Monday, November 18, 2013

Alasan Mengapa Ada Warga Amerika Tidak Menggunakan Internet

Internet telah menjadi kebutuhan sehari-hari warga dunia. Setiap saat kita melihat banyak sekali pengguna yang menggunakan internet, bahkan hampir setiap saat. Namun tahukah anda bahwa ternyata ada warga Amerika Serikat yang sama sekali tidak menggunakan internet?

Survey PEW Internet beberapa waktu yang lalu menunjukkan 15% penduduk Amerika Serikat yang berusia 18 tahun ke atas sama sekali tidak menggunakan internet. Nah, kira-kira apa alasan mereka tidak menggunakan internet?

1. 34% dari warga AS yang tidak menggunakan internet mengatakan  bahwa internet tidak relevan bagi mereka, mereka tidak tertarik menggunakan internet, tidak ingin menggunakannya dan tidak memiliki kebutuhan untuk menggunakan internet.

2. 32% dari warga AS yang tidak menggunakan internet mengatakan bahwa internet sulit untuk digunakan (menurut perasaan mereka). Warga yang tidak menggunakan internet ini mengatakan bahwa internet itu sulit atau menimbulkan frustasi untuk bisa online, secara fisik mereka tidak melakukannya atau mereka khawatir dengan isu spam, spyware dan hacker.

3. 19% dari warga AS yang tidak menggunakan internet khawatir dengan biaya untuk memiliki komputer dan biaya untuk membayar sambungan internet.

4. 7% dari warga AS yang tidak menggunakan internet karena kesulitan memperoleh sambungan internet.

Bila kita lihat angka di atas, hanya 7% warga AS yang tidak menggunakan internet karena kesulitan ketersediaan sambungan internet.  Ini artinya penetrasi internet di AS sudah cukup tinggi.

Kira-kira apa alasan warga Indonesia tidak menggunakan internet? Kemungkinan besar adalah ketidaktersediaan sambungan internet merupakan sebab yang paling tinggi. Hal ini karena belum semua wilayah di Indonesia terjangkau oleh internet. Bahkan beberapa waktu yang lalu diketahui penetrasi jaringan 3G di wilayah Indonesia baru mencapai 30%. Sebuah angka yang sangat rendah dibandingkan dengan negara lain.

Sumber: PEW Internet

Thursday, November 14, 2013

Pria Inggris Suka Mengintip Ponsel

Sebuah survei di Inggris yang dilakukan oleh mobilephonechecker.co.uk  beberapa waktu yang lalu menunjukkan perilaku tidak biasa pria Inggris dalam hal mengintip ponsel pasangannya. Dalam survei tersebut ditemukan fakta, pria Inggris dua kali lebih banyak dalam memeriksa (tanpa ijin)  atau mengintip  ponsel pasangannya untuk memeriksa pesan atau aktivitas dibandingkan yang dilakukan perempuan.

Demikian juga terhadap mantan pasangan. 62% pria Inggris mengakui mengintip ponsel mantan pasangan mereka, sedangkan perempuan yang melakukan hal yang sama hanya 34%.

Terkait dengan alasan apa yang mendorong melakukan tindakan mengintip, 89% peserta survei mengatakan mereka ingin mengetahui apakah pasangannya dalam hubungan romantis dengan seseorang atau untuk mengetahui adakah tanda-tanda perselingkuhan.

Hal lain yang patut diketahui adalah ternyata 52% peserta survei mengakui mereka mengetahui pass code atau password untuk mengaktifkan ponsel pasangan mereka sehingga bisa melakukan aksi mengintip.

Kira-kira bagaimana dengan para pria di Indonesia? Apakah mereka juga suka mengintip ponsel pasangan mereka? Jika melihat alasan yang dikemukankan para pria Inggris di atas, rasa-rasanya tidak beda jauh. Kemungkinan para pria di Indonesia juga suka mengintip ponsel pasangannya.

Sumber: The Telegraph

Cara Klaim Custom URL di Google Plus

Google Plus memberikan update terbaru bagi penggunanya, yaitu URL profil pengguna yang bisa diklaim. Maksudnya, selama ini URL profil pengguna Google Plus didasarkan kepada angka tertentu sehingga tidak mencirikan pemilik akun Google Plus sehingga kemudian Google mengubah URL profil dengan dengan customURL yang pendek berdasarkan nama pengguna.

CustomURL ini berupa alamat web yang cukup pendek dan mudah diingat yang mencirikan nama pemilik akun di Google Plus, misalnya  google.com/+Toyota. Untuk bisa mengklaim custom URL ini syaratnya juga cukup mudah, yaitu memiliki foto di profil Google Plus, memiliki sedikitnya 10 follower dan akun Google Plus tersebut berusia minimal 30 hari. Dengan syarat yang sangat mudah tersebut, pengguna Google Plus akan bisa mengklain custom URL yang sesuai dengan selera mereka.

Pertanyaannya, bagaimana cara untuk bisa mengklaim custom URL di Google Plus?

Untuk mengklaim custom URL di Google Plus, pertama sekali buka akun Google Plus anda. Setelah itu buka profil anda dan klik About. Di sisi kanan bawah dalam segmen About tersebut, anda bisa melakukan klaim custom URL. Biasanya custom URL sudah disediakan oleh Google, namun anda dapat merubahnya sesuai selera dan kemudian melakukan klaim. Namun jika belum ada button klaim custom URL di profil anda, jangan khawatir karena Google akan merilis custom URL ini secara bertahap.

Sumber: Google Plus

Tuesday, November 5, 2013

Short Review: Acer Iconia A1-811 Tablet Android Bertenaga dari Acer

Beberapa waktu yang lalu, Acer Indonesia merilis lini produk tablet terbaru di Indonesia dengan kode nama Iconia A1-811. Namanya agak sedikit ribet yah, namun ini mungkin untuk membedakannya dengan seri terdahulu yang hanya memiliki koneksi WiFi.

Tablet Iconia A1-811 ini berlayar 7,9 inchi, aspect ratio 4:3 (sama dengan iPad Mini) dengan Android Jelly Bean 4.2.2 sebagai penggeraknya. Spesifikasinya lengkapnya dapat dilihat sebagai berikut.
Spesifikasi Acer Iconia A1-811 (Klik untuk memperbesar)
Sudah lebih dari sebulan ini saya  menggunakan tablet Acer Iconia A1-811 ini. Ada beberapa aspek yang sangat saya sukai dari tablet ini, yaitu pertama sekali daya tahan baterainya. Dalam rilis promonya Acer memberikan daya tahan baterai 9 jam. 

Dari kondisi baterai penuh sampai sisa 20-18% dengan koneksi WiFi dan kecerahan layar 50% saya bisa terus menggunakan Iconia A1-811 hingga 12-14 jam lebih untuk penggunaan standar. Definisi penggunaan standar di sini adalah download aplikasi, media sosial, ambil beberapa foto, sesekali menonton video YouTube, merekam video, browsing internet via Chrome dan menjalankan berbagai aplikasi seperti Currents, Flipboard, Zite, TuneIn, PhotoGrid, Chatting serta main game seperti Candy Crush Saga, Subway Surf, Fifa14 dan lainnya. 

Perlu dicatat, bahwa saya tidak memakai secara terus-menerus selama 12-14 jam tersebut. Pengalaman saya ketika menggunakan dari kondisi 100% baterai, saya baru melakukan charging pada kondisi 20-18% dua hari kemudian. Jadi perlu dipahami angka 12-14 jam tersebut merupakan penjumlahan dari masa pakai yang saya lakukan di Iconia A1-811.

Sedangkan jika menggunakan koneksi 3G (dalam hal ini saya menggunakan Telkomsel) daya tahan baterai kira-kira 8-9 jam untuk pemakaian standar seperti di atas. Saat menggunakan tablet Android, fokus saya tak banyak, lebih hanya kepada daya tahan baterai karena aplikasi hampir semua standar dan disediakan di Google Play. 

Faktor lain yang saya suka dari Iconia A1-811 ini adalah harganya yang bisa dikatakan miring untuk tablet dengan spesifikasi 1,2 GHz quadcore dengan ROM 16GB. Harganya kurang dari 3 juta rupiah. Dengan kemampuan koneksi 3G HSDPA, Acer Iconia A1-811 ini tergolong murah. Spesifikasi yang sama dengan merek terkenal, saya bisa pastikan harganya lebih dari 3 juta rupiah.

Untuk kemampuan kamera, bisa dikatakan karena sedemikian ribet mengambil foto menggunakan tablet, saya cukup senang dengan hanya 5 megapiksel. Untuk ambil foto saya lebih cenderung menggunakan smartphone, jadi fitur kamera di sebuah tablet bukan menjadi faktor penting bagi saya ketika membeli tablet.

Layarnya juga cukup bagus untuk bermain game. Game seperti Fifa 14 bisa dimainkan dengan sangat mulus berkat prosesor MediaTek 1,2 GHz quadcore. Satu hal yang belum saya lakukan di Acer Iconia A1-811 ini adalah menonton film. Namun saya rasa akan sangat bagus dengan kemampuan sudut pandang 170 derajat, menonton film mungkin akan mengasyikkan.

Bagi saya tablet, bukanlah media untuk menggantikan kinerja laptop atau PC secara penuh. Sama halnya dengan smartphone, tablet lebih sering saya gunakan untuk tetap keep in touch dengan eMail, media sosial, internet, hiburan dan bermain game. Untuk memenuhi keinginan saya tersebut, Acer Iconia A1-811 sangat memadai dan bisa dikatakan melebihi ekspektasi. 

Faktor lain yang saya suka adalah temperatur tablet Icoania A1-811 yang bisa dikatakan tidak panas ketika dipakai cukup lama. Tablet saya terdahulu, sebuah merek dari Korea dan China, bila digunakan dalam waktu yang agak lama, bagian belakang atau back cover-nya terasa sangat panas ketika diraba. Demikian juga dengan Phablet Galaxy Note yang saya pakai. Hal ini tidak saya temukan di Acer Iconia A1-811. Suhunya cukup rendah meski dipakai cukup lama untuk bermain game atau terkoneksi ke internet.

Penting untuk diketahui bahwa tidak ada skin bawaan yang disematkan Acer di Iconia A1-8111. Ada beberapa aplikasi bawaan yang diberikan Acer seperti Acer Life Image, Acer Cloud dan Weather Widget, namun itu dapat dengan mudah di disable. Oleh karena tidak banyak aplikasi mimik marketing, ruang yang tersedia dari ROM 16 GB menjadi sangat luas, sekitar 12 GB.  Apalagi dengan ditambah micro SD Card up to 32 GB, ruang penyimpanan menjadi sangat luas.

Satu hal yang tidak saya temukan di Acer Iconia A1-811 adalah kemampuan Tethering. Saya sudah klaim ke Acer Indonesia kenapa fitur ini tidak ada di tablet yang saya pakai. Saya rasa ini per kasus saja karena setiap Android sudah pasti dilengkapi dengan kemampuan menjadi hotspot portable. Acer melalui akun Twitter-nya berjanji untuk menelusuri hal ini.

Kesimpulannya, jika anda ingin sebuah tablet Android yang cukup murah dan bertenaga serta desainnya berbeda dibandingkan dengan tablet Android lainnya dari sisi aspect ratio, Acer Iconia A1-811 adalah pilihan yang tepat. 

Berikut ini contoh foto yang diambil menggunakan Iconia A1-811.



Foto Acer Iconia A1-811:





So, terima kasih telah membaca review singkat ini. 

Update: Acer Indonesia melalui akun Twitternya mengkorfirmasi bahwa tidak ada fitur Tethering di Acer Iconia A1-811. Acer Indonesia menyarankan untuk mengunduh aplikasi tethering yang ada di Play Store.

Hal ini sebuah kerugian, terutama karena hampir semua tablet Android memiliki fitur tetheringi dan merupakan fitur penting yang tidak boleh dilupakan. Hal ini tentu akan menjadi faktor negatif bagi konsumen untuk membeli Acer Iconia A1-811. 

Baca juga:  Iconia A1-811, Tablet Android Quad Core Terbaru dari Acer Indonesia

Samsung Rilis Galaxy J7 dan J5 Pro More Than Selfie

Galaxy J Friends di launching Galaxy J Pro  More Than Selfie! Kini bukan lagi jaman selfie Namun sudah zamannya Live Vlogging! ...