkan keinginan Samsung untuk Do Bigger Things with Samsung Galaxy Note8, the Next Level Note.

Dalam peluncurannya semalam, DJ Koh, president of Mobile Communications Business, Samsung Electronics mengatakan bahwa Samsung mengapresiasi antusiasme dari komunitas Note yang sangat bersemangat. Menurut Koh, Mereka terus menjadi inspirasi bagi Samsung dan Galaxy Note 8 adalah produk Note yang diancang Samsung untuk mereka.

Pertanyaannya apa saja yang ditawarkan Galaxy Note 8 ini untuk komunitas atau pengguna Galaxy Note yang setia? 

1. Infinity Display

Konsep Infinity Display tentu kini bukan asing lagi setelah pertama kali diperkenalkan Samsung pada Galaxy S 8 dan S8+. Galaxy Note8 memiliki layar terbesar di antara Note lainnya. Hal ini membuatnya nyaman dalam genggaman satu tangan. 

Dengan layar berkualitas Quad HD+ Super AMOLED Infinity Display sebesar 6.3 inci, pengguna dapat melihat lebih banyak tanpa perlu banyak melakukan scrolling yang bikin capek. Galaxy Note8 memberikan ruang yang lebih luas bagi pengguna untuk menonton, membaca dan menulis, menjadikannya sebuah smartphone termutakhir untuk multitasking.

Galaxy Note8 kini hadir dengan fitur baru App Pair yang dapat memberikan pengguna kemampuan untuk membuat sejumlah pasangan aplikasi di Edge panel. Secara bersamaan, kedua aplikasi tersebut dapat dijalankan dengan mudah, seperti menonton video sambil mengetik pesan, atau melakukan conference call sambil membuka nomor kontak dan agenda.

Layar Galaxy Note 8 berukuran 6,3 inchi
Infinity Display

2. S Pen yang Ditingkatkan Kemampuannya

Pada Galaxy Note8, peningkatan kemampuan S Pen membuka cara baru untuk menulis, menggambar dan berinteraksi  dengan smartphone maupun berkomunikasi dengan teman. 

S Pen hadir dengan ujung yang lebih tipis, peningkatan pada sensitivitas tekanan, dan berbagai fitur baru lainnya. Dengan SPen baru ini pengguna dapat mengekspresikan diri dalam berbagai cara yang tidak dapat diberikan oleh stylus atau smartphone lain. Misalnya, Live Message membantu mengungkapkan uniknya kepribadian pengguna dan bercerita dengan ekspresif. 

Dengan Galaxy Note8, sekarang pengguna dapat berbagi animasi teks atau gambar melalui berbagai platform yang mendukung format GIFs (AGIF). Hal ini menjadi suatu cara baru untuk berkomunikasi dengan S Pen dalam menghidupkan pesan pengguna dengan interaksi yang lebih hidup serta emosional.

Always On Display akan memberitahu pengguna Galaxy notifikasi terbaru tanpa membuka kunci smartphone. Terlebih lagi dari Galaxy Note 8, Screen off memo akan memberikan lebih banyak ruang bagi pengguna ruang pencatatan hingga 100 halaman. 

Seketika S Pen dilepaskan, proses pencatatan maupun edit sudah dapat dilakukan di Always On Display. Bagi pengguna yang aktif bepergian ke luar negeri atau ketika surfing ke situs web berbahasa asing, fitur S Pen Translate yang ditingkatkan akan membantu menerjemahkan, tak hanya kata per kata namun satu kalimat secara keseluruhan, hingga 71 bahasa. Selain itu S Pen juga dapat mengkonversi secara langsung satuan hitung beserta mata uang asing dengan cepat, semua hanya dengan mengarahkan S Pen di atas teks yang ditargetkan.


Galaxy Note 8
3. Dual Camera

Kamera merupakan pertimbangan penting saat membeli smartphone, terutama untuk seri flagship seperti Ga;axy Note. Samsung sangat memahami hal ini dan menyesuaikannya dengan trend yang ada saat ini, yaitu dual camera. Galaxy Note8 dilengkapi dua kamera belakang 12MP, dengan Optical Image Stabilization (OIS) pada lensa wide-angle dan lensa telephoto. 

OIS akan memberikan jaminan hasil foto yang lebih tajam. Untuk proses pengambilan gambar yang lebih canggih, fitur Live Focus dari Galaxy Note8 dapat mengatur kedalaman ruang foto. Fitur ini memberikan pengguna kemampuan untuk mengatur efek ‘bokeh’ dalam preview mode, maupun setelah foto diambil.

Dalam mode Dual Capture, kedua kamera belakang dapat mengambil gambar sekaligus dan menghasilkan dua gambar, lalu pengguna dapat menyimpan kedua gambar tersebut; satu foto closeup dari lensa telephoto dan satu foto sudut lebar yang memperlihatkan seluruh latar belakang foto dengan lensa wide-angle.

Lensa wide-angle mempunyai sensor Dual Pixel dengan rapid Auto Focus, jadi pengguna dapat menangkap gambar yang lebih tajam dan lebih jernih bahkan dengan pencahayaan minim. Melengkapi kemampuan kameranya, Galaxy Note8 mempunyai kamera depan Smart Auto Focus berukuran 8MP untuk selfie dan video chat yang lebih tajam.

Selain fitur tersebut di atas Galaxy Note 8 juga menghadirkan fitur Galaxy yang sudah ada sebelumnya, pertama Tahan Air dan Debu (IP684) yang ada pada smartphone dan S Pen. Pengguna bahkan dapat menulis ketika layar basah.

Kedua Pengisian Daya Nirkabel, Galaxy Note8 mendukung kemampuan wireless charging terkini, sehingga pengguna dapat melakukan pengisian daya dengan cepat dan mudah.

Ketiga, Keamanan: Galaxy Note8 menawarkan pilihan otentikasi biometrik—termasuk pemindai iris mata dan sidik jari. Samsung Knox6 menyedikan keamanan defensegrade pada hardware dan software. Melalui Secure Folder, pengguna bisa memisahkan data profesional dari data pribadi.

Keempat, Performa Tangguh dengan RAM 6GB, prosesor 10nm, serta memori yang bisa ditambah hingga 256GB.

Kelima Samsung DeX yang memberikan pengalaman desktop, hanya dengan menggunakan smartphone. Pengguna dapat menyimpan dokumen di perangkat smartphone, mengerjakan pekerjaan, dan menggunakan Samsung DeX apabila membutuhkan layar yang lebih besar. Galaxy Note8 juga
dilengkapi fitur Bixby.

Galaxy Note8 akan tersedia pada pertengahan September, dengan opsi warna Midnight Black, Orchid Grey, Maple Gold dan Deepsea Blue.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Note 8 dapat dilihat di sini. Sayangnya untuk Indonesia, Samsung belum mengungkapkan berapa harga Samsung Galaxy Note 8 ini.

Saturday, July 29, 2017

Samsung Rilis Galaxy J7 dan J5 Pro More Than Selfie

Galaxy J Friends di launching Galaxy J Pro 

More Than Selfie!
Kini bukan lagi jaman selfie
Namun sudah zamannya Live Vlogging!

More Than Selfie itulah tagline yang diberikan Samsung Indonesia untuk smartphone terbaru mereka di seri J, yaitu Galaxy J Pro. Bertempat di UOB Plaza, Thamrin, Samsung Indonesia merilis dua smartphone seri J, yaitu Galaxy J7 Pro dan Galaxy J5 Pro yang ditujukan untuk pasar anak muda atau millenial Indonesia.

Kedua smartphone ini menyasar pasar yang sama dengan perbedaan harga yang cukup dekat untuk mengantisipasi budget anak muda di Indonesia yang ingin tampil tidak lagi hanya Selfie, tetapi juga melakukan Live Vlogging.

Vebbyna Kaunang, IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia mengatakan bahwa Generasi sekarang memasuki era yang menjadikan smartphone sebagai perangkat utama, tidak hanya dalam menikmati, namun juga menciptakan konten digital dalam kehidupan sehari-hari agar membuat hidup mereka memiliki makna lebih dari sekedar informasi dalam tulisan atau foto yang mereka bagikan melalui media sosial.

Samsung Galaxy J Pro hadir tidak sekedar dengan kamera yang mumpuni untuk berfoto atau selfie. Dilengkapi Full HD Video Camera dengan fitur Ultra Data Saving, Signal Max dan Ultra Power Saving menjadi fitur unggulan Galaxy J Pro yang saling melengkapi untuk mendukung generasi digital menjadi terdepan dalam tren sosial media.

Di pasar yang dipenuhi oleh banyak merek ini, Samsung punya strategi tersendiri untuk menarik anak muda. Pertama mereka membawa brand ambassador untuk seri Galaxy J Pro ini. Tidak tanggung-tanggung Samsung menghadirkan enam orang Galaxy J Pro Friends, yaitu Mikha Tambayong, Adipati Dolken, Mischa Chandrawinata, Sahila Hisyam, Kunto Aji dan Devina Aureel.

Kedua tentu saja memberikan fitur yang lebih baik agar bisa bersaing dengan merek lainnya. Beberapa fitur unggulan yang mungkin tidak terdapat di perangkat lain adalah sebagai berikut: 

1. Full HD Video Camera

Kamera pada smartphone kini memiliki kekuatan lebih dari sekedar mengambil foto, namun juga membantu penggunanya untuk dapat menyampaikan cerita dengan lebih kreatif melalui tren live vlogging. Kamera pada Samsung Galaxy J Pro sudah mendukung Full HD Video Camera pada 30 frame per detik. Sehingga hasil rekaman untuk live vlogging bisa tampak lebih mulus. Selain itu, untuk memaksimalkan kreativitas pengguna dalam melakukan live vlogging, baik kamera depan maupun belakang memiliki resolusi 13 MP. Kamera belakang memiliki bukaan lensa f1.7 sedangkan kamera depannya memiliki bukaan lensa f1.9 yang didukung dengan selfie flash.

Pengguna juga dapat dengan mudah menambahkan rekaman lagu atau suara pada foto yang diambil menggunakan kamera Galaxy J Pro menggunakan fitur Sound & Shot yang akan merekam suara selama sembilan detik setelah foto diambil.

2. Ultra Data Saving

Sebagai perangkat utama yang digunakan oleh pengguna untuk terhubung dan mengunggah konten digital selama live streaming, pengguna tidak perlu khawatir akan konsumsi kuota data mereka. Samsung Galaxy J Pro menghadirkan fitur Ultra Data Saving yang dengan otomatis mengkompresi data yang diperlukan selama beraktivitas. 

Ultra Data Saving dapat membantu pengguna untuk memblokir aplikasi lain pada smartphone yang tidak sedang tidak digunakan untuk mendapatkan konektivitas yang lebih baik. Bagi pengguna yang sering menikmati berbelanja online menggunakan smartphone pun dapat terbantu karena kuota datanya bisa dihemat hingga 60%!

Dengan adanya fitur Ultra Data Saving, manfaat yang dapat dirasakan pengguna adalah:
  • Intensitas yang lebih tinggi dalam melakukan live vlogging di media sosial
  • Membaca berbagai informasi dan berita secara online dengan lebih nyaman karena kuota data yang digunakan lebih sedikit
  • Mengontrol penggunaan kuota data dari berbagai aplikasi agar lebih efektif
  • Keseluruhan penggunaan kuota data internet lebih hemat hingga 50%

Berikut adalah beberapa aplikasi yang dapat dihemat penggunaan kuotanya di antaranya WhatsApp (38,8%), LINE (41,8%), BBM (31,5%), Instagram (57,0%), YouTube (43,2%) Netflix (49,7%, dan Pinterest (42,7%)

3. Signal Max

Samsung Galaxy J Pro juga ingin memberikan pengalaman yang terbaik kepada penggunanya dalam melakukan live vlogging dengan koneksi internet yang lebih baik melalui hadirnya fitur Signal Max. Kedua seri Galaxy J Pro sudah dilengkapi dengan teknologi Dual Antena yang memungkinkan smartphone untuk mendapatkan konektivitas sinyal yang lebih baik sehingga ketika melakukan live vlogging tidak terjadi gangguan sinyal yang memaksa live vlogging tersebut harus berhenti.

4. Ultra Power Saving

Selaint baterai yang cukup besar, yaitu 3000 mAh untuk J5 Pro dan 3600 ,mAh untuk J7 Pro, Samsung juga menyematkan fitur Ultra Power Saving. Fitur ini membantu pengguna untuk mengontrol konsumsi daya baterai pada smartphone Galaxy J Pro sesuai dengan keperluan. Pada halaman antarmuka menu Power Saving, pengguna memiliki pilihan untuk mode penghematan daya baterai yang sesuai dan perkiraan durasi waktu penggunaan smartphone. 

Selain itu, pengguna juga dapat mengontrol aktivitas dari aplikasi yang berjalan pada saat smartphone dalam keadaan standby agar dapat menghemat penggunaan baterai. Walaupun pengguna memilih mode penghematan daya baterai dengan level medium, tidak akan memberikan pengaruh pada pengalaman pengguna saat melakukan live vlogging, karena pada mode ini fitur Power Saving hanya akan membatasi aktivitas beberapa aplikasi saat sedang tidak digunakan serta kecerahan layar.

Terdapat dua pilihan pengaturan mode hemat daya baterai:
  • Medium, untuk menghemat daya hingga 20%: kecerahan layar akan berkurang hingga 10% namun tetap dapat diatur oleh pengguna, membatasi kecepatan prosesor hingga 70%, menutup aplikasi yang aktif pada saat smartphone dalam keadaan standby, mematikan Always On Display.
  • Maksimum, untuk menghemat daya hingga 100%: selain kemampuan yang sama dengan level Medium, pada level Maksimum fitur Power Saving juga akan membatasi jumlah aplikasi yang bisa diakses hingga delapan aplikasi dan mengubah tampilan tema menjadi berwarna gelap.

Berikut ini spesifikasi Samsung Galaxy J7 Pro dan J5 Pro


Samsung Galaxy J Pro akan tersedia di gerai Samsung mulai bulan Juli 2017 ini dengan kisaran harga Samsung Galaxy J5 Pro seharga Rp3.599.000, dan Galaxy J7 Pro seharga Rp3.999.000.

Nah siap untul live vlogging?

Beberapa foto yang diambail dari launching Galaxu J Pro:







Tuesday, July 11, 2017

Baru: Laptop Gaming ASUS ROG STRIX GL502VM Silver Futuristik

ASUS ROG STRIX GL502VM
Memasuki kuartal ketiga di tahun 2017, ASUS kembali menghadirkan produk baru di segmen laptop khusus untuk gaming. Sebagaimana diketahui, segmen ini merupakan niche market yang terus tumbuh seiring makin banyaknya pengguna yang ingin bermain game dengan menggunakan perangkat yang khusus ditujukan untuk kegiatan tersebut. ASUS memiliki produk yang disebut dengan Republic Of Gamers atau ROG untuk memuaskan para pecandu game kelas berat yang mana produk di kelas ini terus diperbarui.

Produk baru yang dirilis ASUS tersebut adalah ASUS ROG STRIX GL502VM. ASUS ROG STRIX GL502VM hadir dengan warna silver yang berani, lebih futuristis sekaligus menantang dibandingkan dengan varian notebook Republic of Gamers 15 inchi sebelumnya. 

Selain membawa penyegaran dalam hal tampilan, ASUS juga memperbarui prosesor yang digunakan, yaitu prosesor terbaru generasi ke-7 (Intel Core i7-7700HQ) dari Intel dan dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10. Prosesor tersebut dapat bekerja dengan sangat cepat karena memiliki frekuensi maksimum yang dapat berjalan pada frekuensi 3,8GHz.

Di sisi kartu grafis, ASUS ROG STRIX GL502VM memiliki dukungan kartu grafis tambahan dari Nvidia yakni GTX1060. Kartu grafis berkemampuan monster ini mampu bekerja dengan sangat baik untuk mengolah game. Menurut klaim ASUS kartu grafis ini bisa melayani dengan sangat baik game bertipe AAA.

Selain prosesor Intel generasi terbaru, notebook gaming futuristis ini dipersenjatai dengan RAM sebesar 16GB DDR4. ASUS ROG STRIX GL502VM menggunakan media penyimpanan berbasis NVMe SSD PCIe x4 berukuran 256GB. Media penyimpanan ini akan memberikan kenyamanan bagi pengguna karena akan membuat proses loading, booting, hingga membantu multitasking aplikasi yang lebih cepat dan mulus. Dan jika masih terasa kurang, ASUS ROG STRIX GL502VM juga dilengkapi dengan memori penyimpanan berbasis HDD berukuran hingga 1000GB.

Dengan ketebalan 23,5 milimeter dan bobot hanya 2,2 kg ASUS ROGSTRIX GL502VM merupakan salah satu notebook gaming tertipis di kelasnya.

Di sisi keyboard, ASUS ROGSTRIX GL502VM menggunakan full-size chicklet keyboard yang dilengkapi dengan backlight dan jarak tekan sebesar 1,6mm yang memastikan kenyamanan pengguna dalam bermain game.Tak hanya itu, ASUS menambahkan tanda khusus di tombol WASD untuk memudahkan pengguna saat bermain dalam suasana ruangan yang redup.

Bagi gamers yang khawatir dengan suhu pana laptop karena bermain game dalam rentang waktu yang cukup lama, ASUS memastikan hal ini tidak terjadi. ASUS telah mempersiapkan teknologi Hyper Cool duo-copper thermal solution yang diletakkan pada CPU dan GPU notebook ASUS ROG STRIX GL502VM untuk menghasilkan pendinginan maksimal. Selain itu, ASUS juga menyertakan fitur IceCool Technology yang menjaga bagian notebook yang tersentuh telapak tangan tetap dingin.

Di Indonesia, perangkat gaming kelas elit yang portable ini ditawarkan dengan harga Rp26.299.000, sudah termasuk ROG mouse serta headset gaming di dalamnya.

Main Spec.
ASUS ROGSTRIX GL502VM G-Sync
CPU
Intel® Core™ i7-7700HQ Processor(6M Cache, up to 3.80 GHz)
OS
Microsoft Windows 10 Home
Memory
DDR4 2133MHz 16GB
Storage
2,5” SATA 1TB 7200rpm+256GB PCIEx4 SSD NVMe PCIe SSD
Display
15,6”  Non-glare IPS Full HD (1920 x 1080)
Graphics
NVidia GeForce GTX1060M 6GB DDR5 (G-Sync), VR Ready
Input/Output
3x USB 3.0, 1x USB 3.1 Type-C, 1x HDMI port, 1x Mini port, 3-in-1 cardreader (SD/SDXC)
Camera
Built-in HD Camera and array mic
Connectivity
802.11AC+BT
Audio
Dual Array Microphone, Bang & Olufsen ICEpower with SonicMaster
Weight 
2.2Kg
Dimension
39.0(W) x 26.6(D) x 3.01 (H) cm
Keyboard
Anti-ghostingIlluminated chiclet keyboard, 1,6mm of key travel distance, specially designed WASD cursor keys
Special Design
Alumunium alloy body, Elegant and modern lines, New ROG Strix design
Battery
4 cells, 4120mAh
MSRP
Rp26.299.000 (free ROG mouse)
Warranty
2 years full global warranty

Tertarik memiliki ASUS ROG STRIX GL502VM?

Penjualan Perdana Galaxy Note8 Tandai Peresmian Galaxy International Experience Store Terbesar se-Asia Tenggara

Pengguntingan pita tanda dibukanya Galaxy International Experience Store Pada tanggal 29 September yang lalu, Samsung Electronics Ind...