Friday, November 20, 2015

ASUS Rilis 4 Zenfone Baru di Zen Festival 2015

Empat varian baru dari Zenfone 2 yang dirilis adalah Zenfone 2 Laser, Zenfone 2 Max, Zenfone 2 Selfie, dan Zenfone 2 Deluxe.

Launching Zenfone 2 Laser, Zenfone 2 Max, Zenfone 2 Selfie
dan Zenfone 2 Deluxe
Jika ingin melihat perkembangan sebuah vendor, lihatlah cara mereka merilis produk terbaru mereka. Mungkin kalimat itu yang ingin dibuktikan ASUS dengan mengadakan ajang ASUS Zen Festival 2015 di Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta, kemarin (19/11).

Dalam hanya setahun ASUS menunjukkan perkembangan yang menakjubkan. Mereka dua kali mengadakan Zen Festival yang diikuti oleh sedemikian banyak tamu undangan. Perlu diketahui, ASUS mulai dari nol dan tidak memiliki pangsa pasar di smartphone Android pada tahun 2013 lalu menggebrak dengan produk smartphone seri Zenfone mereka dengan Zenfone 4, 5, dan 6. Kemudian mereka merilis Zenfone 2 yang merupakan smartphone dengan RAM 4GB pertama di dunia. Sambutan terhadap[ Zenfone 2 ini bisa dikatakan sangat meriah dan bisa dikatakan ASUS sukses mengedukasi pasar dengan produk smartphone yang memiliki fitur yang sangat bagus dan harga yang terjangkau.

Tidak berhenti di sana, setelah Zenfone 2 dirilis, ASUS merilis beberapa produk yang memiliki benchmark ke Zenfone 2, baik secara desain maupun secara fitur. Smartphone tersebutlah yang dirilis ASUS kemarin di Pacific Palace dalam ajang Zen Festival dengan langsung diumumkan oleh CEO ASUS, Jerry Shen. Smartphone yang dirilis secara resmi kemarin adalah Zenfone 2 Laser, Zenfone 2 Max, Zenfone 2 Selfie dan Zenfone 2 Deluxe.

Tidak kurang dari sekitar 800 orang (perkiraan) hadir untuk mengikuti pengumuman produk terbaru ASUS tersebut. Dealer dan distributor ASUS seluruh Indonesia, ditambah Media dan Blogger serta ZenFans tumpah-ruah di Pacific Palace. Saya kira, dalam setahun terakhir, acara Zen Festival ini merupakan satu-satunya acara vendor yang sangat ramai diikuti oleh publik.

Tidak lupa ASUS menampilkan salah satu Diva Indonesia, Rossa dalam acara Gala Dinner. Kehadiran Rossa sepertinya sebuah kejutan dari ASUS untuk penggemar mereka di Pacific Palace malam itu. Rossa menghibur undangan dengan beberapa lagu dan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama sekaligus terlihat akrab dengan para undangan.
Penampilan Rossa

Dengan ASUS Zen Festival, ASUS menunjukkan keberhasilan mereka meraih pangsa pasar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lain seperti Philipina, Malaysia dan Singapore dalam berbagai macam perangkat, misalnya PC dan smartphone. Zen Festival juga merupakan tempat yang bagus untuk ASUS untuk memperkenalkan teknologi terbaru mereka seperti ASUS Robot.

Antusiasme peserta Zen Festival saya lihat begitu tinggi. CEO ASUS, Jerry Shen mengatakan bahwa kini ASUS menjadi penguasa pasar nomor dua di pasar smartphone Indonesia. Lebih dari 5 juta Zenfone telah terjual di Indonesia dari tahun 2014. Di kawasan Asia Tenggara, Zenfone yang telah terjual sebanyak 13 juta unit lebih dan di Brazil sebanyak 1 juta unit lebih dikapalkan saat launching pertama kali.

Fakta-fakta tersebut merupakan sebagian kecil dari keberhasilan ASUS di pasar smartphone, baik Indonesia maupun global. Tentu saja ASUS tidak berpuas diri dengan pencapaian tersebut. Seperti yang dikemukakan oleh Jerry Shen, ASUS akan terus menghasilkan smartphone baru demi mencapai ambisi sebagai penguasa nomor satu pasar smartphone Indonesia di tahun 2017.

Langkah tersebut telah dimulai di saat ajang Zen Festival dengan merilis  empat varian utama baru dari seri sukses Zenfone 2 yang masing-masing varian memiliki fitur unggulan yang akan disukai oleh pengguna.

Zenfone 2 Laser
Contohlah Zenfone 2 Laser yang mengandalkan fokus laser 0,03 detik sehingga pengguna akan sangat mudah menemukan fokus dari suatu objek dan mengambil foto yang baik. Zenfone 2 Laser ini mengandalkan kamera belakang dengan kekuatan 13 megapiksel laser focus. Mereka yang ingin menghasilkan foto terbaik dapat mengandalkan Zenfone 2 Laser ini.

Zenfone 2 Laser terdiri dari tiga varian jika kita lihat dari ukuran layar, yaitu 5, 5,5 dan 6 inchi. Semua varian sudah memiliki koneksi 4G LTE yang telah sangat populer di Indonesia meskipun baru diperkenalkan pada kuartal ketiga tahun 2015 ini.

Kemudian Zenfone 2 Max yang mengandalkan kekuatan daya tahan baterai yang sebesar 5000 mAh. Tidak bisa dipungkiri bahwa sangat banyak pengguna yang menginginkan smartphone dengan baterai super, tetapi masih enak untuk digenggam dan memiliki fitur lain yang tidak kalah dengan produk lain. ASUS cukup mengerti dengan potensi pasar tersebut dan merilis Zenfone 2 Max dengan baterai 5000 mAh yang bisa digunakan untuk mengisi baterai smartphone lain. 

Beralih ke pecinta selfie. Untuk segmen ini ASUS merilis Zenfone 2 Selfie yang memiliki kamera sebesar 13 megapiksel baik di belakang maupun di depan dengan kemampuan yang setara. Ini artinya apapun fitur kamera yang ada kamera belakang, juga ada di kamera depan sehingga pengguna dapat memaksimalkan kamera depan tersebut untuk mengambil foto yang bagus, terutama foto selfie yang sangat populer di pengguna smartphone Indonesia.
Zenfone 2 Max


Terakhir adalah Zenfone 2 Delux yang merupakan  peningkatan dari seri Zenfone 2 pada sisi internal storage yang mencapai 128GB plus tambahan slot sd card up to 128GB sehingga pengguna tidak perlu khawatir karena kombinasi internal storage plus eksternal storage akan mencapai 256GB. Sebuah storage yang sangat besar untuk menyimpan segala jenis dokumen, mulai dari foto, musik dan film berkualiatas HD.

Di ajang Zen Festival ini, ASUS sekaligus membuktikan bahwa mereka telah berhasil melakukan penetrasi ke pasar Indonesia yang sebelumnya dikuasai oleh vendor-vendor mapan dan vendor baru dari China. Kombinasi fitur smartphone yang tinggi dengan harga yang terjangkau menjadi formula sukses ASUS di pasar Indonesia. Hal yang lebih mengejutkan adalah bahwa ASUS tidak butuh waktu yang terlalu lama untuk menjadi penguasa pasar smartphone nomor dua di Indonesia. 

Namun demikian tantangan ke depan saya kira makin keras. Vendor-vendor China dengan strategi harga terlalu miring dan fitur yang tidak kalah bagus merupakan salah satu tantangan besar yang harus dihadapi ASUS. CEO, ASUS Jerry Shen mengatakan bahwa mereka tidak takut untuk head to head dengan vendor China tersebut karena ASUS memiliki kelebihan di hardware yang lebih baik serta kualitas produk dan layanan purna jual yang lebih baik dan merata.

Namun demikian, tentu ASUS harus membuktikan bahwa mereka memiliki strategi, produk dan layanan yang lebih bagus lagi agar pengguna memberikan kesetiaan mereka kepada produk smartphone ASUS. Saya percaya, perbaikan demi perbaikan menuju yang terbaik harus dilakukan ASUS agar mereka bisa mencapai tujuan menjadi penguasa pasar smartphone Indonesia di tahun 2017 nanti.

Sukses untuk ASUS!

ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800 Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah noteboo...