Friday, March 4, 2016

Review ASUS E202S Laptop Murah Berkualitas Untuk Siapa Saja

Setelah beberapa lama menggunakan laptop ASUS E202S, saya akan menuliskan pengalaman memakai laptop ini secara lebih detail. Sebelumnya di artikel Unboxing ASUS E202S saya mengatakan bahwa ASUS E202S ini cukup mumpuni untuk melakukan tugas-tugas komputasi ringan hingga sedang. Hal ini cukup saya rasakan selama penggunaan laptop tersebut hampir sebulan ini.

Desain

Bisa dikatakan secara desain, ASUS E202S ini tidaklah istimewa. Dari segi ketebalan laptop ini terlihat tebal. Namun demikian beratnya hanya 1,2 kilogram, sangat ringan untuk dibawa sehari-hari, misalnya ke sekolah, kampus atau untuk bekerja. Laptop dengan ukuran 193 x 297mm atau sekitar sama besar dengan kertas ukuran A4 sangat mudah dan ringan ketika dibawa-bawa dan tidak memakan banyak tempat di dalam tas.

Dari sisi desain ini juga bisa terlihat bahwa ASUS lebih menekankan kepada fungsi dan keterpakaian. Saya rasa untuk laptop seharga 3 jutaan, pengguna tentu tidak berharap memiliki laptop tipis dengan layar yang lebih lebar. Jadi dengan lebar layar 11,6 inchi sebenarnya ASUS E202S ini sudah lebih dari cukup.

Boks ASUS E202S
Bila dilihat lebih jauh, penekanan pada fungsi ini terlihat pada port USB type C yang diberikan oleh ASUS E202S. Saya rasa mungkin hanya ASUS E202S ini laptop seharga tiga jutaan yang memiliki port atau opsi transfer data dengan USB type C tersebut. Selain USB type C ini ASUS juga menyertakan slot card reader sehingga memindahkan data menjadi lebih simple.

Spesifikasi 

Dari sisi spesifikasi ASUS E202S juga tidak mencolok. Spesifikasi sebagian dari ASUS E202S ini adalah sebagai berikut:

Layar 11,6 inci (1.366 x 768 piksel). Intel Celeron Dual-Core N3050. Intel HD Graphics.  RAM 2 GB HDD 500 GB. Konektivitas WiFi & Bluetooth Port USB 3.0, USB 2.0, USB-C Gen 1, micro HDMI, port jack audio. Mendukung Windows 10.

Port USB dan headset

Port USB type C, HDMI dan card reader
HDD yang cukup besar yaitu 500GB merupakan hal yang cukup bagus untuk sebuah laptop seharga tiga jutaan. Dengan HDD besar ini pengguna dapat menyimpan dokumen lebih banyak, seperti file film, musik dan file pekerjaan.

RAM yang sebesar 2GB sudah lebih dari cukup untuk tugas komputas ringan hingga sedang. Selain itu, untuk berselancar di internet RAM 2GB ini sudah lebih dari cukup untuk pengalaman berinternet yang bagus.

Hal yang lebih menguntungkan adalah ASUS cukup serius memberikan fitur yang cukup membantu untuk mengakses internet, misalnya fitur Wi-Fi yang sudah menggunakan generasi terkini, yaitu 802.11ac yang mampu mentranfer data 433 mbps. Hal ini sangat terasa ketika menonton video atau browsing di mana halaman (tentunya jika koneksi bagus) terbuka lebih cepat dan video dapat ditonton dengan lebih bagus.

Layar yang beresolusi 1.366x768 piksel  memang bukan yang terbaik. Namun berkat ASUS Splendid Technology kualitasnya dapat ditingkatkan. Dengan teknologi ini akurasi warna secara otomatis disesuaikan dengan display setting optimal untuk semua gambar yang ada. Hasil yang lebih kaya, warna yang lebih dalam, dan tampilan yang luar biasa baik pada saat menikmati video dan film, ataupun pada saat  melihat-lihat album foto.

Kinerja

Sebagian besar penggunaan ASUS E202S bagi saya adalah untuk membuat dokumen di MS Office, browsing internet, menonton film dan mendengarkan musik. Untuk membuat dokumen di MS Office tentu saja ASUS E202S sangat dapat diandalkan. Saya dapat membuat banyak dokumen pekerjaan kantor dengan baik. Tidak terdapat lag ketika membuka beberapa dokumen sekaligus membuka halaman browsing internet. Ketika melakukan pencarian gambar dan mendownload gambar sambil bekerja di MS Office juga tidak ada kendala. Saya rasa kinerja ASUS E202S ini memang sudah dioptimalkan oleh ASUS sehingga dapat melayani pengguna dengan baik pada tugas-tugas komputasi ringan hingga sedang.

Untuk bermain game ASUS E202S ini juga dapat diandalkan, seperti bermain Candy Crush. Tentu saja dengan RAM hanya 2GB game berat yang membutuhkan resources besar agak sulit untuk dimainkan dengan lancar.

Dari sisi keyboard saya merasakan pengalaman yang cukup nyaman dalam menggunakannya. Huruf-huruf di keyboard tidak terasa keras, cukup empuk. Selain itu touch pad-nya juga bekerja dengan baik. Saya dapat melakukan zoom in/out, drag, dan scrolling halaman dengan baik. Touch pad ini juga lebih besar ukurannya.

Untuk hiburan, saya mendengarkan musik dan menonton film di ASUS E202S ini. Suara yang dihasilkan dari speakernya jernih, meskipun menurut saya volumenya agak kurang. Mungkin karena terbiasa menggunakan headset, jadi ketika mendengarkan musik melalui speaker jadi terasa kurang nendang volumenya.

Baterai ASUS E202S ini juga awet. Saya menggunakan untuk browsing dari kondisi 99% setelah lebih dari 2 jam tidak berkurang banyak, sekitar 20%-25%. Menurut ASUS baterainya awet untuk tugas tunggal browsing selama 8 jam tanpa putus. Namun tentu saya tidak terus-terusan selama 8 jam untuk online. 

Kesimpulan

Dengan harga sekitar 3 jutaan (DOS) saya rasa ASUS E202S ini bisa dijadikan bagi semua pengguna, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga karyawan yang memiliki tugas komputasi ringan hingga sedang. Saya rasa ASUS E202S ini cocok bagi semua pengguna yang ingin laptop mungil dengan berbagai variasi pilihan warna yang menarik. Kelebihannya terutama ada pada kemudahan dalam membawanya (tidak berat, tidak memakan banyak tempat), ketersediaan berbagai port USB, termasuk USB type C, kinerja yang bagus, dan baterai yang awet.

Demikian review ASUS E202S, semoga bisa membantu keputusan pembelian Anda.

Selular Award 2017 : ZenFone 3 Deluxe Smartphone Terbaik

Aliudin Sute d ja (National Sales Manager ASUS) menerima penghargaan Selular Award 2017 ASUS berhasil menempatkan dua smartphone mereka...