Thursday, April 9, 2015

Should You Buy Samsung Galaxy S6?

Samsung Galaxy S6
Tidak lama lagi Galaxy S6 akan hadir di pasar Indonesia. Beberapa hari yang lalu, ada acara rilis resminya di Singapura yang cukup banyak diikuti oleh media dari Indonesia. Jujur saya bahkan belum memegang sama sekali Galaxy S6 ini. Kebanyakan informasi yang saya terima adalah dari hasil review situs gadget yang cukup dihormati seperti The Verge, Gizmodo, Engadget, AnandTech, CNet dan banyak lainnya.

Sekilas bila kita bandingkan dengan generasi terdahulu dari Galaxy S, misalnya Galaxy S5, Galaxy S6 ini memiliki filosofi yang jauh berbeda. Rancang bangun, material dan pendekatan yang digunakan Samsung juga jauh berbeda. Hal ini memberikan perbedaan yang sangat kontras dibandingkan dengan Galaxy S5 atau generasi Galaxy S lainnya.

Tampak sekali, Samsung berupaya memutar arah dari segi desain, material dan pendekatan. Samsung tidak lagi menggunakan fake leather atau plastik di bagian back cover. Kini TouchWiz juga lebih mudah dikendalikan serta kemampuan kamera yang semakin baik. Di sisi lain Samsung menghilangkan fitur anti air dan micro SD card slot.

Tentu saja dengan material yang jauh berbeda dan desain serta kemampuan hardware yang lebih mumpuni, kenaikan harga tidak bisa dihindari. Ini menjadi masalah tersendiri bagi banyak pengguna Galaxy S5 terdahulu yang ingin melakukan upgrade ke Galaxy S6. Saya percaya, versi 32GB dari Galaxy S6 ini akan mendekati angka 10 juta rupiah jika nanti dipasarkan di Indonesia.

Pertanyaannya, tentu saja, apakah Galaxy S6 layak untuk dibeli?

Bagi saya sendiri, harga selalu menjadi pertimbangan yang penting dalam pembelian smartphone. Sejauh saya melakukan pembelian smartphone, saya beranggapan harga 5 jutaan rupiah merupakan harga maksimal yang bisa saya bayarkan untuk sebuah smartphone. Hal ini karena smartphone bagi saya masih sebagai alat untuk melakukan hal-hal ringan dan agar tetap online.  

Bila kita kembali membaca review dari berbagai situs, tampaknya review positif terhadap Galaxy S6 ini sangat banyak. Saya hampir tidak menemukan kelemahan fatal yang bisa memengaruhi orang untuk tidak membeli Galaxy S6. Ini menandakan bahwa Samsung cukup sukses melahirkan Galaxy S6.

Hal yang saya khawatirkan dulu, yaitu kemampuan baterai ternyata memberikan hasil di atas iPhone 6. Ini artinya meskipun kekuatan baterai berkurang dari Galaxy S5, tetapi tetap masih lebih baik dibandingkan iPhone 6. Namun demikian, perlu juga diperhatikan bahwa kekuatan sinyal yang merata di mana Galaxy S6 diuji coba turut memengaruhi daya tahan baterai sehingga belum tentu juga akan sama hasilnya bila diuji di Indonesia yang sangat banyak blank spot-nya.

Dengan review yang positif tersebut Galaxy S6 ini sangat pantas untuk dimiliki, namun barangkali bukan untuk setiap orang. Bila Anda seorang yang membutuhkan smartphone terbaru yang desainnya keren dan Anda tidak ada batasan anggaran, Galaxy S6 ini adalah pilihan pertama yang harus dimiliki. Bila Anda pengguna Galaxy S5 sebelumnya, mau tidak mau Anda harus melakukan upgrade ke Galaxy S6 karena sudah jauh berbeda dari Galaxy S5. Para profesional yang menginginkan penampilan kerennya ditemani oleh smartphone bagus, Galaxy S6 ini juga bisa menjadi pilihan utama untuk dibeli karena desain dan materialnya yang bagus.

Bagi Anda yang price sensitive, Galaxy S6 ini bukan pilihan bijak, demikian juga dengan smartphone kelas atas lainnya semisal HTC One M9 dan iPhone 6 atau iPhone 6+. Saran saya jika price sensitive seperti saya, akan cukup bahagia dengan smartphone bagus di harga 5 jutaan. Di kisaran harga ini sangat banyak pilihan smartphone bagus dari segi fungsi, kinerja dan kamera yang dapat dibeli. 

Selular Award 2017 : ZenFone 3 Deluxe Smartphone Terbaik

Aliudin Sute d ja (National Sales Manager ASUS) menerima penghargaan Selular Award 2017 ASUS berhasil menempatkan dua smartphone mereka...