Thursday, November 12, 2015

Pakai nPerf untuk Uji Kecepatan Koneksi Internet

Sejak kapan Anda menggunakan Speed Test dari Ookla  untuk mengetahui kecepatan koneksi internet? Seingat saya, sejak mulai ingin mengetahui kecepatan internet di komputer beberapa tahun yang lalu, saya sudah menggunakan Speed Test. Alat tes kecepatan ini sangat sederhana, hanya memberitahukan lamanya Ping ke server dan kecepatan Download serta Upload, selesai.

Dengan kesederhanaan ini bukan berarti Speed Test alat yang jelek. Saya percaya sebagian besar pengguna memakai Speed Test untuk menguji kecepatan koneksi internet mereka. Di Google Play Speed Test memperoleh rating yang sangat bagus, yaitu 4,4 yang berarti sangat banyak pengguna yang menyukai aplikasi ini. Namun demikian, Speed Test bukan tanpa kekurangan, misalnya hanya memberikan kecepatan download dan upload dan tidak menilik lebih jauh bagaimana koneksi bila dihadapkan ke kegiatan pengguna, misalnya browsing dan streaming.

Demikianlah aplikasi yang muncul belakangan mencoba untuk lebih detail dan memberikan suatu skor tertentu terhadap koneksi hasil tes dan membandingkannya dengan operator lain. Hal semacam itulah yang dilakukan oleh nPerf sebuah aplikasi penguji kecepatan koneksi internet yang lebih lengkap dibandingkan dengan Speed Test.

Menurut nPerf sebagaimana mereka nyatakan di situsnya, tes kecepatan nPerf bergantung kepada algoritma eksklusif yang memungkinkan penggunaa  mengukur secara akurat download bitrate,  upload bitrate dan latency dari koneksi. nPerf menggunakan jaringan server di seluruh dunia terdedikasi yang dioptimalkan untuk  dapat mengukur bitrate akurat. nPerf kompatibel dengan semua broadband dan koneksi mobile, ADSL, VDSL, kabel, serat optik FTTH / FTTB, satelit, wifi, wimax, seluler 2G / 3G / 4G (LTE).

Hasil uji dengan menggunakan nPerf hampir tidak berbeda dengan yang diberikan oleh Speed Test. Dalam pengujian ini saya menggunakan MiFi Andromax M2s yang selama ini jadi andalan saya untuk koneksi di 4G LTE Advanced Smartfren. Namun sebagaimana dijelaskan sebelumnya, hasil yang ditunjukkan oleh nPerf ini sangat detail karena mereka juga menguji bagaimana koneksi internet yang diuji dihadapkan ke berbagai kegiatan, misalnya browsing dan menonton video di YouTube.

Untuk Browsing, dalam pengujian, nPerf menguji koneksi dengan mampir ke Google, Facebook, Yahoo dan Kaskus. Empat situs tersebut bisa disebut situs dengan sangat banyak pengunjung setiap harinya. Untuk pengujian video, nPerf menguji koneksi dengan menonton video kualtas 240p, 360p dan 720p.

Hasilnya cukup mencengangkan karena selama ini saya mengira bahwa kecepatan download di atas 10 Mbps sudah termasuk sangat baik, sementara dengan yang dihasilkan nPerf masih harus dibandingkan dengan berbagai layanan sehingga mereka memberikan hasilnya dengan persentase tertentu. 

Coba perhatikan screen shot berikut ini:





Dalam uji dengan mengguna Speed Test sebelumnya di sekitar lokasi yang sama, kecepatan download dan upload yang dihasilkan tidak berbeda dengan yang dihasilkan oleh nPerf. Namun terdapat nilai plus yang ditawarkan oleh nPerf yaitu pengguna mengetahui bagaimana koneksi tersebut jika dihadapkan dengan berbagai kegiatan yang berbeda. 

Bila kita lihat screen shot di atas pengujian pertama menghasilkan kecepatan download 20,75 Mbps dan upload 2,69 Mbps di wilayah Ciawi. Di pengujian kedua dengan perbedaan sedikit dari lokasi semula, yaitu di Wangun diperoleh kecepatan 18,78 Mbps dan upload 2,93 Mbps. Skor yang diberikan nPerf untuk kedua pengujian tersebut adalah 12138 dan 10644.

Bila dihadapkan ke berbagai kegiatan, uji kecepatan kedua yang kecepatan downloadnya lebih rendah dibandingkan dengan uji kecepatan pertama, mengalahkan uji kecepatan pertama dalam hal streaming video/menonton video di YouTube. Ini artinya meskipun kecepatan download tinggi, belum tentu stabil, sebaliknya juga demikian, meskipun sedikit lebih lambat dari uji kecepatan pertama, ternyata uji kecepatan kedua lebih baik untuk menonton video YouTube.

Ini memberikan insight kepada pengguna bahwa angka kecepatan download/upload yang tinggi belum tentu bagus. Hal yang lebih diutamakan adalah stabilitas kecepatan tersebut. Kecepatan tinggi dan stabilitasnya tinggi, hal ini lah yang terbaik.

Selain menunjukkan stabilitas, kelebihan  nPerf lainnya adalah pengguna mengetahui ada di mana operator yang mereka pakai bila diperbandingkan dengan operator lainnya. Bila kita lihat hasil tes kecepatan di atas, 4G LTE Smartfren yang dipancarkan melalui MiFi Andromax M2s ini ada di posisi empat di negara Indonesia di bawah My Republic ID, Bolt, dan First Media. Untuk kecepatan lokal di wilayah Jakarta juga menduduki posisi 4. Namun perlu diketahui bahwa sebaran layanan 4G LTE Advance Smartfren lebih luas. Untuk diketahui MyRepublic ID mungkin hanya ada beberaa wilayah di Jakarta/Bogor, demikian juga dengan Bolt. Sementara 4G LTE Advanced Smartfreen sudah sampai hingga ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan sangat merata di wilayah Bogor.

Dari pengujian menggunakan nPerf ini pengguna bisa memilih untuk menggunakan operator yang mana untuk layanan 4G LTE. Sejauh pengalaman menggunakan Smartfren 4G LTE Advanced, saya hampir tidak pernah mengalami kehilangan sinyal 4G LTE di sekitar wilayah Bogor dan Ciawi. Meskipun mungkin kalah secara kecepatan, kestabilan dan coverage yang lebih luas merupakan kelebihan Smartfren yang patut diperhitungkan pengguna.

Penjualan Perdana Galaxy Note8 Tandai Peresmian Galaxy International Experience Store Terbesar se-Asia Tenggara

Pengguntingan pita tanda dibukanya Galaxy International Experience Store Pada tanggal 29 September yang lalu, Samsung Electronics Ind...