Thursday, January 30, 2014

Menjajal Search On ID Bersama Google Indonesia

Amy Kunrojpanya, Head of Communication & Public Affairs
Google Indonesia and Greater Mekong memberikan
keterangan ke media
Masihkah anda melakukan pencarian di mesin pencari dengan mengetikkan key word? Jika ya, tampaknya anda harus mulai mengubah kebiasaan tersebut dengan menggunakan perintah suara atau voice command. Caranya? Sangat mudah. Anda cukup menggunakan smartphone Android atau iPhone.

Jika anda punya smartphone Android atau iPhone anda dapat mengaktifkan fitur Google Now. Fitur ini selain bisa mengadakan pencarian dengan perintah suara (tidak lagi mengetik) juga dapat menjadi asisten pribadi yang tiada kenal lelah. Anda pasti tak percaya.

Sejak diluncurkan beberapa waktu yang lalu di AS dan kini bisa dinikmati pengguna Google di Indonesia melalui Android dan iPhone, fitur Google Now merupakan sebuah evolusi dari sistem pencarian yang selama ini menjadi andalan Google. Dengan fitur Google Now yang sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan preferensi pengguna, informasi tidak lagi harus anda cari, tetapi informasi kini mendatangi pengguna.

Butuh informasi skor pertandingan Manchester United? Butuh informasi berapa harga saham Apple? Butuh informasi mengenai penerbangan? Tidak perlu repot, cukup aktifkan fitur Google Now. Anda akan semakin mudah menjalani kehidupan sehari-hari yang semakin sibuk.

Kemarin (29/1-2014) bertempat di Google Cafe Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Google Indonesia menggelar acara Tips Hidup Efektif dan Hemat Waktu Bersama Google Search untuk media dan blogger. Beruntung saya berkesempatan hadir di acara tersebut, meskipun fitur Google Now sudah lebih dari delapan (8) bulan saya gunakan cukup intensif.

Bagi saya sendiri, apa yang dijelaskan oleh Google kemarin bukan sesuatu yang asing. Sebagai pengguna smartphone Android dan iPhone fitur Google Now (di pasar aplikasi Google Play tetap dinamakan Search) fitur ini sudah jadi asisten pribadi bagi saya terutama untuk mengingatkan jadwal penting yang harus saya kerjakan, seperti meeting

Namun, perintah suara via Google Search boleh jadi merupakan hal yang jarang saya lakukan. Hal ini menjadi tantangan bagi saya pribadi karena Google Search sekarang sudah mengenali perintah dengan Bahasa Indonesia. Misalnya bila anda ingin bangun esok hari pukul 5 pagi, anda cukup aktifkan Google Search, tekan tanda mikrofon dan berikan perintah suara: Set alarm pukul 5 pagi.

Pada dasarnya, apa yang dijelaskan kemarin oleh Google adalah mengubah habit atau perilaku pengguna dalam melakukan pencarian. Pertama, bila anda menggunakan Google Now, terlebih dahulu atur preferensi yang anda perlukan. Misalnya, lokasi rumah anda, lokasi kantor, informasi apa saja yang anda inginkan ditampilkan oleh Google Now, seperti harga saham, skor pertandingan sepak bola, berita selebriti, cuaca di lokasi anda tinggal, keadaan jalan (macet atau tidak) dan lain sebagainya.

Bila preferensi ini sudah anda tentukan, nantinya informasinya akan muncul di layar. Dengan demikian anda tidak perlu lagi mencari sesuatu ketika bangun pagi hari, contohnya mencari skor pertandingan Chelsea versus West Ham semalam. Informasi yang tampil di layar Google Now tersebut bisa anda lihat lebih jauh dengan mengklik pada informasi yang anda butuhkan. Misalnya informasi kondisi jalan dari rumah anda menuju kantor dapat anda lihat via Google Map atau aplikasi Waze jika anda sudah memasang aplikasi Waze. Informasi tentang Real Madrid contohnya, tidak hanya menampilkan skor terkini, tetapi juga history beberapa pertandingan Real Madrid sebelumnya secara detail.

Hal ini tentu sangat memudahkan. Terlebih lagi via aplikasi Google Map atau Waze, Google menawarkan jalur-jalur alternatif yang bisa anda tempuh tanpa mengalami macet. Hal ini pernah saya lakukan ketika berlibur ke Jogja ketika harus menuju Malioboro dari arah Magelang dan hasilnya cukup mengesankan.

Dengan Google Now ini hidup pengguna akan jadi lebih mudah, Cukup aktifkan alarm, lalu anda bangun dan informasi yang anda butuhkan di pagi hari sudah tersedia via Google Now.

Kedua adalah habit ketika melakukan pencarian. Banyak dari kita masih mengandalkan texting untuk melakukan pencarian. Saya pun hampir 99% melakukan texting untuk mencari sesuatu di Google. Namun dengan semakin berkembangnya algoritma Google terkait bahasa, kita perlu segera mengubah kebiasaan tersebut dengan menggunakan perintah suara.

Kini voice command yang ada di Android dan perangkat iOS seperti iPhone dan iPad telah bisa mengenali Bahasa Indonesia. Anda cukup mengatakan sesuatu ke mikrofon dan Google akan melakukan perintah tersebut. Anda juga bisa melakukan hal ini di laptop anda yang tentunya harus punya microphone. 

Mulai sekarang anda perlu mengubah habit ketika melakukan pencarian di Google via Android atau iPhone. Tak perlu lagi tangan, cukup tekan logo mikrofon  dan tanyakan langsung apa yang anda inginkan, bisa dalam bahasa Indonesia bisa juga dalam bahasa Inggris. Misalnya: Bagaimana cuaca hari ini? Berapa tinggi gunung Kilimanjaro?

Ingin nonton? Coba tanyakan ke Google: "Bioskop di Jakarta".  Ingin tahu informasi rumah sakit? Coba tanyakan "rumah sakit". 


Tentunya cara ini sangat menghemat waktu pengguna. Namun perlu anda perhatikan, pengenalan suara versi Bahasa Indonesia belumlah terlalu baik. Dan jikapun anda menggunakan Bahasa Inggris, pronounciation-nya mungkin tidak sempurna sehingga Google akan salah mengartikan apa yang anda perintahkan.

Namun ada learning curve. Artinya semakin sering anda menggunakan perintah suara tersebut, akan semakin baik Google mengenalinya. So, ketika apa yang anda perintahkan tidak nyambung dengan apa yang dihasilkan Google, anda butuh kesabaran untuk terus mencoba karena hasilnya mungkin saja tidak instan.

Selain dua hal di atas, masih banyak hal lain yang diperkenalkan Google kemarin. Misalnya konversi suhu dari Fahrenheit ke Celcius, konversi mata uang, mengetahui nama sebuah benda, menelpon toko tertentu yang informasinya anda peroleh dari hasil pencarian, sync perangkat dan banyak lagi. Bagi mereka yang sehari-hari menggunakan smartphone plus aplikasi-aplikasi buatan Google seperti Google Keep, hal tersebut bukan sesuatu yang baru lagi. Namun tentu masih sangat banyak pengguna yang benar-benar awam terhadap fitur yang ditawarkan Google tersebut.

Tentu selain mengikuti apa yang diterangkan Google sangat enak berbicara dengan Googler, terutama Mrs. Amy Kunrojpanya. Selain itu, saya berkesempatan menjajal (beberapa menit) Nexus 5 dan Chromebook Pixel yang bikin saya ngiler ingin beli. 

Berikut ini beberapa foto acara Search on ID. 







Ke Bengkulu Ngopi Sambil Menikmati Sunset dan Jejak di Fort Marlborough

Welcome to Bengkulu Ke Bengkulu untuk ngopi? Bengkulu cukup dekat dari Jakarta, hanya memakan waktu 50 menit jika menggunakan pesawa...