Saturday, October 1, 2016

Philips SceneSwitch Bohlam LED Unik Serbaguna

Bohlam LED Philips SceneSwitch
daya 9W
Satu hal yang kurang saya perhatikan kalau di rumah adalah pencahayaan yang diperoleh dari lampu listrik. Sering dan memang hampir tidak terperhatikan bahwa sebenarnya setiap kegiatan tertentu membutuhkan tingkat pencahayaan lampu tertentu. Padahal keluarga modern seperti sekarang ini memiliki berbagai macam kegiatan di rumah yang pencahayaannya perlu disesuaikan, misalnya untuk tidur, membaca, makan malam atau bahkan menonton televisi atau film. Untuk tidur misalnya, sangat disarankan lampu yang redup, sementara untuk makan malam, cahayanya tidak perlu seterang yang ada di ruang tamu, misalnya.

Salah satu alasan mengapa pencahayaan lampu tersebut tidak bisa disesuaikan adalah bahwa teknologi bola lampu tersebut memang dirancang untuk satu jenis pencahayaan, yaitu full 100%. Alasan lain adalah adalah repot mengganti bola lampu sesuai dengan pencahayaan yang dibutuhkan. Saya pun demikian, sering tidak mematikan lampu dengan pencahayaan 100% sewaktu tidur dan kadang tidur dalam gelap (tidak ada cahaya sama sekali) karena terlalu repot untuk mengganti bohlam.

Untungnya, beberapa hari terakhir saya menggunakan bohlam LED baru dari Philips yang disebut Philips SceneSwitch. Sesuai dengan namanya, Philips SceneSwitch ini memiliki tingkat pencahayaan yang berbeda sebanyak tiga tingkat yang bisa diatur secara otomatis (plug and play). Terdapat dua jenis bohlam LED Philips SceneSwitch ini, yaitu warna kuning atau warm white dan putih (daylight). Pengguna tinggal memasang bohlam LED Philips SceneSwitch warm white ini seperti memasang bohlam lampu biasa, tetapi dapat menikmati tiga tingkat pencahayaan, yaitu:

1. Cahaya Terang

Cahaya terang cocok digunakan untuk melihat setiap detail yang perlu dilihat, misalnya saat Anda berdandan. Philips SceneSwitch pengaturan cahaya terang pada 3000K/800Lm. Dengan cahaya terang ini Philips SceneSwitch membantu pengguna untuk fokus dan mengamati setiap detail.

2. Cahaya Normal

Pengaturan cahaya normal adalah pengaturan cahaya yang meniru pengaturan cahaya alami yang sangat ideal untuk membaca buku. Pada 3000K/320Lm cahaya yang dihasilkan tidak menyilaukan mata dan alami. Pengaturan cahaya normal ini mirip dengan bola lampu berdaya 40W.

3. Cahaya Redup

Pengaturan cahaya redup cocok untuk bersantai di ruang tamu sambil menonton film atau televisi. Cahaya hangat dan nyaman pada 3000K/80Lm bisa membantu pengguna melewati momen bersantai sampai menonton televisi atau film lebih baik.
Bohlam LED Philips SceneSwitch

Pertanyaannya adalah bagaimana memanfaatkan tiga tingkat pencahayaan bohlam LED Philips SceneSwitch ini agar bisa berfungsi dengan baik?

Seperti telah saya uraikan di atas, bohlam LED yang saya pakai ada dua, yaitu warm white dan daylight. Untuk daylight bohlam LED Philips SceneSwitch menghasilkan cahaya sangat terang, yaitu 6500K/800Lm, sedangkan pada cahaya normal dan redup yaitu 6500K/320Lm dan 6500K/80Lm. Pengguna tinggal memasang bohlam LED tersebut dan menekan saklar (plug and play) tak perlu lagi perangkat tambahan seperti yang ditunjukkan oleh video berikut ini.



Cahaya terang 100% dapat dilihat dalam foto berikut ini.




Saya sudah menggunakan bohlam LED Philips SceneSwitch ini beberapa hari. Pengaturan untuk memperoleh tingkat pencahayaan yang diperlukan sangat mudah, tinggal klik saklar hingga tingkat cahaya yang diinginkan muncul. 

Keuntungan menggunakan bohlam LED Philips SceneSwitch ini sangat terasa. Saya tidak perlu lagi memadamkan cahaya bola lampu untuk berbagai kebutuhan yang berbeda, misalnya untuk menonton film, selama ini saya mematikan lampu agar bisa lebih fokus ketika menonton film dan memanfaatkan cahaya dari bola lampu di luar rumah serta cahaya dari layar. Kini saya tinggal klik saklar untuk mendapatkan cahaya redup yang sesuai untuk menonton televisi.





Selain itu, bohlam LED Philips SceneSwitch ini memberikan pengetahuan dan kebiasaan baru bagi saya, yaitu menyesuaikan tingkat pencahayaan dari bola lampu listrik untuk berbagai kegiatan yang berbeda. Selama ini hal ini tidak saya pedulikan karena menurut saya tingkat pencahayaan dari bohlam sama saja. Namun berkat Philips SceneSwitch ini saya bisa menikmati tingkat pencahayaan yang lebih cocok untuk kegiatan tertentu, misalnya membaca buku ternyata tidak perlu cahaya yang terlalu terang.

Selain keuntungan dari sisi tingkat pencahayaan, bohlam LED Philips SceneSwitch ini juga tetap membawa keuntungan teknologi LED pada bola lampu listrik, seperti berumur lebih panjang, sangat efisien dalam penggunaan energi, dan bisa menghemat hingga 90% dibandingkan bola lampu biasa yang menghasilkan output yang sama.  

Harga Philips LED SceneSwitch ini juga tidak mahal. Untuk 9W ini sekitar Rp67.500.

Demikian, pengalaman saya menggunakan bohlam LED Philips SceneSwitch. Jika Anda punya komentar atau pengalaman menggunakan bohlam LED Philips SceneSwitch, bisa dibagi melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Samsung Galaxy S8 dan S8+ Dirilis 2 Mei di Indonesia

Samsung Galaxy S8 (Source: Samsung) Samsung Galaxy S8 dan S8+ yang sebulan lalu dirilis di New York dalam waktu dekat akan bisa dibeli ...