Wednesday, October 29, 2014

Review: Andromax V3S, Smartphone Selfie dari Smartfren

Pasar smartphone yang sedemikian banyak pemainnya saat ini, membuat konsumen bingung untuk menentukan smartphone apa yang akan dibeli. Namun, jika Anda seorang yang sensitif terhadap harga atau mencari value for money, Andromax V3S dari Smartfren bisa dimasukkan ke dalam daftar belanjaan Anda. Mengapa demikian?

Saya telah menggunakan Andromax V3S ini hampir dua minggu dan sempat dibawa jalan-jalan ke Jogja. Untuk ukuran smartphone menengah ke bawah, Andromax V3S ini sangat mampu melayani kebutuhan bersosial media, fotografi, bermain game, dan navigasi. Untuk lebih jelasnya ikuti review Andromax V3S berikut ini.

Whats in The Box:
1. Smartphone Andromax V3S
1. Buku Panduan
1. Kartu Garansi
1. Headphone
1. Charger + Kabel Data
1. Baterai
1. SIM Smartfren yang sudah terpasang
1. Paket Bonus Data 24 GB




























Bila melihat spesifikasi di atas bisa dikatakan bahwa Andromax V3S ini merupakan smartphone kelas menengah dengan fitur yang cukup baik. Dengan OS KitKat 4.4.2 Andromax V3S ini memberikan OS terkini yang tersedia bagi pengguna. Andromax V3S membawa ROM sebesar 8 GB yang bisa diekspansi dengan micro SD hingga 32GB. RAM yang diberikan adalah standar sebesar 1 GB.

Seperti biasa, tidak ada skin khusus yang dilekatkan oleh Smartfren di Andromax V3S jadi Andromax V3S ini mendekati seri Nexus. Namun demikian Smartfren mengikutsertakan sangat banyak aplikasi bawaan (yang meskipun dapat di-uninstall). Seperti biasa, hal pertama yang saya lakukan adalah menghapus berbagai aplikasi bawaan yang menurut saya tidak akan saya pakai, misalnya Bank Sinarmas, inbox dan banyak lainnya.

Ketika pertama kali menyalakan Andromax V3S perhatian saya tertuju kepada seberapa besar storage tersisa sebelum semua aplikasi bawaan dihapus. Dengan ROM yang hanya 8 GB, ruang kosong yang tersisa lebih dari 5,8 GB. Hal ini menggembirakan karena nantinya jika aplikasi bawaan dihapus tentu akan lebih besar lagi. Jadi Andromax V3S ini untuk beberapa saat sebelum Anda menambahkan lagu dan mengambil video serta aplikasi baru, sangat cukup ruang untuk melakukan hal tersebut. Bahkan sampai hari ini saya belum menambahkan micro SD card karena ruang kosong masih tersedia sekitar 2GB.



Beralih kepada RAM sebesar 1 GB. Untuk smartphone kelas menengah ukuran RAM 1 GB sudah sangat memadai. Saya percaya, bahwa besarnya RAM memengaruhi kinerja, namun kembali lagi kepada posisi smartphone itu sendiri. Dengan ROM 8 GB, RAM 1 GB sudah sangat memadai untuk smartphone kelas menengah. 

Tentunya saya mencoba menggunakan Andromax V3S dalam tugas multitasking. Ambil foto, upload ke media sosial Twitter dan Google Plus, main game Real Racing 3, Stig The Race dan kadang bernavigasi dengan Nokia Here, Sygic, Google Maps, dan Waze. Bisa dikatakan performa Andromax V3S sangat memadai. Selain itu  mendengarkan radio internet melalui aplikasi TuneIn. Suara yang dihasilkan juga jernih meskipun hal tersebut berpengaruh kepada kinerja baterai.

Prosesor Snapdragon quad core 1,2 Ghz sudah cukup baik untuk Andromax V3S ini. Berbagai aplikasi berjalan dengan baik. Lag tidak saya temukan ketika menjalankan aplikasi.

Desain dan Hardware
Beberapa orang yang saya temui, saya minta pendapatnya mengenai desain Andromax V3S ini. Sebanyak 5 orang mengatakan bahwa desainnya bagus, ada kesan mewah dengan adanya garis metal pada sisi kiri dan kanan smartphone.

Jika dilihat secara saksama, Andromax V3S ini memiliki desain dengan kesan premium meskipun sebenarnya berbahan plastik. Badan ponsel terlihat ramping dengan garis tepi layar yang sempit. Bila Anda pernah melihat bagian atas dan bawah smartphone Sony, Andromax V3S ini agak mirip dengan dengan potongan pada bagian atas atau bawah smartphone Sony. Andromax V3S ini berbentuk batang dengan sudut 90 derajat di bagian sudut-sudutnya. Badan ponsel ramping dengan tambahan garis metal di kiri dan kanan ponsel. Selama menggunakan Smartfren, saya baru kali ini cukup terkesima dengan desainnya. Desain dengan kesan premium ini sebenarnya jarang ditemukan pada vendor lokal lainnya. 

Namun demikian bagian belakang Andromax V3S ini sangat tipis. Jika Anda membukanya akan terasa sedemikian tipis. Bagian belakang atau penutup ini bisa dibuka dan dipasang dengan mudah.



Setelah dibuka bagian belakang Andromax V3S akan terlihat baterai, slot SIM dan slot Micro SD Card. Ketiganya berada segaris di depan baterai. Baterai Andromax V3S dapat dibuka dengan mudah. Untuk memasukkan SIM 3G dan tambahan memori, sebaiknya baterai dilepas terlebih dahulu.

Bagian depan dari Andromax V3S ini juga cukup menarik. Layar dengan luas 5 inchi kualitas HD 720 p sangat membantu tampilan dan desain Andromax V3S terlihat premium. Layar 5 inchi ini sudah diberikan lapisan plastik anti gores langsung oleh Smartfren, jadi pengguna tidak perlu lagi membelinya.

Bisa disimpulkan bahwa saya sangat tertarik dengan desain Andromax V3S ini. Meskipun berbahan plastik, namun desainnya tidak kalah dengan smartphone lainnya yang lebih mahal dengan bahan plastik yang sama. Andromax V3S ini sangat enak untuk digenggam, meskipun bagian belakangnya terasa licin. Ramping dan berbentuk persegi dengan sudut-sudut yang tegas menjadikan Andromax V3S ini sangat menarik secara desain.
Kiri: Acer Liquid E700, Kanan: Andromax V3S

Kiri: Andromax V3S, Kanan: Acer Liquid E700

Kiri: Andromax V3S, Kanan: Acer Liquid E700

Kiri: Andromax V3S, Kanan: Acer Liquid E700
Layar
Andromax V3S ini sudah mendukung layar kualitas HD 720 x 1280 piksel. Layarnya seluas 5 inchi dengan kerapatan piksel cukup baik sebesar 294 ppi. Layar 5 inchi saat ini menjadi standar banyak vendor karena luas layar ini tidak begitu besar dan juga tidak begitu kecil. Saya merupakan penggemar layar 5 inchi karena terasa lebih enak untuk digunakan dan badan ponsel tidak menjadi besar. Layar HD 720p untuk smartphone di bawah 2 juta rupiah terasa sebuah kelebihan tersendiri. Layarnya bagus dengan tampilan yang krispi. Layar 5 inchi HD ini juga bagus untuk menonton video di YouTube. Pun membaca ebook dengan brightness sekitar 50% sudah sangat bagus dan enak di mata.

Dengan layar HD 5 Inchi ini, Andromax V3S memberikan kelebihan tersendiri, meskipun bukan vendor besar. Saya mengapresiasi layar HD 5 inchi ini karena bisa memberikan pengalaman multimedia yang lebih baik, meskipun tentu akan berpengaruh kepada kinerja baterai. Namun terlepas dari semua itu, layar HD 5 inchi dari Andromax ini sangat membantu.

Kamera
Di sektor kamera, Smartfren memberikan kamera 8 megapiksel untuk kamera belakang dang 2 megapiksel untuk kamera depan. Tambahan huruf S pada Andromax V3S sebenarnya untuk mengapresiasi kemampuan selfie yang dibawa oleh Andromax dengan kamera 2 megapiksel plus flash. Namun bagi saya, tetap yang paling menarik adalah kamera belakang karena sebagian besar foto yang saya ambil dari kamera ini. Ini artinya kemampuan selfie di Andromax V3S selama mengujinya, jarang saya gunakan. Namun demikian, dengan 2 megapiksel plus flash saya rasa foto selfie anda akan cukup bagus seperti foto berikut ini.






Untuk kamera belakang yang berkekuatan 8 megapiksel plus flash dan auto focus, Andromax V3S juga menghasilkan foto yang cukup bagus. Bagusnya lagi ada fitur HDR, jadi bisa digunakan untuk foto back light. Berikut ini beberapa foto yang dihasilkan dari kamera belakang Andromax V3S.
Rusa Istana Bogor


Di depan Istana Bogor


Beli Chacha


HDR Mode

Dalam ruang, cahaya banyak

Luar ruang, tanaman

Menggunakan Face detection

Menggunakan Face detection

Dalam ruang, kurang cahaya

Dalam bis
Secara keseluruhan, foto yang dihasilkan oleh Andromax V3S bisa dikatakan bagus. Namun demikian, terkadang terdapat inkonsistensi, terutama bila menggunakan mode HDR. Kadang hasil foto terlalu terang. Demikian juga ketika menggunakan mode auto, ada hasil foto yang bagus sekali, namun di lain waktu ada beberapa hasil foto yang kurang bagus. 

Kinerja Baterai
Andromax V3S mengusung baterai yang cukup besar 2.500 mAh. Baterai ini cukup mampu melayani berbagai fitur yang ada di Andromax V3S. Pendapat saya mengenai baterai adalah rata-rata karena bila penggunaan cukup masif, terutama mengambil foto dan upload di media sosial, maps, navigasi, bermain game Real racing 3 atau Stig The Race, mengirim beberapa email dan chatting, baterai mampu bertahan 7 sampai 8 jam hingga indikator baterai menunjukkan  15% yang artinya harus diisi ulang.
Smartfren juga menyematkan Battery Guru dari Snapdragon yang mampu memperpanjang daya tahan baterai dengan menonaktifkan fitur lain ketika pengguna menggunakan pesan, kontak dan nomor penting. Battery Guru ini juga cukup cerdas untuk mengingatkan kapan anda harus melakukan isi ulang, sesuai dengan kebiasaan yang telah dilakukan. Sayangnya indikator penggunaan baterai tidak merinci ke bagian detail aplikasi apa saja yang digunakan. Seperti terlihat di gambar, screen selalu mengambil 100% dari penggunaan baterai, padahal smartphone selalu digunakan untuk Twitter, Google Plus, main game, Google Maps, Navigasi dengan Sygic dan Waze dan lainnya.

Kesimpulan:
Saya jarang menggunakan produk vendor dalam negeri, namun menjadi sangat tertarik untuk terus menggunakannya setelah menguji Andromax V3S ini. Smartphone ini dari segi value for money cukup layak dipertimbangkan. Fitur yang ditawarkan dan kinerja cukup baik. Layar 5 inchi HD merupakan tambahan yang bagus. Hasil foto juga cukup bagus.

Jika Anda pengguna biasa yang tidak  menuntut banyak hal seperti hasil foto yang sangat bagus dan bisa bermain game berat seperti Asphalt 8, akan cukup senang menggunakan Andromax V3S ini. Fitur selfie nya juga membantu untuk lebih mudah bernarsis ria.

Namun jika anda tidak suka smartphone yang terikat dengan operator dalam hal koneksi data, mungkin Andromax V3S bukan pilihan. Di daerah-daerah tertentu, belum tentu ada sinyal Smartfren sehingga hal tersebut menjadi pertimbangan penting. Namun dari pengujian yang saya lakukan, di Jogja sinyal smartfren seperti di kawasan Tugu, Museum Nasional, Keraton dan Malioboro bagus. Demikian juga sepanjang perjalanan pulang mulai dari Jogja, Magelang hingga Pantura.

Kelebihan Andromax V3S:
  • Layar bagus HD 720p 5 inchi
  • Value for money 
  • Desain terkesan premium
  • Bonus 24 GB data selama setahun
Kekurangan Andromax V3S:
  • Sinyal Smartfren yang mungkin belum merata
  • Kinerja Baterai rata-rata
  • Fitur penunjuk pemakaian baterai yang tidak detail


BukBer, Berbagi Bersama Blue Bird Group dan Rumah Harapan

BukBer Blue Bird Group Di sela-sela kesibukan, dua hari yang lalu saya sempatkan untuk hadir di Buka Bersama (BukBer) Blue Bird Group y...