Tuesday, April 9, 2013

Facebook Kenakan Tarif Tinggi Untuk Berkirim Pesan

Facebook Log In. Kini Facebook sudah tidak gratis
Masih percaya bahwa Facebook gratis? Setidaknya kepercayaan tersebut makin kabur dengan adanya kebijakan baru dari Facebook yang mengenakan tarif bagi mereka yang ingin berkirim pesan kepada orang yang ada di luar jalur pertemanan mereka atau selebritis.

The Sunday Times hari ini melaporkan bahwa Facebook secara diam-diam mulai memberlakukan tarif pengiriman pesan kepada selebritis atau orang lain  di luar jalur pertemanan pengguna di Inggris. Tarif tersebut bervariasi (mungkin tergantung keterkenalan atau faktor lain). Menurut Sunday Times, selebritis seperti Tom Daley seorang penyelam dan Michael Rosen memiliki tarif 10,68 poundsterling. Salman Rushdie, seorang penulis terkenal dan penyanyi rap Amerika Snoop Dogg memiliki tarif 10,08 poundsterling. Ini artinya jika pengguna Facebook Inggris (karena saat ini baru di Inggris) ingin mengirim pesan ke selebritis tersebut, pengguna harus membayar sesuai dengan tarif yang berlaku.

Sangat menarik untuk menganalisis kebijakan Facebook dalam mengenakan tarif bagi pengiriman pesan ini. Kita mengetahui bahwa di halaman depan Facebook, Facebook mengatakan bahwa layanan mereka gratis untuk selamanya. Namun hal ini, makin tidak berlaku karena Facebook kesulitan dalam melakukan monetisasi. Artinya Facebook kesulitan menjual produknya menjadi uang sehingga moto mereka pun ditunggangi. Kini Facebook bukan lagi gratis (bahkan dari dulu tidak gratis).

Untuk itu mereka mencoba mencari cara bagaimana agar pengguna mau mengeluarkan uang ketika berinteraksi di Facebook. Kita juga mengetahui bahwa pengiklan juga tidak begitu senang beriklan di Facebook karena tingkat klik yang rendah. Bahkan pernah terjadi sebuah pengiklan besar dengan dana iklan mencapai 10 juta dollar AS keluar dari program periklanan Facebook. 

Saya sendiri mencoba beriklan di Facebook. Namun tampaknya, iklan tersebut jauh dari sasaran. Untuk mendapatkan LIKE yang real benar-benar sulit. Hal yang saya temui adalah banyaknya akun-akun palsu dan setengah palsu di Facebook yang melakukan LIKE sehingga efektivitas beriklan di Facebook rendah. Itulah sebabnya tidak banyak uang yang diperoleh Facebook dari program periklanan mereka. 

Usaha lain Facebook adalah dengan melakukan tweak terhadap sistem operasi Android dengan membuat aplikasi Facebook Home. Dipercaya, jika anda menginstall aplikasi ini kemungkinan besar iklan akan bertebaran di smartphone anda. 

Saya perkirakan hanya orang-orang tertentu saja yang akan menginstall aplikasi Facebook Home ini. Sehingga keinginan Facebook untuk meningkatkan pendapatan mereka dari sisi iklan mungkin tidak naik secara signifikan.

Dari beberapa cara di atas, mungkin cara memberlakukan tarif bagi pengiriman pesan adalah jalan pintas yang ditempuh oleh Facebook. Dengan cara ini uang akan langsung mengalir ke kas Facebook dari pengguna. Iming-iming yang disodorkan Facebook adalah interaksi dengan Selebritis. Namun belum diketahui apakah pesan yang dikirim ke selebritis tersebut akan direspon oleh selebritis tersebut.  

Pertanyaannya, apakah pemberlakukan tarif bagi pengiriman pesan ini akan efektif? Saya rasa cukup banyak cara untuk bisa berkirim pesan bagi orang yang berada di luar jalur pertemanan dan selebritis. Logikanya seperti ini, jika ada yang gratis mengapa harus bayar?  

Namun tentu saja untuk bisa gratis butuh beberapa cara. Misalnya anda akan mengirimkan email, tentunya anda harus tahu terlebih dahulu alamat email selebritis yang anda tuju. Demikian juga orang lain yang hendak anda kirimkan email. 

Media lain adalah Twitter. Kita mengetahui bahwa di Twitter berkumpul para selebritis. Twitter merupakan cara bagus untuk selalu update dengan selebritis. Bagusnya lagi gratis. Anda tinggal mention selebritis yang anda follow, syukur-syukur dijawab atau di retweet.

Saya rasa Facebook tentu memiliki alasan mengapa mereka mengenakan tarif bagi pengiriman pesan kepada orang lain di luar jalur pertemanan atau selebritis. Namun pertanyaan penting yang perlu dijawab adalah apakah pengguna benar-benar ingin mengirimkan pesan ke orang lain dan selebritis? Apakah mereka mau dikenakan biaya, yang biayanya ternyata tidaklah murah?

Pengenaan tarif bagi pengiriman pesan ini menunjukkan bahwa Facebook memang mengalami kesulitan untuk melakukan monetisasi produk mereka. Tak banyak untungnya bagi pengguna, apalagi hal ini kontra dengan moto Facebook yang gratis untuk selamanya.

Baru: Laptop Gaming ASUS ROG STRIX GL502VM Silver Futuristik

ASUS ROG STRIX GL502VM Memasuki kuartal ketiga di tahun 2017, ASUS kembali menghadirkan produk baru di segmen laptop khusus untuk gamin...