Saturday, February 28, 2015

Ericsson dan Smartflash Gugat Apple Inc. karena Melanggar Paten

Apple Inc.
Dua minggu terakhir di bulan Februari 2015 mungkin minggu yang tidak terlalu sibuk bagi Apple Inc. Persiapan rilis Apple Watch mungkin tidak sebanyak persiapan peluncuran iPhone yang selalu menjadi produk andalan bagi Apple. Apple Watch diperkirakan akan dirilis pada 9 Maret 2015 nanti, sesuai dengan undangan yang disebar Apple beberapa hari yang lalu.

Terlepas dari hal tersebut, Apple sebenarnya tidak bisa berleha-leha mengingat beberapa kasus paten yang siap menghadang. Sekitar tiga hari yang lalu, pengadilan Texas mengabulkan gugatan sebuah perusahaan bernama Smartflash (sebagian mendefinisikan perusahaan ini sebagai Patent Troll). Apple Inc. diharuskan membayar sebesar 533 juta dollar karena melanggar paten Smartflash.

Menurut Smartflash ada tiga paten yang dilanggar Apple terkait dengan data storage and managing access through payment systems. Smartflash mengklaim bahwa iTunes (Apple Inc.) memakai penemuan mereka dalam aplikasi seperti Game Circus LLC’s Coin Dozer dan 4 Pics 1 Movie. Awalnya Smartflash menuntut Apple Inc. untuk membayar ganti rugi sebesar 852 juta dollar, sedangkan Apple Inc. memperkirakan tidak lebih dari 4,5 juta dollar. Hakim di pengadilan Texas menetapkan Apple Inc. harus membayar 533 juta dollar tepatnya di 532,9 juta dollar dan Apple Inc. langsung menyatakan banding.

Belum lepas dari kekalahan tersebut di atas, lagi-lagi Apple Inc. harus berhadapan kembali dengan Smartflash. Perbedaan kali ini adalah bahwa tuntutan terbaru tersebut melibatkan penggunaan teknologi Smartflash dalam perangkat yang lebih baru yang diluncurkan setelah kasus awal yang dimenangkan Smartflash disidangkan oleh pengadilan.

Gugatan paten baru tersebut juga diajukan pada  pengadilan yang sama dimana Apple diperintahkan untuk membayar hampir 533 juta dollar karena melanggar paten Smartflash. Smartflash mengklaim bahwa kasus sebelumnya tidak mencakup penggunaan teknologi dalam perangkat Apple terbaru, seperti iPhone 6 dan 6 Plus, serta iPad Air 2.

Tampaknya kasus tersebut akan kembali disidangkan meskipun belum diketahui kapan akan dimulai. Namun, belum selesai masalah tersebut, Apple Inc. kembali digugat atas penyalahgunaan paten. Kali ini yang menggugat bukanlah perusahaan main-main seperti Smartflash, tetapi Ericsson.

Ericsson mengajukan tujuh tuntutan hukum di pengadilan Texas terhadap Apple karena melanggar 41 paten Ericsson. Perusahaan jaringan nirkabel itu juga menginginkan International Trade Commission  ITC) Amerika Serikat untuk memblokir penjualan produk Apple di AS.

Beberapa paten tersebut berhubungan dengan standar 2G, 3G dan 4G LTE, paten lainnya sangat penting untuk fitur khusus di perangkat iOS Apple. Selain tuntutan hukum, Ericsson juga mengajukan dua keluhan kepada ITC agar melakukan penghentian penjualan produk Apple Inc. karena pelanggaran paten.

Untuk diketahui, Apple Inc. telah membayar royalti kepada Ericsson sampai perjanjian lisensi berakhir pada bulan Januari. Pembicaraan lebih lanjut tentang pembaharuan lisensi gagal dan perusahaan menggugat satu sama lain. Apple Inc. berpendapat bahwa Ericsson telah bersikap tidak adil dalam tuntutan royalti untuk teknologi yang fundamental.

Ericsson mengajukan gugatan di Texas bulan lalu untuk mencari penilaian independen tentang apakah tawaran lisensi paten global mereka ke Apple Inc. sesuai dengan komitmen perusahaan untuk menawarkan persyaratan yang adil, wajar dan non-diskriminatif (FRAND). Apple kemudian menolak untuk mengambil lisensi paten baru. Apple Inc. menuduh Ericsson melakukan praktek lisensi kasar. 

Kepala kekayaan intelektual Ericsson mengatakan bahwa Ericsson  membuat beberapa upaya untuk mengatasi masalah tersebut termasuk menawarkan solusi keputusan pengadilan mengenai persyaratan lisensi yang adil, tetapi Apple menolak dan meninggalkan Ericsson tanpa pilihan selain untuk menggugat Apple Inc. ke pengadilan dan ITC.

Juru bicara Apple mengatakan Apple memiliki rasa hormat yang mendalam untuk properti intelektual dan selalu bersedia membayar harga yang adil untuk hak paten standar penting yang meliputi teknologi dalam produk Apple Inc. Sayangnya, Apple Inc. belum bisa setuju dengan Ericsson pada tingkat yang wajar untuk paten mereka sehingga sebagai upaya terakhir, Apple Inc. meminta pengadilan untuk memutuskan.

Mengingat jumlah paten yang dipersengketakan sangat banyak, yaitu 41 paten, sidang gugatan Ericsson terhadap Apple Inc. ini mungkin akan menjadi kasus yang menarik setelah kemenangan Apple Inc. terhadap Samsung beberapa waktu yang lalu.

Satu hal yang patut dicatat adalah kemenangan perusahaan kecil seperti Smartflash terhadap Apple Inc. adalah hal yang menarik karena Apple Inc. setidaknya pada tingkat pengadilan pertama terbukti menyalahgunakan paten milik perusahaan lain. Kasus lanjutan dengan Smartflash juga sangat menarik karena kasus sebelumnya belum mencakup perangkat yang lebih baru seperti iPhone 6 dan 6 Plus.

Dengan tambahan kasus Ericsson, setidaknya ada tiga kasus paten yang harus dihadapi oleh Apple Inc. Tentu kasus tersebut bisa saja berakhir di luar pengadilan jika pihak-pihak yang bersengketa bisa bertemu dalam satu kesepakatan. Saya rasa setelah dengan Samsung, baru kali ini lagi Apple Inc maju ke pengadilan paten. Kali ini sebagai tergugat yang tentu saja belum pasti akan menang atau kalah. Setidaknya gugatan Smartflash yang dimenangkan oleh pengadilan bisa dijadikan semacam pertanda untuk melihat akhir kasus ini.

Sumber: The Next Web, Giga Om, Reuters dan Bloomberg

Tuesday, February 24, 2015

Smartfren Rilis Andromax C2S Murah Rp849.000

Smartfren C2S
Tampaknya tahun di 2015, para vendor Android mulai membanjiri pasar dengan smartphone low end dengan harga di bawah satu juta rupiah. Dua minggu lalu, Acer merilis Liquid Z205 dan kemarin Smartfren Telecom merilis smartphone andalannya untuk bersaing di pasar low end, yaitu C2S. 

Seperti biasanya Andromax seri C dari Smartfren merupakan smartphone low end dengan harga bersahabat. Hal itu masih terus dijadikan jurus sakti oleh Smartfren dengan merilis C2S seharga Rp849.000 sudah termasuk PPN. Harga ini sangat bersaing dan akan menarik lebih banyak pengguna yang selama ini masih berada di feature phone untuk berpindah ke smartphone dengan sistem bundling dari Smartfren.

Secara spesifikasi, C2S  hampir sama dengan smartphone low end lainnya. Namun bila kita teliti lebih jauh, C2S memiliki kelebihan di sisi kamera belakang dan depan yang sama-sama berkekuatan 5 megapiksel dengan dukungan flash LED.

Selain dari sisi kamera yang menjadi keunggulan, Smarfren juga tidak melupakan membenamkan prosesor dual core 1.2GHz Cortex A7, GPU Adreno 302, Layar 4.0 inci resolusi WVGA, sistem operasi Android 4.4 Kitkat dengan baterai sebesar 1500 mAh dilengkapi dukungan pengisisan daya cepat Qualcomm Quick Charge. Untuk fitur hiburan Andromax C2s dilengkapi dengan mode Picture In Picture (P.I.P) saat bermain game ataupun menonton video, dan sistem audio Dolby® Digital Plus yang akan memberikan pengalaman mendengarkan audio lebih berkualitas.

Andromax C2s mempunyai dua pilihan warna yaitu hitam dan putih. Harga sebesar 849 ribu tersebut bundling kartu perdana Smartfren dan pengguna langsung mendapatkan paket gratis data 600 MB selama 7 hari.

Spesifikasi Lengkap C2S:
CDMA EVDO Rev A (3.5G) + GSM
Dual Mode - Dual On Active EVDO + GSM
Snapdragon Dual Core 1.2GHz  Cortex A7 Processor  
Adreno 302 Graphic Processor Unit
4.0 Inch LCD Display WVGA (480x800 pixel)
Internal Memory 4GB ROM + 512MB RAM
OS Android 4.4 KitKat
Dual Camera 5 MP (FF) w/LED Flash Back + 5 MP (FF) w/LED Flash Front
Back and Front HD 720p Video Recording
Dolby® Digital Plus
Qualcomm Quick Charge 1.0
Built-in GPS with A-GPS Support
Wi-Fi Hotspot  (Tethering)  up to 5 Users
Bluetooth 4.0 with A2DP support
Accelerometer, Proximity, Ambience Sensor
Support Micro-SD external memory up to 32GB 
Battery 1500mAh 

Tampaknya persaingan di pasar low end akan semakin sengit mengingat sedemikian ramainya  vendor yang memasuki segmen pasar ini. Hal ini sesuatu yang wajar karena semakin banyak pengguna feature phone yang berpindah ke smartphone dan mencari smartphone yang harganya tidak jauh berbeda dengan feature phone yang mereka pakai sebelumnya. Vendor yang mampu memberikan fitur terbaik dengan harga termurah bisa menjadi pemenang di segmen ini.


Monday, February 23, 2015

Semalam di Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel


Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel
Kesempatan emas tidak datang dua kali. Setelah seminggu terus-menerus bekerja, sebuah tawaran untuk menginap di hotel tidak patut untuk dilewatkan. Mungkin ini yang melandasi saya untuk menuruti ajakan teman untuk menginap di Padjadjaran Resort. Padjadjaran Resort? Iya, Padjadjaran Resort, bukan Padjadjaran Suites yang ada di Jalan Pajajaran, Bogor. 

Soal nama ini perlu saya jelaskan terlebih dahulu. Di Bogor, terdapat dua nama sama, tetapi berbeda. Padjadjaran Suites berada di Jalan Pajajaran Bogor, kalau dari arah Baranangsiang terletak setelah rumah sakit Azra, Bogor, sedangkan Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel ada di Bogor Nirwana Residence. Meskipun berada di lokasi Bakrie Grup, namun Padjadjaran Resort bukanlah milik Bakrie. Hotel dan Resort ini sepenuhnya milik perseorangan, namun kebetulan lokasinya berada di Bogor Nirwana Residence.
Rute menuju Padjadjaran Suites Resort
Pada mulanya pun saya merasa ajakan teman ini adalah untuk menginap di Padjadjaran Suites yang ada di Jalan Pajajaran tersebut. Namun setelah dijelaskan olehnya, ternyata ada Padjadjaran Resort yang meskipun satu pemilik, tetapi berbeda lokasi dan ke sanalah saya dibawa menginap. Nah berikut ini kesan saya selama menginap di Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel tersebut.

Lokasi

Secara lokasi, saya merasakan bahwa berada di dalam Bogor Nirwanan Residence memiliki sisi positif dan negatif tersendiri. Padjadjaran Suites Resort and Convetion Hotel ini dapat ditempuh sekitar 15 menit dari terminal Baranangsiang dengan rute menuju ke Jalan Pahlawan. Jika kita lihat peta Bogor,  Padjadjaran Resort ini berdekatan dengan salah satu jaringan hotel milik Bakrie Grup yang juga berada di kawasan Bogor Nirwana Residence. Bagi Anda yang punya kendaraan, akan cukup menyenangkan bila menuju Padjadjaran Resort ini, namun bagi traveler mungkin agak sedikit repot karena posisinya yang agak jauh ke dalam dari jalan raya Pahlawan. 


Namun demikian, bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang dekat dengan tempat bermain seperti The Jungle Waterpark dan Jungle Fest, Padjadjaran Resort merupakan pilihan yang tepat. Jarak The Jungle Waterpark dan Jungle Fest yang sepelemparan batu dari Padjadjaran Resort memungkinkan keluarga Anda untuk dapat datang lebih awal dan bebas kemacetan dan jika ingin bermaiin di The Jungle dan Jungle Fest.

Bagi businessman, mengadakan acara meeting perusahaan atau pertemuan dengan klien Padjadjaran Resort bisa menjadi pilihan karena memiliki 21 fungsi ruangan, yang terdiri dari satu ballroom dan 19 ruang pertemuan. Ballroom tersebut bisa menampung 1.000 orang peserta, sebuah jumlah yang sangat besar. Dengan kapasitas besar tersebut, lokasi hotel yang agak ke dalam dari jalan raya menjadi tidak masalah, terutama jika Anda mengadakan acara yang mengundang banyak relasi, seperti perkawinan.

Dengan jarak tempuh dari jalan raya Pahlawan sekitar 5-8 menit, sebenarnya lokasi Padjadjaran Suites Resort ini masihlah bagus. Pertimbangan kedekatan dengan tempat wisata bisa menjadi sisi positif yang menentukan Anda lebih memilih Padjadjaran Resort untuk tempat menginap bagi keluarga selama liburan dibandingkan harus menginap di hotel sekitar Jalan Raya Pajajaran yang lebih sering macet dan semrawut karena dipenuhi angkutan kota. Selain itu tentu juga fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan.

Akomodasi, Fasilitas dan Harga

Sebagai hotel bintang empat tentu Padjadjaran Resort menyediakan akomodasi yang sesuai dengan kelas tersebut. Padjadjaran Suites Resort menyediakan 143 kamar fully furnished. Sebanyak 22 meter persegi untuk kelas Superior, Executive seluas 33 meter persegi, dan Royal Suites seluas 45 meter persegi. Kamar-kamar tersebut dilengkapi dengan free WiFi, LCD TV, safety deposit box, writing desk, sofa, shower, AC, hair driyer, minibar, sambungan telepon dan masih banyak lagi. Saya rasa semua fasilitas yang disediakan tersebut sangatlah baik.

Kasur empuk, ruangan ber-AC dan TV LCD multi channel merupakan kenyamanan yang bisa saya nikmati di akhir pekan kemarin. Sebuah kesenangan tersendiri bisa menikmati semua itu dengan baik. Jika Anda membawa keluarga, akan sangat senang nantinya menikmati semua fasilitas yang disediakan oleh Padjadjaran Resort ini.

Tarif yang dikenakan untuk tiga tipe room tersebut tentu berbeda. Untuk tipe Superior seharga 1,2 juta nett per malam, Executive seharga 2,6 juta nett per malam dan Royal Suite seharga 5 juta nett per malam. Untuk tarif tentu saja berbagai opini bisa dipertentangkan, namun jika pelayanan dan pengalaman yang dirasakan sangat baik, tarif tersebut bisa sangat diterima.

Makan dan Minum


Sop Buntut Goreng al Padjadjaran Resort
 Untuk makan dan minum, Padjadjaran Resort menyediakan tempat yang cukup luas terdiri dari dua bagian, yaitu indoor dan outdoor. Makanan yang disediakan mulai dari makanan tradisional Indonesia sampai makanan Eropa yang dimasak ala Padjadjaran Resort. 

Pilihan makanan untuk orang Indonesia seperti saya sepertinya lebih menarik dibandingkan makanan Eropa. Oleh karena itu, saya mencoba Sop Buntut Goreng yang dagingnya empuk dan enak sekali untuk makan malam. Sembari makan malam, tamu juga bisa mendengar musik khas Sunda mengalun dengan merdu. Pada waktu tertentu juga ada live music.

Tuesday, February 17, 2015

5 (Lima) Smartphone Android Unik yang Layak Dimiliki

Sharp Aquos Crystal X
Salah satu alasan saya menyukai smartphone Android adalah kustomisasi yang hampir tiada batas. Hal ini tidak saja berlaku di sisi software-nya tetapi juga di sisi hardware di mana para vendor berusaha membuat smartphone mereka terlihat berbeda dibandingkan dengan vendor lainnya. Kebebasan seperti ini jangan Anda harapkan ada di Windows Phone yang pemainnya sangat sedikit itu apalagi iOS di mana pengguna harus menyerah dengan kemauan Apple.

Dengan keleluasaan kustomisasi yang ada pada lingkungan Android tersebut kita bisa mengharapkan ratusan kustomisasi software dan hardware. Bahkan vendor kecil tertentu seperti CAT merancang smartphone Android mereka sesuai dengan tujuan mereka sendiri sehingga memiliki bentuk yang berbeda meskipun fungsinya sama saja.

Dari kustomisasi tersebut lahirlahg  smartphone Android yang bisa dikatakan unik. Unik di sini bisa berarti hanya di pasarkan di pasar tertentu, memiliki desain yang jauh berbeda atau baterai yang berdaya besar atau lainnya. Untuk membantu kita melihat smartphone Android yang unik ini, Android Authority merilis daftarnya dan saya tampilkan 5 smartphone Android unik tersebut sebagai berikut.

1. Sharp Aquos Crystal X
Mungkin smartphone dari Sharp yang berbasis Android tidak dipasarkan di Indonesia. Salah satunya Sharp Aquos Crystal X yang memiliki layar HD 5,5 inchi 1080p S-CG-Silicon LCD display, prosesor Qualcomm 2.3GHz quad-core Snapdragon 801 CPU, RAM 2GB, ROM 16GB, plus microSD (SD, SDHC, SDXC), kamera belakang 12.8MP dan kamera depan 1.2MP, baterai 2610 mAh, ukuran 73 x 139 x 11 mm, berat 157g dan berbasisi Android 4.4.4 KitKat. 

Smartphone ini unik karena bezelnya yang sangat tipis sehingga layarnya terlihar sedemikian luas. Smartphone Sharp Aquos Crystal X dijual oleh Amazon Jepang dengan harga hanya 194,14 USD.

2.  Fairphone
Anda tentu akrab dengan konflik tambang yang melanda Apple yang melibatkan penambang timah liar di Bangka. Nah, dengan Fairphone konflik tambang tersebut dijamin tidak ada. Fairphone menyebut smartphone-nya dengan julukan Ethically Sourced dan merupakan satu-satunya smartphone yang terbesas dari komflik sumber mineral yang membangunnya. Artinya Fairphone ini diproduksi dengan bahan-bahan yang tidak terlibat konflik dan tenaga kerja yang membuatnya dibayar dan diperlakukan dengan fair.
Fairphone

Secara spesifikasi Fairphone bukanlah smartphone kelas atas karena memiliki layar 4,3-inchi IPS LCD dengan resolusi 960 x 540, prosesor Mediatek 1.2GHz quad-core MTK6589
RAM 1GB, ROM 16GB, dengan microSD up to 64GB, kamera belakang 8MP dan kamera depan 1.3MP, baterai 2000 mAh, ukuran 126 x 63.5 x 10 mm, berat 170g dengan Fairphone OS (basis Android 4.2.2 KitKat) dan GSM 850 900 1800 1900. Harga Fairphone ini ternyata cukup mahal juga, yaitu 250 pound atau 384,4 USD. 

3. Lumigon T2 HD
Pernah mendengar nama Lumigon? Saya tak pernah. Namun smartphone mereka, Lumigon T2 HD ternyata cukup unik, yaitu highly durable karena terbuat dari stainless steel dan charging dock yang yang keren. Lumigon T2 HD merupakan merek dagang dari perusahaan yang berbasis di Denmark.
Lumigon T2 HD

Spek Lumigon T2 HD adalah layar 4.3-inchi 720p, prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Pro dengan Andreno 320, RAM 2GB of RAM, ROM 32GB atau 128GB, kamera belakang 13MP dengan flash dan illumination sensor, kamera depan 2.4 MP, 6,4 Wh baterai, Android 4.4.2
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz, 3G/UMTS 900 / 2100 MHz, 4G/LTE 800 / 1800 / 2600 MHz, LTE 100Mbps download / 3G / HSDPA+ Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, NFC, tahan percikan debu dan air  (IP55), ukuran 127 x 64 x 8.7 mm, berat 148g.

Secara spek tampaknya Lumigon T2 HD ini cukup baik dan harganya pun cukup mahal, yaitu 545, 23, tetapi Amazon menjualnya seharga 819 USD.

4. Desay Magical Mirror X5
Dasay Magical Mirror X5
Satu lagi nama yang baru hari ini saya ketahui ada, yaitu Desay Magical Mirror X5. Desay Magical Mirror X5 merupakan smartphone asal vendor China yang menggunakan Safir sebagai layarnya. Secara spek tampaknya  Desay Magical Mirror X5 biasa saja, yaitu layar 720p 5 inchi,  prosesor MediaTek quad-core, RAM 1GB, ROM 16GB, kamera belakang 13MP  dan  5 MP front kamera depan, baterai 2050mAh, Android 4.4 KitKat, dan mendukung 4G LTE. Harganya pun cukup murah, yaitu 160 USD.

5. THL 5000
Apa yang membedakan THL 5000 dengan smartphone Android lainnya? Sesuai dengan namanya, THL membenamkan baterai berkekuatan  5000 mAh di THL 5000. Dengan baterai sebesar itu THL mengklaim bisa melakukan pembicaraan selama 47 jam di jaringan 2G dan 30 jam di jaringan 3G. 

Secara spek THL 5000 memiliki layar 5 inchi IPS  1080p, prosesor 2.0GHz MediaTek MTK6592T octa-core, RAM 2GB, ROM 16GB dengan microSD up to 32GB, kamera belakang 13MP dan  5MP depan, baterai 5000 mAh, koneksi GPS, microUSB 2.0, Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 4.0, NFC, jaringan  GSM 850, 900, 1800, 1900MHz for 2G / WCDMA 850, 2100MHz untuk 3G, Android 4.4 KitKat, ukuran 145 x 73 x 8.9 mm, dan berat 170 gram. Harganya di Amazon sebesar 259,99 USD.
THL 5000
Nah, dari daftar di atas, smartphone Android unik mana yang jadi pilihan Anda? Kalau saya pilih Sharp Aquos Crystal X yang bezelnya super tipis itu. Sepertinya keren!

Saturday, February 14, 2015

Di Galaxy S6, Samsung Mengalah Demi Microsoft

Teaser Galaxy S6
(Engadget)
Kelahiran Samsung Galaxy S6 kini tinggal beberapa hari lagi. Jika perkiraan banyak sumber benar, Galaxy S6 kemungkinan besar dirilis pada tanggal 1 Maret 2015. Smartphone yang merupakan kelanjutan dari Galaxy S5 yang merupakan lawan sepadan bagi iPhone tersebut digadang-gadang memiliki beberapa kelebihan dan mungkin merupakan smartphone tercepat yang pernah ada jika beberapa bocoran terkait Galaxy S6 menjadi kenyataan. 

Namun sebelum sampai ke peluncuran Galaxy S6 tersebut kita perlu menyimak beberapa hal yang secara langsung atau tidak terkait dengan Galaxy S6 tersebut. Hal yang perlu kita lihat adalah perdamaian antara Samsung dengan Microsoft terkait pembayaran royalti paten. 

Samsung digugat Microsoft tahun lalu terkait dengan licensing agreement di pengadilan New York. Dalam gugatannya, Microsoft menuduh Samsung melanggar kesepakatan bersama terkait dengan pembayaran royalti paten Microsoft setelah Microsoft mengakuisisi Nokia. Dalam gugatan tersebut Microsoft menyebutkan Samsung berutang bunga sebsar 6,9 juta dollar dalam pembayaran royalti sebesar 1 miliar dollar lebih yang tertunda pembayarannya. Itu artinya Samsung menolak untuk membayar ke Microsoft sekitar 1,7 miliar dollar.

Samsung tentu bukan tanpa alasan menolak untuk menbayar royalti beserta bunga yang tertunggak tersebut. Samsung berkilah bahwa akuisisi Nokia oleh Microsoft membuat Microsoft menjadi hardware company yang akan head to head dengan Samsung sehingga Samsung keberatan untuk berbagi informasi bisnis yang sifatnya rahasia dengan Microsoft. 

Dengan demikian perjanjian yang disetujui oleh kedua pihak pada tahun 2011 tersebut tersendat karena Samsung menolak membayar royalti. Oleh karena itulah, Microsoft akhirnya menggugat Samsung. Untuk mempertahankan pendapatnya tersebut Samsung meminta arbitrase dengan pengadilan Hongkong dan International Court of Arbitration of the International Chamber of Commerce.

Setelah setahun berjalan, tiba-tiba beberapa hari yang lalu muncul kesepakatan bahwa Samsung dan Microsoft sepakat untuk mengakhiri sengketa di antara mereka, tetapi terms of deal-nya tidak dipublikasikan ke publik.

Kesepakatan ini membuat banyak pihak menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi. Mungkinkah akhirnya Samsung membayar tunggakan royalti dam bunganya ataukah ada deal lain terkait dengan agresivitas Microsoft di ekosistem Android?

Saya mencoba menebak apa sebenarnya dibalik deal tersebut dengan mengaitkannya dengan peluncuran Galaxy S6. Seperti yang telah diketahui bahwa Samsung di Galaxy S6 dikabarkan memangkas bloatware yang selama ini membuat jelek Samsung di sisi software. Samsung sangat banyak menyertakan aplikasi buatannya sendiri dalam perangkat mereka sehingga membuat banyak orang agak kapok ketika membeli perangkat mereka.

Aplikasi seperti S Note, S Voice, Scrapbook dan S Health sering diikutsertakan dalam perangkat seperti Galaxy Note dan seri Galaxy S. Padahal aplikasi semacam itu tidak banyak digunakan dan aplikasi setara dapat diperoleh di pasar aplikasi Google Play. 

Untuk Galaxy S6 Samsung dikabarkan telah membuang aplikasi mubazir tersebut. Selain itu memperbaiki TouchWiz sehingga berjalan lebih cepat. Nantinya Samsung berharap Galaxy S6 bisa seresponsif seri Nexus dari Google yang tidak membawa bloatware yang berlebihan layaknya Samsung.

Namun selain itu, dikabarkan juga bahwa setelah membuang aplikasi bawaan tersebut, Samsung menempatkan aplikasi Microsoft sebagai gantinya. Tidak terlalu jelas apakah aplikasi Microsoft tersebut bisa dibuang dengan mudah atau sama sekali tidak bisa dibuang layaknya aplikasi bloatware Samsung terdahulu.

Seperti yang dikabarkan oleh Engadget, di Galaxy S6 nanti aplikasi dari Microsoft seperti  Office, OneDrive, OneNote dan Skype akan tersedia out of the box. Ini artinya aplikasi Microsoft tersebut tak perlu lagi diinstall pengguna karena Samsung telah menyertakannya di dalam Galaxy S6.

Bila dikaitkan dengan agresivitas Microsoft setelah dipimpin oleh Satya Nadella dalam membuat aplikasi Microsoft di ekosistem Android, terdapat kemungkinan bahwa salah satu isi kesepakatan perdamaian antara Samsung dengan Microsoft terkait pembayaran paten adalah menyertakan aplikasi Microsoft out of the box di smartphone flagship Samsung, dimulai dengan Galaxy S6.

Saya rasa sangat masuk akal adanya kesepakatan tersebut di atas. Di satu sisi Microsoft sedang berubah dan ingin pengguna Android menggunakan aplikasi buatan mereka sebanyak mungkin, bahkan mereka cenderung sedikit kurang peduli dengan ekosistem mereka sendiri (Windows). Di sisi lain, Samsung adalah pemimpin di pasar smartphone Android sehingga menjadi sangat menarik bagi Microsoft untuk bekerja sama agar aplikasi mereka makin banyak penggunanya.

Di luar hitungan finansial, saya rasa alasan ini sangat masuk akal. Galaxy S6, sebagaimana pendahulunya, adalah lawan sepadan bagi iPhone. Hal ini akan menjadikan Galaxy S6 menarik dan diburu banyak pengguna. Menempatkan aplikasi Microsoft bersama Galaxy S6 adalah cara pintar untuk menarik pengguna Android menggunakan aplikasi Microsoft.

Tentunya berhasil atau tidaknya aplikasi Microsoft tersebut dipakai oleh pengguna tergantung seberapa baik aplikasi itu sendiri. Namun langkah penting telah dilakukan oleh Microsoft. Lompatan ini akan menyengat Google yang juga menyediakan aplikasi serupa dan banyak developer lain yang juga merilis aplikasi office.

Tentu baiknya kita tunggu pada 1 Maret nanti untuk melihat tampilnya Microsoft di ekosistem Android secara langsung melalui Galaxy S6.

Sumber: Engadget, Sam Mobile, Reuters, dan lainnya

Thursday, February 12, 2015

Acer Rilis Smartphone Murah Liquid Z205 Seharga 749 Ribu

Liquid Z205
Front
Tampaknya, smartphone murah masih menjadi incaran vendor smartphone di Indonesia. Hal ini dibuktikkan oleh Acer Indonesia yang hari ini merilis Liquid Z205.  Liquid Z205 smarthphone 4 inci dengan dukungan fitur multimedia dan harga cukup terjangkau oleh konsumen Indonesia.

Menurut Acer Indonesia, Liquid Z205 hadir untuk memenuhi permintaan pengguna untuk sebuah smartphone yang memberikan desain elegan pada layar 4 inci dengan fitur multimedia yang optimal, mulai dari musik hingga kemudahan dalam mengakses media sosial. Liquid Z205 didukungan oleh prosesor  1,0 Ghz dual core  dan 1 GB RAM menjadikan Liquid Z205 bekerja maksimal untuk mendukung multitasking dalam membuka banyak aplikasi. Dengan fitur seperti di atas, harganya pun tidaklah mahal, yaitu  hanya Rp 749 ribu.

Liquid Z205 memiliki dimensi 126.5 x 65 x 10.3 mm tampil elegan dengan layar sentuh selebar 4 inci sehingga smartphone ini sangat nyaman dioperasikan hanya dengan satu tangan. Selain itu ukurannya yang tidak terlalu besar dan berat 130 gram sangat mudah dibawa kemana saja dan diletakkan pada saku celana. Tampilannya layarnya pun cukup jernih untuk menampilkan konten teks dan gambar.

Franki Djingga, GM Consumer Smarthandheld Acer Indonesia, mengatakan kinilah saatnya bagi mereka yang ingin beralih dari feature phone ke smartphone untuk menjatuhkan pilihannya pada Liquid Z205. Smartphone ini bukan saja memanjakan penggunanya dengan fitur multimedia yang tidak kalah dengan smartphone lainnya, tetapi juga memberikan kemudahan bagi mereka dengan fitur khas yang dibawa oleh Acer seperti AcerRAPID™ untuk kemudahan pengoperasian dan AcerSnapNote™ yang membantu dalam bekerja,
Liquir Z205
Back
Acer Liquid Z205 juga memberikan fitur multimedia. Selain memiliki kamera belakang  2 MP yang dilengkapi dengan lampu flash, Liquid Z205 juga telah dibenamkan DTS Studio Sound untuk mendengarkan musik dengan kemampuan suara yang jernih dan mengaggumkan. Dengan tambahan port audio 3.5mm, pengguna dapat terhubung pada aplikasi musik yang ada didalam Liquid Z205 kapan saja dan dimana saja.

Harga yang dipatok kurang dari Rp800 ribu rupiah mungkin akan jadi daya tarik tersendiri dan akan bersaing dengan banyak vendor lainnya yang sudah merilis smartphone entry level mereka seperti ZTE. 

Sebagai informasi, smartphone murah meriah akan masih menjadi incaran pengguna di Indonesia mengingat masih banyaknya pengguna yang menggunakan feature phone. Mereka yang selama ini merasa terbatasi oleh fitur feature phone dapat beralih ke smartphone entry level seperti yang ditawarkan Acer Indonesia ini. Faktor harga murah dan fitur yang jauh lebih baik dibandingkan feature phone menjadi pertimbangan penting bagi konsumen untuk segera meninggalkan feature phone.

Acer Liquid Z205 tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Essential White dan Titanium Black.

Data Sheet Liquid Z205:
Android™ KitKat, MediaTek MT6572M Dual-core 1 GHz, GPU Mali-400, ukuran 126 x 65 x 10.3 mm / 130 gram, layar 4 nchi (480 x 800, 233 ppi), 2 Megapixel (Rear Camera) 1 GB RAM, 4GB ROM + microSD, up to 32 GB, Network GSM 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2 / 3G HSDPA 900 / 2100 

Monday, February 9, 2015

Di Indonesia Samsung Ditempel Ketat Vendor Lokal

Launching Galaxy A3 dan A5 di Indonesia
(Chip.co.id)
Selalu menarik membahas Samsung. Raja ponsel ini tengah galau akibat keuntungan yang terus menurun. Selain itu pangsa pasar mereka di beberapa negara terus digerus pendatang baru seperti Xiaomi atau One Plus One atau oleh vendor lain yang memberikan smartphone value for money yang jauh lebih murah dibandingkan harga ponsel Samsung.

Namun Samsung jauh dari kata selesai. Baru-baru ini untuk pasar Indonesia Samsung merilis Galaxy A3 dan A5 dengan pasar tujuan kaum muda yang sangat suka ber-selfie. Dengan harga Galaxy A3 sekitar 3 jutaan dan Galaxy A5 kurang dari 5 juta Samsung berharap fans-nya kembali. Setidaknya tentu saja smartphone baru tersebut ditujukan untuk memperkokoh posisi mereka di Indonesia.

Namun sayangnya, berharap smartphone value for money dari Samsung sangatlah sulit. Anda bisa membandingkan One Plus One yang beberapa waktu yang lalu menjual smartphone-nya di Indonesia. Seri flagship One Plus One dengan RAM 3GB dan ROM 64GB dijual hanya seharga 4,5 juta rupiah. Jika memperbandingkan spesifikasi One Plus One tersebut sama bahkan sedikit di atas Galaxy S5 yang dijual lebih dari 7 juta rupiah oleh Samsung.

Pemain seperti One Plus One ini dan tentu juga Xiaomi akan membuka mata para pengguna dan beralih untuk tidak lagi membeli Samsung yang berakibat makin turunnya pangsa pasar dan keuntungan Samsung. Selain itu, tekanan Apple di seri kelas atas membuat Samsung makin terpuruk.  

Khusus di pasar ponsel Indonesia, Samsung masih bisa bernafas lega karena masih memimpin dengan pangsa pasar sebesar 19%. Data ini dirilis oleh Counterpoint untuk kuartal keempat tahun 2014 sebagaimana dikutip oleh Detikinet.

Data Counterpoint menyebutkan pengapalan smartphone hampir sama besarnya dengan feature phone di sekitar angka 10 juta unit. Jadi untuk Q4 saja di Indonesia dikapalkan sekitar 20 juta ponsel. 19% dari jumlah tersebut berasal dari Samsung.

Untuk posisi kedua, Evercross aka Cross menempel ketat posisi Samsung dengan perolehan pangsa pasar di angka 18,2%. Pencapaian Evercross ini sebuah hal yang cukup bagus mengingat Evercross adalah vendor lokal dengan harga ponsel yang sangat bersaing. 

Posisi ketiga ditempati oleh Microsoft aka Nokia dengan angka 15,6%. Untuk Microsoft ada catatan menarik yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah feature phone yang mereka kapalkan kemungkinan masih jauh lebih besar daripada jumlah smartphone Lumia. Meskipun saya tidak memiliki seberapa besar penjualan Lumia di Indonesia, tetapi bisa diperkirakan jumlahnya tidaklah begitu banyak atau lebih banyak dibandingkan dengan feature phone yang mereka jual.

Posisi keempat ditempati oleh Smartfren dengan perolehan 7,8%. Operator yang menjual smartphone dengan sistem bundling ini ternyata memiliki peminat yang cukup banyak. Harga smartphone yang ditawarkan Smartfren yang cukup murah mungkin yang membuat pengguna mau membelinya.

Bila kita lihat data di atas, beberapa waktu ke depan data mungkin akan berubah. Posisi Samsung mungkin tak akan lagi berada di atas karena jaraknya yang sempit dengan Evercross. Dan apabila penjualan Android One Evercross baik, saya kira Evercross akan bisa mengambil alih posisi Samsung di kuartal kedua 2015 ini. 

Hal ini tidak terlepas dari semakin pahamnya pengguna terhadap nilai smartphone atau ponsel. Sebagaimana dikatakan oleh COO Motorola, Rick Osterloh ketika diwawancari oleh Forbes:
Every seven years, the person who’s been on top of the market has gone away," adding that "we are going through one of those fascinating shifts where people are starting to realize that you don’t need to pay $600 for a top-tier phone to get a top-tier experience.
Pesan penting dari apa yang dikatakan Rick Osterloh tersebut terkait Samsung adalah bahwa pengguna mulai menyadari bahwa mereka tidak perlu membayar 600 dollar untuk memperoleh smartphone kelas atas. Ini artinya konsumen beralih ke smartphone yang value for money. Mereka sebagian kecil mungkin masih akan membeli iPhone yang sangat mahal karena brand yang sedemikian kuat, tetapi untuk Samsung mereka mungkin tidak akan rela melepaskan 600 dollar atau lebih sehingga mereka mencari smartphone yang secara spesifikasi tidak kalah bahkan sama dengan yang diberikan Samsung, tetapi dengan harga jauh lebih murah.

Saya rasa apa yang dikatakan oleh Rick Osterloh tersebut perlu dijadikan acuan oleh Samsung untuk menetapkan harga smartphone mereka di tahun 2015 ini. Di Indonesia fenomena ini sudah dimanfaatkan dengan baik oleh Xiomi dan Motorola. 

Saturday, February 7, 2015

Apresiasi Pelanggan, Acer Indonesia Adakan Program Raih Impianmu

Sebagai salah satu vendor PC terdepan di dunia, Acer ingin memberikan penghargaan kepada pengguna setianya. Dua hari yang lalu, Acer Indonesia mengumumkan telah dimulainya promo program  Raih Impianmu  untuk pelanggan setia produk-produk Acer, serentak di seluruh Indonesia. Melalui program Raih Impianmu, Acer mengajak pelanggan untuk mendapatkan hadiah yang mereka impikan selama ini. Program ini terlaksana sebagai wujud apresiasi dan penghargaan Acer kepada seluruh pelanggan yang dengan setia menggunakan dan memanfaatkan produk Acer, baik dalam bekerja maupun dalam aktivitas keseharian lainnya.

Program Raih Impianmu ini bertabur banyak hadiah. Dalam press release yang diberikan oleh Acer, Program Raih Impianmu menyediakan hadiah yang bisa didapatkan sesuai keinginan, seperti 1 unit mobil Honda Mobilio, 10 paket wisata ke Eropa, 20 motor Yamaha Mio Soul GT, 100 unit smartphone Liquid Jade, dan 200 unit smartband Liquid Leap dengan total nilai hadiah yang diberikan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.  Periode program ini dimulai sejak tanggal 28 Januari 2015 dan berakhir pada 30 April 2015.

Program Raih Impianmu  dapat diikuti oleh pelanggan setia Acer yang telah melakukan pembelian produk-produk Acer bergaransi resmi, baik notebook, tablet Windows, tablet Android, smartphone, desktop, All-in-One, proyektor, dan monitor selama periode 28 Januari hingga 30 April 2015. Setiap pembelian satu unit produk Acer selama masa periode program, pelanggan berhak mendaftarkan diri dan memilih hadiah impiannya melalui website raihimpianmu.com dengan mengisi data-data yang diperlukan secaral engkap. Sebagai syarat untuk pengambilan hadiah, pelanggan yang terpilih sebagai pemenang akan diminta untuk menunjukkan kartu garansi, KTP, dan struk/nota pembelian. Penentuan pemenang akan dipilih melalui sistem pengundian sesuai dengan peraturan yang ada.

Nah, tentunya program ini menarik sekali untuk diikuti. Tentunya untuk bisa mengikuitnya pelanggan harus membeli terlebih dahulu produk Acer di rentang waktu 28 Januari hingga 30 April 2015 dan kemudian mendaftarkan diri di situs yang telah ditentukan.

Selain itu pengguna harus berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Acer. Pemenang program Raih Impianmu ini akan diumumkan melalui Blog Resmi Acer Indonesia di www.acerid.com, website www.raihimpianmu.com, Facebook page Acer Indonesia, dan akun Twitter @acerID. Pemenang juga akan dihubungi secara resmi melalui telepon maupun surat elektronik Acer Indonesia.

Nah siap meRaih Impianmu?

Tuesday, February 3, 2015

Google Kembali Sediakan Nexus 5 di Play Store

Nexus 5 (Android Police)
Konsumen di Amerika Serikat (bahkan mungkin di Indonesia) sepertinya belum sepenuhnya rela jika Nexus 5 hilang dari peredaran. Banyak dari mereka yang mengharapkan Nexus 5 tetap dijual dan tidak dihentikan produksinya meskipun Nexus 6 telah hadir. Ada beberapa alasan mengapa Nexus 5 tetap memiliki peminat yang sangat banyak, tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga di Indonesia.

Pertama adalah soal ukuran yang sudah sangat familiar bagi pengguna, yaitu sekitar 5 inchi. Ukuran 5 inchi ini merupakan ukuran smartphone yang paling baik menurut saya. Saya, karena ukuran telapak tangan kecil, memang hanya sanggup menggenggam smartphone selebar 5 inchi. Lebih dari itu saya sangat tidak suka untuk membelinya. Oleh karena Nexus 6 berukuran sangat jumbo, yaitu 6 inchi, pengguna keberatan untuk berpindah dan mereka lebih memilih untuk tetap menggunakan Nexus 5.

Kedua, Nexus 5 mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pengguna dan masih sangat bagus untuk dipakai dari sisi teknologi sehingga memiliki Nexus 5 menjadi menarik karena tidak berbeda jauh dari Nexus 6. Ketiga soal harga. Ini sangat penting karena Google mematok harga Nexus 5 sangat bersaing, yaitu 349,99 USD untuk versi 16 GB dan 399,99 untuk versi 32 GB.

Dengan alasan tersebut tentu sangat sayang jika Nexus 5 hilang begitu saja dan digantikan oleh Nexus 6 yang super jumbo ukurannya dan harganya jauh lebih mahal. Tampaknya Google cukup paham dengan minat pengguna tersebut sehingga mereka kembali menyediakan Nexus 5 di Play Store. Sayangnya, karena tersedia hanya di Play Store AS hanya konsumen AS yang mungkin bisa menikmati Nexus 5 tersebut.

Untuk konsumen di Indonesia yang masih berminat terhadap Nexus 5 mungkin stok barunya sudah sangat menipis. Beberapa hari ini saya cari-cari di Lazada, stoknya terus berkurang dan harganya sudah menjadi Rp6.800.000 untuk versi 16GB. 

Per hari ini saya kembali membuka Lazada dan BliBli untuk melihat ketersediaan Nexus 5. Hasilnya di kedua online shop tersebut Nexus 5 sudah out of stock. Bahkan di Lazada Nexus 5 sudah tidak muncul lagi di hasil pencarian. Ini artinya Nexus 5 kemungkinan besar memang sudah dihentikan penjualannya di Indonesia dan kalaupun ada mungkin hanya menghabiskan stok yang ada.

Tentunya konsumen AS sangat beruntung dengan tersedianya kembali Nexus 5. Namun biasanya, ketersediaan tersebut tidaklah lama. Biasanya paling lama satu atau dua hari stok Nexus 5 tersebut akan habis tanpa ada keterangan lebih lanjut untuk stok berikutnya.

Untuk mereka yang masih berminat dengan Nexus 5 mungkin hanya bisa membeli second hand. Untuk ini,  Google Nexus Community di Google Plus bisa menjadi tempat yang tepat untuk mecari Nexus 5 yang kondisnya masih sangat baik. Tentunya tidak ada informasi lebih lanjut apakah Google akan terus menjual Nexus 5 di Play Store. Namun saya memperkirakan, untuk memenuhi keinginan konsumen, paling tidak sampai dengan akhir kuartal pertama 2015 Google masih akan menyediakan Nexus 5 di Play Store.

Link:

Tiba-Tiba Dua Malam di Purwokerto

Stasiun Purwokerto di malam hari Entahlah, suatu waktu saya tiba-tiba sampai dan bermalam di sebuah kota, Purwokerto , namanya.  Se...