Tuesday, March 24, 2015

Review: Andromax C2s, Smartphone Wefie Smartfren

Andromax C2s
Apa yang bisa Anda harapkan dari sebuah smartphone low end untuk kelas pemula? Mungkin salah satunya kemampuan merekam gambar sendiri secara bersama-sama yang lebih baik. Untuk hal ini mungkin Androma C2s cocok bagi Anda.

Beberapa waktu terakhir saya menggunakan Andromax C2s untuk menguji kecanggihan smartphone low end dari Smartfren ini. Hasilnya dijelaskan dalam review berikut ini.

What's In The Box

1. Smartphone Andromax C2s
1. Buku Panduan
1. Kartu Garansi
1. Headphone
1. Charger + Kabel Data
1. Baterai
1. SIM Smartfren yang sudah terpasang
1. Paket Bonus Data 600 MB selama satu minggu

Spesifikasi dan Software

Sebagai srmartphone untuk mereka yang pertama kali mencoba smartphone, Andromax C2s ini memberikan spesifikasi biasa saja. Secara keseluruhan terlihat dari gambar berikut ini.

Dilihat dari spesifikasi di atas, Andromax Cs2 ini memang ditujukan untuk kelas bawah. Pasar yang hendak dituju Smartfren adalah mereka yang pemula atau baru berpindah dari feature phone ke smartphone. Dari segi ROM dan RAM saya sedikit menyorotinya karena ROM 4GB saat ini sudah sangat tidak mencukupi mengingat akan diisi sistem sehingga ROM yang tersisa kurang dari 2GB. Segi RAM juga kurang karena saat ini ada smartphone GSM yang juga ditujukan ke pasar bawah sudah membawa ROM 1GB. Jadi menurut saya Smartfren perlu memberikan spesifikasi yang lebih baik, terutama di sisi RAM karena ROM bisa ditambah dengan Micro SD Card.



Namun demikian, Smartfren cukup bijak dengan menambahkan spesifikasi kamera depan belakang yang sama besarnya, yaitu 5 megapiksel. Kamera depan berosolusi 5 megapiksel ini lompatan dari seri C sebelumnya yang memiliki megapiksel lebih rendah. Ini artinya Smartfren cukup menangkap trend saat ini, yaitu Selfie atau Welfie.

Versi Android yang digunakan pada seri C2s ini adalah KitKat 4.4.2. Ini sepertinya sudah menjadi trend banyak vendor karena dipandang lebih stabil dan tidak terlalu berjarak dari software terkini, yaitu Lollipop. Dari segi versi Android C2s ini setara dengan banyak smartphone lainnya. Prosesor C2s adalah Snapdragon Dual Core 1.2GHz  Cortex dengan GPU Adreno 302. Spek ini sudah lebih dari cukup untuk smartphone kelas bawah.

Spesifikasi Andromax C2s
Kesimpulan dari spesifikasi C2s adalah RAM yang hanya 512GB terasa cukup kecil karena saat ini ada smartphone kelas bawah yang memberikan RAM 1GB dengan harga kurang lebih sama atau bahkan mungkin lebih murah.

Desain dan Hardware

Andromax C2s berbentuk bar yang cukup tebal. Layar  WVGA (480x800 pixel) seluas 4 inchi. Bagian belakang smartphone seperti biasa berupa plastik yang dapat dibuka dengan mudah. Bagian atas dan bawah diberikan nuansa aluminium yang cukup menarik untuk dipandang mata. Tombol ON/OFF berada di bagian atas smartphone, sedangkan port untuk mengisi baterai dan volume (plus/minus) berada di sisi kanan. Tidak ada pemisahan antara tombol volume (+) dan volume (-).

Secara desain tidak ada hal yang spesial dari C2S hal ini karena smartphone ini ditujukan untuk kelas pemula dan lebih diutamakan adalah kemudahan dalam menggunakan. Hal ini cukup bagus karena Andromax C2s ini mudah digunakan, tidak membawa UI tertentu dan pengguna dapat dengan mudah beradaptasi.

Bagian depan Andromax C2s juga ditempatkan kamera depan berosolusi 5 megapiksel. Selain itu terdapat juga speaker. Bagian belakang terdapat kamera di bagian tengah badan ponsel yang juga berkekuatan 5 megapiksel.

Kesimpulan dari desain dan hardware ini adalah biasa. Artinya untuk kelas pemula hadrware dan desain bukan sesuatu yang dipertimbangkan. Kelas ini sensitif dengan harga jadi desain dan hardware yang bagus bukan sesuatu yang bisa diberikan oleh vendor. 

Foto dari Andromax C2s dapat dilihat sebagai berikut.

Port untuk mengisi baterai dan tombol volume

Port Headset dan tombol ON/OFF

Sisi kiri tidak terdapat satupun tombol

Tampilan layar Andromax C2s

Bagian belakang Andromax C2s

Bagian bawah Andromax C2s
Kinerja

Berbicara kinerja hal yang terpenting untuk smarthone kelas low end adalah kemampuan untuk bisa terhubung dengan berbagai aplikasi media sosial dan kelancaran melakukan browsing. Dengan prosesor dual core 1,2 Ghz hal tersebut sebenarnya sudah sangat memadai. Saya menggunakan Andromax C2s untuk Twitter, Google Plus, aplikasi Google Maps, Waze dan melakukan browsing, panggilan serta SMS. Untuk tugas-tugas tersebut, Andromax C2s ini sudah memadai.

Selain itu saya menggunakannya juga untuk bermain Candy Crush. Game ini dapat berjalan dengan baik meskipun kualitas layar hanya WVGA. Saya tidak menemukan lag ketika menggunakan berbagai aplikasi favorit saya seperti membaca dan membagi berita dari aplikasi Google News Stand. Juga ketika membagi artikel dari Google Plus ke Twitter. Tugas-tugas sederhana ini dapat berlangsung dengan baik.

Saya merasakan bahwa GPS-nya cukup cepat menentukan lokasi dan akurat. Sejauh melakukan pengujian Andromax C2s ini memiliki kinerja yang baik. Namun tentu saja ada batasan seperti layar yang hanya berkualitas WVGA seluas 4 inchi. Pengalamannya akan berbeda dengan layar berkualitas lebih tinggi dan lebih lebar. Namun untuk pemula, apa yang diberikan Andromax C2s ini sudah cukup.


Fitur GPS
Kinerja Kamera

Hal yang menarik dari Andromax C2s ini adalah kamera depan dan belakang yang sama besarnya. Saya merekam beberapa foto menggunakan kamera belakang dan depan C2s ini. Hasilnya lumayan bagus. Hasil foto terlihat jelas dan bisa dibagi ke media sosial. Tentu saja hasil foto tersebut tidak dapat diperbandingkan dengan smartphone yang kelasnya lebih baik. Bagi saya sendiri foto yang dihasilkan oleh C2s ini bisa terlihat, jelasg dan bisa dilihat publik. Ini artinya hasil fotonya sudah mencukupi. 

Di Andromax C2s ini ada fitur yang cukup menarik, yaitu Picture In Picture atau PIP. Fitur ini bekerja ketika Anda menonton sebuah video. Video tersebut dapat ditempakan di mana saja sambil bekerja di aplikasi lain. Misalnya sedang melakukan tweet, tempelkan video yang ditonton di halaman Twitter. 

Bagi saya ini sesuatu yang menarik. Namun ini kembali lagi apakah pengguna suka atau tidak karena akan merepotkan juga menempelkan video di tempat lain sambil bekerja di tempat lain tersebut.

Selain itu kamera depannya yang sebesar 5 megapiksel menjanjikan hasil selfie atau welfie yang lebih baik. Hasilnya memang cerah dan bagus untuk smartphone kelas low end.

Contoh foto dari Andromax C2s
Dalam ruang, HDR

Dalam ruang, Auto

Dalam ruang, auto

Auto, jarak dekat

Auto flash, auto

Welfie
Fitur Picture in Picture
Kinerja Baterai

Baterai yang diberikan Smartfren di Andromax C2s ini sebesar 1500 mAh. Kekuatan baterai ini sudah cukup untuk smartphone dengan layar WVGA 4 inchi. Jika menggunakan secara cukup aktif dan berbagai aplikasi media sosial, baterai bisa bertahan 5 jam hingga indikator baterai menunjukkan angka di bawah 20%. Saya rasa kinerja baterai ini biasa saja. 


Kesimpulan

Andromax C2s ini menunjukkan kinerja biasa untuk smartphone low end. Namun demikian, sisi kamera merupakan kelebihan yang tidak dimiliki oleh ponsel low end lainnya. Jika Anda pemula yang ingin  melakukan foto selfie dan welfie, Andromax C2s ini adalah pilihan bagus.

Kelebihan Andromax C2s
  • Kamera depan dan belakang yang beresolusi sama bagus untuk selfie dan welfie
  • Paket data 600MB selama seminggu
Kekurangan Andromax C2s
  • RAM hanya 512MB
  • Harga sama atau lebih mahal dibandingkan dengan smartphone GSM low end lainnya

Ke Bengkulu Ngopi Sambil Menikmati Sunset dan Jejak di Fort Marlborough

Welcome to Bengkulu Ke Bengkulu untuk ngopi? Bengkulu cukup dekat dari Jakarta, hanya memakan waktu 50 menit jika menggunakan pesawa...