Wednesday, July 20, 2016

Kini Siapapun Bisa Menjadi Verified User Twitter

Verified User Icon
Centang biru, tanda verified user di Twitter sangat menarik. Saya terkadang bermimpi ingin punya centang biru tersebut. Intinya saya ingin seperti pesohor lainnya, memiliki identitas asli di Twitter sehingga makin berhati-hati berinteraksi di sana. Namun tampaknya verified user tersebut hanya untuk para pesohor semacam selebritis, seperti artis, pemain film, penulis/wartawan terkenal, musisi dan politikus serta pejabat negara.

Dari beberapa pengamatan terhadap akun verified user di Twitter memang tidak mensyaratkan jumlah minimum follower. Ini artinya penekanannya pada orang atau bisnis yang mengaku memiliki akun tersebut. Nah tentunya hal ini cukup bagus bagi interaksi di Twitter karena bisa meminimalisasi penyalahgunaan yang selama ini menjadi bisul yang tak kunjung sembuh di Twitter.

Kita banyak melihat pengguna yang anonim atau setengah anonim menyebarkan kebencian, hate speech, berita hoax dan pertengkaran yang tidak berkesudahan. Di Indonesia lebih lagi dari itu, pernah karena "berkelahi" di Twitter menjadi benar-benar berkelahi di dunia nyata. Ini sesuatu yang sangat tidak lucu karena pada dasarnya media sosial seperti Twitter dibuat untuk sharing dan saling terhubung.

Tentu harus ada upaya agar interaksi di Twitter bisa berjalan dengan baik. Untunglah Twitter cukup memahami hal ini dengan merilis verified user untuk siapa saja. Ini artinya centang biru tersebut tidak lagi hanya diperuntukkan bagi sebagian pengguna yang selama ini memiliki level ketenaran tertentu seperti artis atau selebritis, tetapi juga pengguna biasa yang mau memverifikasi akun mereka.

Demikianlah pagi ini saya mencoba untuk memverifikasi akun Twitter (@InsideErick) saya. Untuk melakukannya harus melalui beberapa tahap seperti screen shot berikut ini.




Sebelum melakukan verifikasi akun, pengguna Twitter terlebih dahulu harus memperbaiki akun mereka dan melengkapi beberapa hal. Pertama nama akun harus sesuai dengan nama asli atau nama panggung. Untuk kelancaran sepertinya lebih baik menggunakan nama asli. 

Kedua adalah menambahkan tanggal lahir dan nomor ponsel. Nantinya nomor ponsel tersebut akan diverifikasi terlebih dahulu dengan memasukkan kode yang dikirimkan Twitter. Jika pengguna tidak memasukkan nomor ponsel akan terlihat seperti ini.




Setelah semua persiapan dilakukan, kini tinggal ke langkah selanjutnya, seperti berikut ini. 


Setelah klik NEXT, pengguna diharuskan mengisi form isian yang cukup banyak dan mengupload foto identitas pribadi. Saya berhenti pada langkah kedua ini karena beberapa syarat yang tidak bisa saya penuhi, yaitu confirmed email address yang biasanya tidak membolehkan email seperti  GMail, tetapi email pribadi seperti anu@anu.com. 

Hal kedua yang tidak bisa saya penuhi adalah syarat situs, minimal dua situs, mungkin satu situs pribadi yang dikelola sendiri dan yang kedua situs lain yang merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari untuk diverifikasi. Sayangnya saya cuma punya satu situs berupa blog pribadi dan tempat nge-blog yang lain memakai nama alias.

Namun demikian saya tetap berminat untuk memverifikasi akun di Twitter. Beberapa waktu ke depan saya akan mempersiapkan situs lain atas nama sendiri dan syarat lain yang diperlukan agar bisa diverifikasi dengan mudah oleh Twitter.

Saya rasa ini langkah sangat bagus yang ditempuh Twitter. Pengguna dengan centang biru semua tweet-nya publik (jadi tidak bisa dikunci) sehingga kehati-hatian dalam melakukan tweet sangat penting karena akan lebih mudah bagi Twitter untuk memantaunya. Dengan upload ID ke Twitter, saya rasa akan lebih mudah dalam pengawasan sehingga mereka yang centang biru akan selalu berhati-hati sehingga interaksi lebih nyaman.

Namun bagi sebagian besar pengguna Twitter yang memang dari "sananya" ingin melakukan sesuatu di Twitter, fitur verified user ini bukan sesuatu yang perlu diikuti. Saya rasa meskipun sudah dibuka lebar-lebar untuk publik, mungkin hanya sebagian kecil pengguna saja yang akan memverifikasi akun mereka karena berbagai alasan seperti syarat yang dirasa terlalu berat atau ketidakinginan untuk tampil sesuai dengan identitas diri.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi verified user yuk lakukan verifikasi!


Update: Meskipun dibuka untuk umum, bukan berarti proses verifikasi akun akan mudah. Dibukanya verifikasi akun untuk publik ini lebih kepada membuka peluang bagi pengguna Twitter yang bagus dan bermanfaat banyak bagi publik namun belum terjaring oleh Twitter. Sebagaimana diketahui, pengguna aktif Twitter per bulan lebih dari 300 juta, namun verified user hanya sekitar 187.000.

Ke Bengkulu Ngopi Sambil Menikmati Sunset dan Jejak di Fort Marlborough

Welcome to Bengkulu Ke Bengkulu untuk ngopi? Bengkulu cukup dekat dari Jakarta, hanya memakan waktu 50 menit jika menggunakan pesawa...