Friday, February 22, 2013

Google Chromebook Pixel Untuk Pengguna Laptop Premium

Chromebook Pixel
Selama ini Google akrab dengan produk berharga murah atau diberikan subsidi oleh Google. Contoh smartphone Nexus 4 merupakan handset yang dijual dengan harga subsidi. Istilahnya harganya lebih mahal sebenarnya, namun menjadi murah karena Google memberikan subsidi per handset yang terjual.

Trend handset dengan harga murah tersebut kali ini tidak berlaku. Semalam, Google resmi meluncurkan laptop premium yang rumornya telah beredar beberapa hari yang lalu, yaitu Chromebook Pixel. Harga laptop ini bahkan lebih mahal dari laptop Apple MacBook Air 13 inchi. Google mematok harga laptop Chromebook Pixel versi Wifi seharga 1.299 dollar AS dan nanti di bulan April akan tersedia versi 4G LTE dengan harga 1.449 dollar AS.

Tentu saja timbul pertanyaan besar mengapa Google sangat berani mematok harga tinggi bagi laptop premium mereka. Selama ini kita mengenal laptop Chromebook yang dibuat oleh Samsung, Acer dan mungkin nanti HP berharga sangat murah. Harga sangat murah ini menjadi penarik cukup besar bagi konsumen sehingga Samsung Chromebook sempat menjadi Best Seller di Amazon.

Seperti diketahui, laptop Chromebook ini ber-OS Chrome dan sangat mengandalkan cloud computing. Sistem operasinya adalah browser Chrome yang dilindungi antivirus sehingga konsumen tidak perlu lagi membeli antivirus baru. Segala aktifitas pengguna sangat terkait dengan internet sehingga laptop Chromebook ditujukan untuk heavy internet user.

Falsafah tersebut sebenarnya tidak berubah. Google masih sangat mengandalkan koneksi internet untuk Chromebook Pixel. Namun terdapat sangat banyak peningkatan dari seri Chromebook versi murah sebelumnya. 

Spesifikasinya versi wifi-nya, sesuai dengan laptop premium bisa dikatakan premium. Prosesor 1,8 dual core i5, lebar layar 12,85 inchi dengan ratio 3:2. Resolusi layar yang diberikan Chromebook Pixel merupakan resolusi tertinggi dari laptop yang pernah ada, yaitu 2560 x 1700 dengan kedalaman pixel 239 PPI. Chromebook Pixel memiliki RAM 4 GB, memiliki layar touch screen dan spesifikasi premium lainnya. Pengguna yang membeli Chromebook Pixel memperoleh penyimpanan cloud gratis sebesar 1 TB selama 3 tahun via Google Drive. Google memberikan storage fisik di versi wifi sebanyak 32 GB dan 64 GB untuk versi 4G LTE.

Google tidak menyebutkan vendor mana yang memproduksi Chromebook Pixel, namun memberikan clue bahwa laptop premium ini dirakit di Taiwan.

Dengan spesifikasi dan harga premium seperti di atas, Google memang tidak menyasar pasar kebanyakan. Dalam peluncurannya,  Google VP Sundar Pichai  mengatakan bahwa laptop ini dirancang untuk mereka yang tergolong Power User yang beraktifitas dan sangat tergantung kepada cloud computing. Jadi tidak heran kalau harganya cukup mahal. Ini artinya Google menyasar pasar niche, di mana di sana terdapat pengguna yang mungkin tidak memperhitungkan harga demi kelancaran aktifitas mereka di cloud computing.

Dengan demikian alasan Google melanggar kebiasaan harga murah handset yang mereka hasilkan sebenarnya masuk akal. Pengguna biasa dapat membeli Chromebook dari Samsung atau Acer yang harganya sangat murah sekitar kurang dari 300 dollar AS saja. Bagi pengguna premium Google memberikan pilihan Chromebook Pixel produk premium dengan harga dan layanan yang dijanjikan Google juga premium.

Tentunya sudah banyak artikel tentang Chromebook Pixel ini. Sebagian mempertanyakan harganya yang dikatakan tidak sesuai mengingat laptop ini tidak ber-OS fisik seperti layaknya laptop MacBook atau laptop ber-OS Windows. Hal ini tentu menjadikan laptop premium Google ini akan sulit bersaing mengingat sebagian besar pengguna masihlah belum akrab dengan cloud computing. Mungkin saja pengguna lebih memilih MacBook Air karena selain lebih murah, OS-nya terinstall di dalam komputer tidak perlu harus selalu koneksi internet.

Google memiliki pemikiran yang berbeda. Mengingat mereka sangat kuat dalam hal penyimpanan cloud, kekuatan ini mereka manfaatkan untuk produk mereka. Chromebook merupakan laptop yang ringan karena hampir tidak ada storage fisik sehingga beratnya jauh berkurang dari laptop biasa. Dengan mengandalkan cloud computing Google merancang laptop yang portable, tidak ber-OS yang terinstal di komputer dan telah dilindungi antivirus.

Dengan hal ini Google membawa konsumen ke pengalaman baru komputer berbasis cloud yang akan menjadi trend beberapa waktu ke depan. Chromebook Pixel dengan spesifikasi premium ditujukan untuk kalangan tertentu yang sudah mature di cloud computing, Bagi mereka yang baru ingin mencoba ada versi murah Chromebook buatan Samsung dan Acer.

Dengan diluncurkannya Chromebook Pixel, deretan produk fisik Google bertambah. Setelah smartphone, tablet Chromebook entry level dan kini Chromebook Pixel. Hal ini tentu saja makin menambah kencang rumor Google Store yang isunya akan diresmikan pada akhir tahun 2013 ini.

Kita tunggu saja.

BukBer, Berbagi Bersama Blue Bird Group dan Rumah Harapan

BukBer Blue Bird Group Di sela-sela kesibukan, dua hari yang lalu saya sempatkan untuk hadir di Buka Bersama (BukBer) Blue Bird Group y...