Saturday, October 29, 2016

ZenPower Ultra Powerbank Daya Ultra Besar 20.100mAh

ASUS ZenPower Ultra Pink
Salah satu asesoris yang perlu dimiliki konsumen smartphone atau tablet adalah powerbank. Hal ini karena meskipun smartphone kini semakin bagus manajemen dayanya sehingga tindak perlu terlalu sering melakakukan pengecasan, ketersediaan powerbank tetap dibutuhkan sebagai cadangan daya jika suatu kondisi memaksa pengguna jauh dari daya listrik atau dalam perjalanan jauh, melakukan camping atau trekking.

Akan tetapi, pengguna juga tidak mau sembarangan membeli powerbank. Sering tersedia powerbank yang murah, namun sebulan kemudian tidak lagi bisa digunakan karena dayanya cepat habis sehingga harus membeli kembali powerbank baru. Selain itu, konsumen sering tergiur membeli powerbank dengan daya cadangan besar, sayangnya, di pasaran meskipun banyak tersedia powerbank dengan daya cadangan kapasitas besar, tetapi tidak menyediakan fitur pengamanan.

Untuk itulah, baru-baru ini ASUS merilis powerbank tidak hanya yang sangat besar di sisi daya, namun juga menawarkan fitur keamanan sehingga memberikan tingkat kepercayaan yang lebih baik kepada konsumen. Tidak tanggung-tanggung, ASUS merilis powerbank ZenPower Ultra dengan daya cadangan sebesar 20.100mAh. Sebuah daya cadangan yang sangat besar, tentunya.

ASUS ZenPower Ultra adalah powerbank terbaru dari ASUS yang memiliki dua hal maksimal. Pertama, ZenPower Ultra memiliki daya atau tenaga ultra besar, dengan kapasitas 20.100mAh. Kapasitas besar ini sangat cukup untuk digunakan bersama dengan berbagai gadget yang dimiliki. Kedua, ZenPower Ultra memiliki perlindungan yang maksimal karena memiliki 8 sertifikasi keamanan dari pihak ketiga yang membuat standar sertifikasi internasional untuk keamanan sebuah produk.

Tak hanya mendapatkan sertifikasi pengamanan, ASUS ZenPower Ultra juga dilengkapi 11 fitur keamanan tambahan yang dapat melindungi gadget penggunanya dari berbagai potensi gangguan, antara lain temperature protection, short ciruit protection, input/output over voltage protection, input reverse direction protection, overcharge/discharge protection, output over current protection, adapter protection.
ASUS ZenPower Ultra White

Selain kapasitas ultra besar, 20.100mAh dan fitur keamanan, ASUS ZenPower Ultra juga mendukung pengisian cepat (quick charging) berkat teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0. Quick charge ini tak hanya pada satu port USB yang disediakan, tetapi kedua port dengan total output dari kedua port bisa mencapai lebih dari 36W. Dengan demikian, pengisian ulang baterai gadget yang di-charge bisa mencapai 1,75 kali lebih cepat dibandingkan dengan mengisi ulang menggunakan powerbank yang tidak mendukung quick charge.

Masalah dengan powerbak yang memiliki cadangan daya besar adalah bahwa membutuhkan waktu yang lama untuk mengisinya kembali setelah digunakan. ASUS sudah mengantisipasi hal ini dengan memberikan fitur quick recharge pada ZenPower Ultra sehingga dapat kembali terisi penuh dengan cepat. Jika diisi ulang menggunakan adapter yang mendukung quick charge, baterai 20.100mAh milik ZenPower Ultra dapat terisi penuh dalam waktu kurang dari 7,5 jam.

ASUS ZenPower Ultra juga dilengkapi dengan lampu LED yang akan membantu melakukan pencarian ketika berada di ruangan yang gelap. Pengguna juga tidak perlu membawa senter ketika berpergian, misalnya saat akan pergi berkemah atau trekking.

ASUS menyediakan tiga variasi warna untuk ZenPower Ultra ini, yaitu pink, hitam dan putih. Nah bagi pengguna yang ingin tampil beda, pilihan warna pink sepertinya menarik. Pembaca yang tertarik membeli ASUS ZenPower Ultra dapat mengunjungi LINK INI. Harga ZenPower Ultra ini Rp769.000,00.

ASUS ZenPower Ultra Black

Thursday, October 27, 2016

Zenfone 3 Max Sudah Tersedia di Pasar Indonesia, Harganya?

ASUS Zenfone 3 Max
ASUS menghadirkan cukup banyak varian Zenfone 3, salah satunya yang patut jadi pertimbangan konsumen adalah Zenfone 3 Max. Zenfone 3 Max ini mengandalkan baterai berkekuatan besar dan harga yang sangat bersahabat bagi konsumen Indonesia. Sayangnya sewaktu dirilis pada bulan September yang lalu, belum langsung tersedia di pasar Indonesia. Itu artinya konsumen yang ingin membeli Zenfone 3 Max perlu menunggu dan hari ini waktu tunggu tersebut telah berakhir karena Zenfone 3 Max sudah bisa dibeli konsumen Indonesia.

ASUS ZenFone 3 Max merupakan generasi penerus dari ASUS ZenFone Max menawarkan baterai berkapasitas besar dan juga performa cukup mumpuni untuk kebutuhan sehari-hari. Sebagai suksesor, ASUS ZenFone 3 Max hadir dengan tampilan lebih segar, dengan body berbalut aluminium seperti yang menjadi identitas seri ZenFone 3. Hal ini merupakan peningkatan cukup signifikan dibandingkan Zenfone Max seri terdahulu.

Dengan baterai besar 4130mAh, ASUS Zenfone Max 3 bisa diharapkan untuk standby selama 30 hari di jaringan 3G. Tidak hanya itu, secara software ASUS juga memberikan 5 opsi penggunaan daya yang bisa dipilih pengguna sesuai dengan keinginan pengguna, misalnya modus performance. Di sini semua diatur pada titik maksimum sehingga cocok untuk bermain game ataupun menonton video. Masih ada lagi modus lainnya, yaitu normal, power saving, supersaving, dan customized.

ASUS menyediakan dua varian Zenfone 3 Max berdasarkan kapasitas storage, yaitu versi storage 16GB dan 32GB. Masing-masing kapasitas ini memiliki RAM 2GB dan storagenya bisa ditambah dengan micro sd card up to 256GB. Hal yang menarik lainnya adalah ASUS memberikan bonus Google Drive Storage sebesar 100GB untuk penggunaan selama dua tahun, gratis.

Oleh karena baterainya yang besar, Zenfone 3 Max bisa dijadikan power bank untuk mengisis perangkat lain. dengan menggunakan kabel USB on-the-go (OTG) yang disediakan. Pengisian baterai perangkat lain ini bisa dilakukan dalam dua modus. Modus pertama, default mode, akan mengisi ulang gadget yang terhubung dengan arus output standar 0,5 ampere. Modus kedua adalah Rapid Reverse Charge. Dengan modus ini seluruh fungsi telepon akan dimatikan sehingga ZenFone 3 Max mampu memasok daya bagi device lain hingga output 1,5 ampere. Pengguna juga tidak perlu khawatir. Dengan modus ini, ZenFone 3 Max juga masih mampu memonitor level daya baterai dan tidak memperkenankan baterainya sendiri terkuras hingga di bawah 30 persen.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan ASUS dalam Zenfone 3 Max, berapa harga yang diberikan ASUS? Ternyata harganya sangat bersahabat. Untuk versi 16GB, harga Zenfone 3 Max adalah Rp2.199.000,00, sedangkan Zenfone 3 Max 32GB Rp2.399.000,00. Jangan khawatir Zenfone 3 Max sudah memiliki koneksi 4G LTE.Berikut ini spesifikasi lengkap Zenfone 3 Max.


Model
ASUS ZenFone3Max ZC520TL
CPU
ARM Cortex-A53 64-bit quad-core processor (1.25GHz)
GPU
Mali T720 600MHz
RAM
2GB RAM
Storage
32GB / 16GB + 5GB ASUS Webstorage + Google Drive 100GB free (2 years)
Micro SD
Yes (up to 256GB)
Connectivity
802.11b/g/n, Bluetooth V 4.0 +EDR, Wi-Fi direct
Network
2G 850/900/1800/1900, 3G 1/5/8, 4G Band 1/3/5/8, TDD Band 40
DC-HSPA+: UL 42 / DL 5.76 Mbps, LTE Cat4:UL 150 / DL 50 Mbps
SIM Card
Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation
GPS, AGPS, GLONASS, BDS
Display
5.2” HD(1280 x 720) IPS display, 75% screen-to-body ratio, 400nits
Video
Full HD Video recording 1080p @30 FPS, Take still photo while recording
Battery
Lithium-Polimer 4.130 mAh
Main Camera
13MP Camera, 5P Largan lens, Fix Focus, Auto Focus, LED flash
Front Camera
5MP
Sensor
Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light, Fingerprint
OS
Android™ 6.0 with brand-new ASUS ZenUI 3.0
Dimension
149,5 x 73,7 x 8,55mm
Weight
148g
Warna
Sand Gold, Titanium Gray and Glacier Silver
Harga
Rp2,399,000 / Rp2,199,000


Tuesday, October 18, 2016

Kasihan, Tidak Ada yang Mau Membeli Twitter

Tanggal 27 Oktober semakin dekat. Ada apa dengan tanggal 27 Oktober? 

I tell you ....

Twitter sudah lama dirumorkan dijual. Ini tidak terlepas dari stagnasi yang dialami Twitter, di mana jumlah pengguna bulanan tidak kunjung menggembirakan. Selain itu, pengiklan mulai tidak tertarik karena pengguna yang tidak kunjung bertambah tersebut.

Twitter menargetkan bahwa tanggal 27 Oktober akan jadi hari penentuan bagi mereka tentang kepada siapa kepemilikan Twitter akan berpindah. Banyak dirumorkan bahwa Google berada di pole untuk mengakuisisi Twitter. Selain itu ada Salesforce yang baru saja dikalahkan Microsoft dalam perebutan LinkdeIn. Disney juga termasuk salah satu kandidat karena CEO Twitter ada di board of director Disney.

Apple Inc., Microsoft dan Facebook juga dikabarkan tertarik dengan Twitter dan mencari-cari cara dan informasi lebih lanjut terkait Twitter.

Namun beberapa hari kemudian, kandidat yang dikabarkan tertarik tersebut mulai mundur satu per satu yang dimulai oleh Google. Google mengatakan bahwa meskipun mereka telah bekerja sama dengan financial advisor, namun tidak akan memberikan penawaran kepada Twitter sebagaimana dilaporkan oleh Recode. Keputusan Google ini membuat harga saham Twitter yang sempat naik hingga lebih dari 20 dollar AS melorot dan kembali ke harga awal sebelum rumor penjualannya di sekitar 16-18 dollar AS.

Setelah itu Salesforce mengatakan bahwa meskipun mereka tertarik untuk mengakuisisi Twitter, namun bukan berarti mereka akan mengajukan penawaran. Salesforce menambahkan bahwa mereka banyak terlibat dalam melihat kemungkinan membeli perusahaan lain, namun lebih sering melewatkannya atau melakukan PHP (pemberian harapan palsu) termasuk terhadap Twitter.

Setelah Google dan Salesforce tidak melakukan penawaran, Facebook juga dikabarkan tidak tertarik kepada Twitter. Ini sesuatu yang masuk akal karena Facebook sudah punya segalanya, ada WhatsApp, Instagram dan Messenger. Membeli Twitter hanya akan menambah pekerjaan baru yang tidak perlu.

Akan tetapi banyak orang menunggu apakah Disney akan memutuskan membeli Twitter. Saya kurang paham, untuk apa Disney membeli Twitter karena mereka perusahaan film. Namun hal tersebut tentu alasan yang tidak realistis karena sebuah perusahaan global seperti Disney memerlukan banyak data, di mana sekarang eranya data driven economy dan Twitter menyediakan hal tersebut dengan harga yang cukup murah, sekitar 15 hingga 18 miliar dollar AS saja.

Harapan Twitter dipinang oleh Disney tersebut akhirnya menemui kegagalan setelah Bloomberg melaporkan bahwa Disney tidak akan mengakuisisi Twitter. Pertanyaannya mengapa Disney tidak jadi membeli Twitter?

Bloomberg menyatakan:
Walt Disney Co. decided not to pursue a bid for Twitter Inc. partly out of concern that bullying and other uncivil forms of communication on the social media site might soil the company’s wholesome family image, according to people familiar with management’s thinking.
The producer of family fare like “Finding Dory” had gone so far as to hire two investment banks, JPMorgan Chase & Co. and Guggenheim Partners LLC, to help evaluate a bid for Twitter. Disney management also listened to a presentation about the business from Twitter executives, according to the people, who asked not to be identified because the discussions were private.

CNet memperjelas alasan Disney tersebut:
The Walt Disney Company opted not to pursue a deal for the microblogging network partly due to concern that its reputation as place for bullying and abusive behavior might sully the media giant's wholesome image.
Ternyata citra Twitter selama ini cukup buruk sehingga Disney khawatir image buruk Twitter tersebut akan memengaruhi brand mereka. Image buruk Twitter tidak lain karena banyak bullying dan abusive behavior para penggunanya. Sebagai pengguna Twitter tentu anda akan paham dengan citra buruk ini. Twitter terlalu bebas untuk mengatakan segala sesuatu, termasuk ancaman pembunuhan, kabar bohong, perilaku melecehkan dan masih banyak lagi lainnya.

Ini buka sesuatu yang rahasia. Terhadap abusive behavior ini dan segala bentuk penyalahgunaan lainnya bisa dikatakan Twitter telah menyerah kalah. Mereka hanya bisa bertindak minimal kalau ada laporan. Banyak pengguna yang melaporkan penyalahgunaan, malah ditanggapi dingin oleh Twitter.

Tidak heran interaksi di Twitter termasuk interaksi paling bising dan memuakkan di media sosial. Banyak selebriti yang mengalami pelecehan dan pengguna biasa yang tidak bisa bertindak apa-apa karena tidak memiliki privilige layaknya seleb harus jadi korban abusive behavior pengguna Twitter.

Untuk bukti Anda bisa bisa membaca sejarah panjang perang Twitter terhadap penyalahgunaan layanan mereka seperti yang ditulis oleh BuzzFeed. Bisa dikatakan Twitter kalah telak.

Dan hal ini berakibat buruk terhadap citra Twitter itu sendiri. Saya percaya, sangat tepat alasan Disney tidak jadi membeli Twitter karena citra buruk Twitter itu sendiri. Tidak ada sebuah perusahaan pun yang mau citranya tercoreng hanya gara-gara perusahaan yang baru diakuisisinya. Google mungkin memiliki pertimbangan yang sama.

Namun tentu pintu akuisisi belum sepenuhnya tertutup. Menjelang tanggal 27 Oktober, mana tahu ada deal baru, entah dari Disney atau Google dengan pertimbangan di atas bisa memangkas harga Twitter. 

Di Twitter, harrasment, abusive behavior, tweet sara, ancaman pembunuhan dan berbagai perilaku melanggar lainnya riuh rendah. Tentu bukan hanya Twitter yang mengalami hal ini. Setiap media sosial mengalami penyalahgunaan, namu terlihatn bahwa di Twitter penyalahgunaan layanan ini lebih ditolerir dibandingkan layanan media sosial yang lain. Seperti diungkapkan BuzzFeed tampaknya Twitter melakukan "pembiaran" sedari awal (2008) sehingga masalahnya beberapa tahun kemudian menumpuk dan tidak lagi bisa diatasi hingga membuat jelek citra Twitter.

Jika benar tidak ada yang mau membeli Twitter, Twitter mungkin akan tetap bertahan. Saya percaya layanan Twitter ini dibutuhkan, namun harus ada rules yang keras dan konsisten diterapkan terhadap pelanggar agar interaksi berlangsung dengan baik. Pembiaran a la Twitter selama ini untuk menjadikan layanan mereka lebih menarik bukanlah solusi yang bagus dan lambat-laun akan menenggelamkan Twitter.

Saturday, October 15, 2016

Review: Andromax M3Y, Modem MiFi 4G LTE Smartfren Koneksi Cepat Kuota Besar

Andromax M3Y
Bila Anda ingat, hampir setahun yang lalu, saya melakukan review terhadap modem Andromax M2S. Review ini merupakan salah satu artikel terpopuler di Socio Geeks dengan hampir 50.000 hits. 

Tahun ini Smartfren merilis generasi berikutnya dari Andromax M2S tersebut dan penamaannya tidak jauh dari M2S, yaitu M3Y. M3Y diberikan beberapa upgrade yang perlu untuk pengguna agar semakin nyaman dalam menggunakan modem MiFi. Salah satu yang sangat penting adalah kapasitas baterai yang kini mencapai 3000 mAh. 

Saya dalam seminggu terakhir menggunakan Andromax M3Y ini. Berikut ini review pengguna sehari-hari Andromax M3Y tersebut.

Desain dan Spesifikasi

Dari sisi desain, Andromax M3Y memiliki desain yang berbeda dibandingkan Andromax M2S. Bila Andromax M2S berbentuk pipih tipis dan kurang melengkung sudut-sudutnya, Andromax M3Y memiliki sudut yang lebih melengkung dan sedikit lebih tebal dibandingkan Andromax M3Y. 

Dari sisi desain, bisa dikatakan desain Andromax M3Y ini lebih segar dibandingkan Andromax M2S dengan tampilan indikator berada dalam satu lingkaran. Jadi semua indikator, mulai dari kekuatan baterai, kekuatan sinyal WiFi yang dipancarkan dan kekuatan sinyal 4G LTE Smartfren berada di dalam satu lingkaran yang kadang agak sulit untuk memantaunya.

Tombol ON/OFF juga berada di dalam lingkarang tersebut sehingga lingkaran tersebut menjadi pusat perhatian pengguna. Ini tentu sebuah upaya yang bagus, di mana pengguna tinggal memperhatikan satu titik dan tidak repot jika harus menekan sisi atau pinggir modem untuk mematikan datau menyalakan Andromax M3Y.

Andromax M3Y  sedikit lebih tebal dan tentu lebih berat dibandingkan dengan M2S. Hal tak lain karena kapasitas baterainya yang meningkat dari 2000 mAh mennjadi 3000 mAh. Peningkatan baterai ini merupakan hal yang sangat saya syukuri karena bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan Andromax M2S.

Dari sisi spesisifikasi juga terdapat peningkatan lain, yaitu sebagai berikut.
• Chipset Qualcomm MDM 9307
• Mendukung WiFi 2.4 Ghz
• Mendukung sampai dengan 32 koneksi pengguna dalam waktu bersamaan
• Mendukung Mobile WiFi App untuk penyetelan lebih ringkas
• Fungsi Wireless Storage, berbagi musik, video dan file lainnya melalui koneksi WiFi
• MicroSD slot, support up to 32GB
• Baterai 3000mAh 

Bila M2S menggunakan Chipset Qualcomm MDM 9320, Andromax menggunakan chipset terbaru dari Qualcomm, yaitu MDM 9307. Selain itu, Andromax M3Y bisa digunakan oleh pengguna yang lebih banyak, yaitu 32 pengguna, bandingkan dengan M2S yang hanya 15 pengguna. Dari sisi produsen, Andromax M2S diproduksi oleh LG Innotek, sementara Andromax M3Y diproduksi oleh Haier.

Dengan peningkatan dari sisi spesifikasi tersebut, Andromax M3Y ini bisa diandalkan sebagai modem oleh banyak pengguna. Baterai yang naik drastis juga merupakan keuntungan lain sehingga bisa berinternet lebih lama dalam satu kali pengecasan baterai.

Berikut foto-foto dari Andromax M3Y.

Box Andromax M3Y

Paket pembelian Andromax M3Y tidak
menyediakan kepala charger

Keterangan di sisi samping boks
Andromax M3Y 
Box Andromax M3Y setelah unboxing

Baterai 3000 mAh Andromax M3Y

Penutup bagian belakang Andromax M3Y

Slot kartu 4G LTE Smartfren dan slot micro SD Card

Pengalaman Menggunakan Andromax M3Y

Setelah membuka boks Andromax M3Y, mengecasnya untuk pertama kali (saya mengecas Andromax M3Y untuk pertama kali lebih dari 5 jam), langkah berikutnya adalah mendaftarkan nomor Smartfren. Semua cara yang diperlukan untuk mendaftar ada di boks (diikutsertakan di dalam boks). Demikian juga pengaturan atau mengganti pengaturan default ada caranya di boks.

Jika Anda tidak mau repot mendaftar secara online, saya sarankan ketika membelinya langsung daftarkan nomor tersebut di Gallery Smartfren tempat membeli. Ini akan lebih mudah dan Anda bisa langsung menggunakan Andromax M3Y seperti yang saya lakukan.

Untuk memperoleh Andromax M3Y ini ada dua cara, yaitu membeli Andromax M3Y dan Anda akan memperoleh paket internet gratis selama satu bulan sebesar 30GB. Bisa juga Anda membeli paket Smartfren 30GB seharga 300 ribu rupiah, gratis Andromax M3Y. Kedua cara ini sama saja karena pada akhirnya Anda akan memperoleh Andromax M3Y.

Pertama kali menyalakan Andromax M3Y hal yang perlu Anda lakukan adalah menyambungkannya ke perangkat. Anda perlu memasukkan password WiFi yang ada di belakang Andromax M3Y. Kebiasaan saya adalah tidak mengubah password default ini karena toh yang menggunakan saya sendiri dan mubazir juga diubah.

Setelah itu, Anda perlu mendownload aplikasi My Link untuk mengontrol pemakaian kuota Andromax M3Y tersebut. Sekali lagi jangan membuang apapun yang disertakan di dalam boks kemasan Andromax M3Y karena tata cara pengguna aplikasi My Link juga diikutsertakan oleh Smartfren di dalam boks.

Bagaimana dengan paket kuota yang disertakan dalam pembelian Andromax M3Y? Jawabannya adalah sebagai berikut.

1. Paket pembelian disertaia dengan kuota 30 GB  dengan pembagian ( kuota 18 GB kuota utama 24 jam dan 12 GB kuota bonus 24 jam) masa berlaku 1 bulan 
2. Bonus Kuota 19GB x12 didapatkan pada bulan ke-2 s/d bulan ke 13 (selama 12 bln atau 12x isi ulang pulsa minimal Rp 100 ribu) Jika tiap bulan isi pulsa minimal Rp100 ribu akan mendapatkan bonus kuota 19 GB setiap bulan dengan rincian 7GB berlaku 24 jam dan 12GB berlaku malam jam 01.00-06.59
3. Kuota Utama 18 GB dapat diakumulasi pada bulan berikutnya apabila tidak habis sebelum 1 bulan, dan apabila isi ulang pusal Rp 20 ribu pada hari ke 29 akan menambah masa aktif kuota 1 bulan.

Paket pembelian ini sangat menarik karena kuotanya cukup besar. Ini adalah kelebihan lain dari Andromax M3Y ini.

Setelah itu saya menggunakan Andromax M3Y sebagai modem untuk terhubung ke internet. Perlu diketahui saya sudah sangat lama berlangganan Smartfren, mulai sekitar tahun 2013 yang lalu (masih CDMA) dan sekarang sudang 4G LTE. Jadi saya sedikit banyaknya mengetahui coverage area Smartfren terutama koneksi 4G LTE.

Tahun lalu sewaktu mereview Andromax M2S, di rumah saya masih memperoleh koneksi 4G LTE yang ditandai dengan sinyal berwarna biru penuh di Andromax M2S. Namun ketika menggunakan Andromax M3Y di rumah tidak ada lagi sinyal biru tersebut, meskipun koneksi tetap bisa dilakukan. Ini tentu sangat disayangkan.

Namun sepanjang perjalanan di kota Bogor, terutama di sepanjang jalan raya. sinyal 4G LTE Smartfren sangat kuat. Saya mencoba melakukan test kecepatan seperti berikut ini.







Bisa saya simpulkan, meskipun di rumah sinyal 4G LTE Smartfren sekarang hilang, namun secara keseluruhan Andromax M3Y ini sangat membantu saya untuk terkoneksi ke internet. Saya mencoba menguji kecepatannya sepanjang perjalanan dari dan pulang kantor, dengan mendownload file hampir 1GB aplikasi Real Racing 3 hanya butuh waktu sekitar 7 menit. Ini artinya bila Anda berada di dalam jangkauan sinyal 4G LTE Smartfren, Andromax M3Y sangat membantu serta bisa digunakan banyak pengguna.

Pengalaman menggunakan sepanjang perjalan kantor ini mengasyikkan. Anda tinggal menaruh Andromax M3Y ini di dashboard mobil, lalu terhubung dan siap digunakan. Bila Anda membawa sejumlah temanpun, mereka juga bisa menikmati koneksi kencang 4G LTE Smartfren melalui Andromax M3Y ini. Menonton video di YouTube kini tak perlu mengalami buffering berkat koneksi wifi dari Andromax M3Y.

Soal daya tahan baterai saya tak ragukan Andromax M3Y ini, jauh lebih tahan dibandingkan Andromax M2S. Perbedaannya cukup mencolok. Bila penggunaan sendiri saja dan digunakan terus-menerus baterai bisa bertahan sehari lebih, bahkan kadang saya hanya melakukan pengecasan sekali saja untuk beberapa hari (hal ini sangat tergantung kepada seberapa sering anda menggunakannya). 

Kesimpulan

Dari pengalaman pemakaian yang saya lakukan, bila berada di jangkauan sinyal 4G LTE Smartfren, Andromax M3Y ini sangat bagus Anda miliki. Andromax M3Y ini menghasilkan koneksi 3G LTE yang kencang dan stabil. Dengan harga Rp299.000, Anda tidak perlu membeli smartphone 4G LTE yang mahal hanya untuk menikmati koneksi 4G LTE. Untuk itu Anda perlu melihat apakah wilayah tempat tinggal Anda dijangkau oleh sinyal 4G LTE Smartfren. Namun demikian, oleh karena Smartfren merupakan operator 4G LTE yang memiliki coverage 4G LTE terluas saat ini, Anda cukup percaya diri untuk membeli Andromax M3Y ini, terutama bagi pengguna di Pulau Jawa.

Ketahanan baterai dan tambahan storage micro SD Card merupakan kelebihan lain yang bisa dijadikan pertimbangan untuk membeli Andromax M3Y ini. Baterai yang tahan lebih sehari (penggunaan terus-menerus) merupakan hal penting untuk tetap terkoneksi ke internet.

Demikian review Andromax M3Y, semoga membantu keputusan pembelian Anda.

Wednesday, October 5, 2016

Google Pixel Smartphone Made by Google untuk Melawan Apple Inc.

Pixel Blue
Sudah bukan rahasia bahwa Google sering mengalami kegagalan ketika membangun hardware mereka sendiri. Kita bisa melihat ke belakang, misalnya Nexus Q yang layu sebelum berkembang. Chromebook Pixel yang hight end dan mahal namun tidak bisa dijual. Namun demikian ada juga yang sangat sukses untuk ukuran Google, yaitu Chromecast yang menguasai pasar streaming stick dan sudah terjual lebih dari 30 juta unit.

Di smartphone, sejak memperkenalkan Android, Google merilis seri Nexus yang merupakan benchmark bagi vendor Android lainnya. Namun Nexus ini semacam produk mati gaya karena konsepnya yang tidak jelas dan ambigu. Sejak dirilis tahun 2010 yang lalu, hampir tidak ada yang bisa dikatakan sukses karena penjualannya yang sangat terbatas. Alur pembuatannya adalah dengan bekerja sama dengan vendor, namun sepenuhnya di desain oleh Google. Oleh karena vendor yang memiliki material, Google sama sekali tidak terlibat dengan supply chain. Selain itu, Nexus ini juga akan berkompetisi dengan smartphone lain yang dirilis oleh vendor sehingga pemasarannya tidak fully supported, baik oleh Google maupun oleh vendor. Hal ini membuat seri Nexus ini tidak populer, sering hanya menjadi pelengkap karena vendor lebih senang menjual merek mereka sendiri.

Ada beberapa alasan mengapa Google tidak begitu sukses di bidang hardware ini. Pertama, mereka adalah internet company yang sangat bertumpu pada mesin pencari dan iklan. Anda tentu sudah tahu bahwa bisa dikatakan 99% pendapatan Google berasal dari iklan. Kedua Google sangat fokus ke software. Google menghasilkan software terbaik mereka, seperti Google Maps, Google Now dan banyak lagi. Ketiga mereka memang tidak fokus ke hardware dan lebih menyerahkan hal ini ke vendor yang mau diajak bekerja sama.

Hal ini berubah semenjak beberapa waktu yang lalu. Pertama ketika Google membeli perusahaan penghasil hardware Nest. Ingat, perubahan tersebut tidak terjadi meskipun Google membeli Motorola seharga 12,1 miliar dollar. Motorola tidak dijadikan oleh Google sebagai modal untuk masuk ke bisnis hardware karena berbagai alasan. Namun sejak ada Nest dan Tony Fadell tentunya Google sedikit demi sedikit merasakan betapa penting memiliki bisnis hardware.

Kedua semenjak Google menjual Motorola ke Lenovo Google berusaha membuat smartphone modular melalui Project Ara yang gagal. Ini menimbulkan semacam rasa penasaran Google sehingga mereka mulai bulan April yang lalu kembali menarik Rick Osterloh, tokoh dibalik kebangkitan Motorola yang keluar dari Lenovo.

Sejak menarik Rick Osterloh ini Google melakukan reorganisasi, khususnya di sisi hardware dengan mendapuk Osterloh sebagai pimpinan dan menarik sebanyak mungkin engineer yang bekerja di Nest untuk membantu divisi ini. Selain itu, seperti dirilis oleh The Information Google juga merekrut tokoh kunci dibalik kesuksesan hardware Amazon, yaitu David Foster.

Saya memperkirkan bahwa usaha membuat smartphone yang Made by Google ini dimulai sejak Osterloh memimpin divisi hardware Google. Diikuti oleh dibatalkannya Project Ara, Osterloh benar-benar bisa memfokuskan diri untuk membuat smartphone dengan ciri khas Google. Tentu saja tidak mudah membuat smartphone yang mulai dari nol. Namun sebenarnya Google punya orang-orang yang dapat diandalkan untuk itu, tetapi selama ini tidak terorganisir dengan baik dan tidak memiliki satu pola yang sama yang bisa diikuti bersama. Inilah yang mencirikan hardware Google terdahulu, desain yang saling berdiri sendiri, tidak ada arah yang jelas sehingga produk yang dihasilkan pun gagal.

Dengan dibentuknya hardware business di bawah Osterloh, Google merampingkan dan sekaligus memperluas peran divisi ini, antara lain yang sangat penting mengganti seri Nexus menjadi Pixel yang memiliki desain, material dan software terbaik a la Google.

Pixel jelas berbeda dengan Nexus. Pixel adalah Google Phone. Smartphone ini didesain dari nol oleh Google, segalanya dari Google hanya manufacturing-nya (karena Google memang tidak memilikinya) yang diserahkan ke HTC dan bahkan HTC pun tidak disebut oleh Google sebagai pembuat Pixel, sama dengan tidak disebutnya Foxconn oleh Apple Inc dalam pembuatan iPhone.

Pixel merupakan perubahan besar dalam cara pandang Google terhadap smartphone yang mereka hasilkan. Selama ini di seri Nexus, Google sangat bergantung kepada vendor yang diajak bekerja sama. Dengan Pixel Google akan langsung mengelola persediaan, membangun hubungan dengan operator, mencari komponen, membuat kesepakatan rantai pasokan, dan mengelola distribusi, bahkan akan membuat aksesoris smartphone sendiri. Dengan kata lain, Google saat ini merupakan pesaing langsung bagi vendor Android lainnya yang mana sistem operasinya dipasok oleh Google.

Google menyadari bahwa meskipun mereka terbaik di sisi software, namun penguasaan mereka di Android sebenarnya sangat kecil karena vendorlah yang lebih berkuasa dan terus-menerus berhubungan dengan pengguna akhir. Selain itu software terbaik tersebut membutuhkan hardware terbaik agar bisa berfungsi maksimal sehingga akan sangat masuk akal bagi Google membangun smartphonenya sendiri. Di seri Nexus hal ini tidak terjadi karena Google melimpahkannya ke vendor yang diajak bekerja sama.

Tambahan lagi pengalaman menyeluruh a la Google sejauh ini tidak pernah dirasakan pengguna ketika menggunakan seri Nexus. Meskipun Android Vanilla, seri Nexus masih dipengaruhi oleh vendor pembuatnya. Ini akan menjadikan pengalaman pengguna tidak paripurna seperti yang diharapkan Google.

Dengan Pixel Google berharap bahwa berbagai kekurangan yang selama ini terasa dapat dihilangkan. Kini Google bisa memasarkan sendiri smartphone mereka, negosiasi dengan operator layaknya vendor ponsel lainnya.

Alasan lain yang turut mendorong Google menghasilkan Pixel adalah tingkat kepuasan pengguna iOS yang selalu lebih tinggi dibandingkan dengan Android. Dengan sistem menyeluruh a la Apple, memang sangat masuk akal hal tersebut terjadi. Hal tersebutlah yang ditiru Google. Bila saat ini berbagai komponen masih berdiri sendiri, misalnya prosesor dari Qualcomm, di masa depan mungkin Google akan seperti Apple Inc, mendesain dan membuat chip Google sendiri untuk pengalaman penggunaan pengguna yang lebih baik.

Benchmark ke Apple Inc., ini bukan sesuatu yang patut dipertanyakan. Sebagai perusahaan paling sukses di muka bumi, benchmark ke Apple Inc sangat masuk akal. Namun tentu Google tidak akan meniru mentah-mentah. Mereka akan menyesuaikan dengan gaya Google sendiri.

Benchmark ke Apple Inc. ini tidak hanya hal tersebut. Desain Pixel dan Pixel XL terlihat mirip iPhone, bahkan mungkin bisa dikatakan identik. Namun, siapa berani mengatakan bahwa desain iPhone sesuatu yang original. Di dunia kreatif seperti desain industrial, peniruan hal yang lazim terjadi, namun ada yang melakukan terlalu bodoh (blatantly) dan Google bukan salah satu yang melakukan hal tersebut.

Google juga menempatkan Pixel dan Pixel XL sebagai smartphone flagship dengan harga head to head dengan iPhone. Hal ini sangat berbeda ketika merilis seri Nexus yang cenderung dihargai lebih murah. Hal ini merupakan pergeseran berikutnya dari Google. Google tidak mau Pixel dianggap produk kelas dua setelah iPhone meskipun beberapa fitur tidak tersedia layaknya iPhone. Google memposisikan Pixel dan Pixel XL sebagai produk terbaik dengan software terbaik plus fitur-fitur terkini seperti Google Assistant, sekaligus menjadikan Pixel dan Pixel XL sebagai satu-satunya smartphone daydream ready sehingga bisa digunakan untuk virtual reality.

Tentu saja ini baru permulaan dan agak sulit untuk menghakimi apakah Google berhasil dengan misinya atau gagal seperti yang sudah-sudah. Namun setidaknya kita tahu bahwa Google membutuhkan hardware terbaik untuk bersaing dengan Apple Inc. dan itu tidak akan bisa mereka dapatkan dari vendor lain sehingga mereka harus membuat sendiri secara paripurna hadrware mereka tersebut. Hardware terbaik ini merupakan pertaruhan Google untuk tetap bisa relevan di masa depan mengingat makin semrawutnya pengalaman pengguna Android disebabkan oleh berbagai vendor yang saling bertarung dan menonjolkan diri mereka masing-masing.

Saya percaya, kesuksesan Pixel akan sangat menentukan langkah bisnis hardware Google berikutnya. Kita tunggu saja apakah Pixel ini akan sukses atau gagal karena saat ini baru sekitar 12 jam dari dirilisnya smartphone tersebut sehingga terlalu terburu-buru untuk mengatakannya gagal.

Tentu saja Google tidak hanya merilis Pixel, tetapi juga Google Home, Google WiFi, Daydream View VR, dan Chromecast Ultra. Semua hardware ini kini berada dalam satu divisi hardware yang lebih terorganisir dengan baik. Nantinya juga akan ada produk thermostat terbaru dari Nest.

Selamat datang di bisnis hardware Google!

Spesifikasi dan pemesanan Pixel dapat dilakukan di SINI

Tuesday, October 4, 2016

Nilkin Nature TPU Case ASUS Zenfone 3 ZE520KL Casing Premium Harga Murah

Nilkin Nature
TPU Case
Smartphone modern perlu dilindungi. Hal ini menjadi dasar banyak bisnis yang menghasilkan casing untuk berbagai jenis smartphone. Apalagi smartphone modern memiliki konstruksi yang cenderung ringkih sehingga bila tidak dilindungi akan lebih cepat rusak.

Tentu hal tersebut berlaku juga bagi ASUS Zenfone 3 ZE520KL. Seri Zenfone terbaru dari ASUS ini memiliki material kaca di sekujur tubuhnya plus frame aluminium yang premium. Lapisan kaca ini sudah dilapisi Gorilla Glass 3 dengan kontur 2,5D di setiap sudutnya sehingga membuat smartphone ini smartphone berdesain premium yang perlu dimiliki setiap orang (Baca di sini untuk REVIEW ZENFONE 3).

Oleh karena material kaca yang juga terdapat di bagian belakang ASUS Zenfone 3, grip agak terasa kurang bagus. Grip yang kurang bagus ini tentu akan berakibat mudah jatuhnya Zenfone 3 tersebut. Namun jangan kecewa dulu. Untuk meningkatkan grip ini ada cara mudah dan murah, yaitu membeli casing. Nah hal inilah yang saya lakukan minggu lalu, membeli softcase dengan merek Nilkin yang ketipisannya hanya 0,6 milimeter, Jadi casing ini sangat tipis, tidak ikut memperbesar bentuk Zenfone 3 jika digunakan. Berbeda jika Anda membeli hard case yang otomatis akan menambah besaran bentuk smartphone.

Sebentar ke belakang. Saya membeli Nilkin Nature TPU Case ini di Lazada. Harganya cuma Rp75.000,00 dan gratis ongkos kirim serta bisa dibayar di tempat (COD, cash on delivery). Setelah pesan, Nilkin Nature TPU Case ini sampai tiga hari kemudian.

Secara packaging, Nilkin Nature TPU Case ini berada dalam boks transparan. Boksnya sangat kuat untuk melindungi casing karena berbahan plastik keras dan kokoh. Nilkin Nature TPU Case berada di dalam. Selain itu terdapat hologram yang menunjukkan keaslian barang. Hal ini cukup menyenangkan bagi saya.

Setelah dibuka, Nilkin Nature TPU Case-nya menampakkan diri. Berbahan plastik nontoxic dan transparan. Cukup tipis dan sangat ringan, tetapi tidak kaku. Casing ini kemudian dipasang di Zenfone 3 ZE520KL dan cocok.

Button yang ada di Zenfone 3 ZE520KL tertutup dengan pas. Button ON/OFF dan Volume di bagian kanan smartphone, tertutup dengan pas karena sudah disediakan bagiannya. Di bagian bawah, di port USB Type, Nilkin Nature TPU Case ini juga menyediakan penutup sehingga port tersebut tidak terbuka begitu saja. Untuk melakukan pemindahan data via komputer atau melakukan pengisian ulang baterai penutup ini perlu dibuka terlebih dahulu.

Bisa dikatakan, Nilkin Nature TPU Case untuk Zenfone 3 ZE520KL ini cukup pas dengan smartphone rujukannya. Sayangnya, tidak begitu erat. Artinya terdapat ruang tipis antara casing dengan smartphone. Jadi, Nilkin Nature TPU Case ini bisa lebih baik lagi karena masih kurang menempel ke smartphone sehingga terlalu mudah untuk dibuka pasang.

Namun untuk harga Rp75.000,00 Nilkin Nature TPU Case ini sudah sangat bagus dalam memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan daya cengkeram tangan terhadap smartphone. Saya mengujinya dengan membandingkan performa tanpa Nilkin Case dengan menggunakan Nilkin Case dalam bermain game Riptide GP2. Ketika mengunakan Nilkin case ini grip sangat baik, bermain game pun menjadi sangat asyik.

Demikian juga dengan melakukan kegiatan lain. Kini saya tidak perlu khawatir lagi karena grip Zenfone 3 ZE520KL meningkat secara drastis. Nah, bagi anda yang juga memiliki Zenfone 3 ZE520KL, Nilkin Nature TPU Case ini bisa dijadikan pilihan untuk melindungi smartphone kesayangan Anda. Keuntungan yang ditawarkannya adalah tipis, kuat dan harga murah serta mampu menaikkan grip sangat signifikan. Sementara kekurangannya adalah agak longgar sehingga kurang menempel ke smartphone.

Penjualan Perdana Galaxy Note8 Tandai Peresmian Galaxy International Experience Store Terbesar se-Asia Tenggara

Pengguntingan pita tanda dibukanya Galaxy International Experience Store Pada tanggal 29 September yang lalu, Samsung Electronics Ind...