Saturday, January 12, 2013

Samsung ChromeBook Laptop Best Sellers di Amazon

Samsung ChromeBook
Sumber: 3.bp.blogspot.com
Bukan laptop dengan sistem operasi Windows 8 atau Mac yang menjadi Best Seller di Amazon saat ini. Dalam kategori Best Seller Laptop, ChromeBook dari Samsung yang berbasis Chrome (tentu saja Linux) menjadi best seller mengalahkan Dell Inspiron yang berbasis Windows dan Apple MacBook Pro. Tentu saja ini sebuah hal yang patut diapresiasi mengingat upaya Google untuk mempromosikan laptop berbasis Chrome.

Satu hal yang patut kita lihat adalah sisi harga dari laptop Samsung Chromebook (Wi-Fi, 11.6-Inchi) ini adalah sisi harga. Google dan Samsung merilis harga laptop ini sangat murah jika dilihat dari spesifikasi yang cukup bagus. Harga yang hanya 249 dollar AS merupakan harga yang sangat menarik dengan spek RAM 2 GB dan prosesor Exynos 1,7 GHz. Namun Amazon tidak mematok harga sebesar itu. Amazon mematok harga Samsung ChromeBook seharga 319,99 dollar AS (320 dollar). Harga yang jauh meningkat (lebih dari 50 dollar tidak membuat laptop ini mahal dan tidak dilirik konsumen. Buktinya harga sebesar itu masihlah sangat murah bila dibandingkan dengan Dell Inspiron yang seharga 472,92 dollar AS (setelah diskon). Terlebih lagi jika dibandingkan dengan Apple MacBook Pro yang seharga 1.129,97 dollar AS (setelah diskon). 

Selain sisi harga, spesifikasi laptop Samsung ChromeBook mungkin juga menjadi pertimbangan yang penting. Dalam spesifikasi yang dirilis Amazon, Samsung ChromeBook memiliki spesifikasi sebagai berikut.


* 11.6 inches Display
* Samsung Exynos 5250
* 2 GB DDR3L RAM
* 2 USB Ports: 1 USB 3.0 + 1 USB 2.0, HDMI Port
* Built-in dual band Wi-Fi 802.11 a/b/g/n
* Screen Size 11.6 inches
* Max Screen Resolution 1366 x 768 pixels
* Processor 1.7 GHz Exynos 5200
* RAM 2 GB DDR3L SDRAM
* Hard Drive 16 GB eMMC
* Graphics Coprocessor Integrated

Jika dilihat dari sisi Hard Drive, opsi penyimpanan hanya 16 GB. Namun Google memberikan 100 GB gratis jika membeli ChromeBook. Ini artinya sisi penyimpanan ini tidaklah menjadi masalah, terlebih makin meningkatnya trend cloud computing. Alasan lain hard drive yang sedikit adalah Google menginginkan pengguna untuk lebih leluasa membawa laptop ini karena sangat ringan. Selain itu, hal ini merupakan trik Google agar pengguna bisa memaksimalkan fitur Google Docs yang merupakan jasa lain yang ditawarkan Google.

Faktor lain adalah kemudahan dalam menggunakan. Jika anda sehari-hari sudah terbiasa menggunakan browser, laptop Chrome akan mudah anda operasikan karena berbasis browser. Laptop ini tidak menginstall sistem operasi dalam jumlah yang sangat besar seperti Windows. 

Laptop Samsung Chromebook ini juga unik. Hanya butuh waktu 10 detik dari posisi mati untuk kemudian menyala dan siap digunakan. Terdapat pengamanan berlapis sehingga anda tidak perlu lagi membeli antivirus (seperti laptop berbasis Windows) yang harganya juga cukup mahal. Hal yang lebih penting lagi adalah update otomatis diberikan secara gratis. 

Laptop berbasis Chrome bukan berarti anda tidak bisa offline dalam menggunakannya. Anda bisa mengedit dokumen yang anda tempatkan di cloud seperti Google Docs. Selain itu, aplikasi yang sangat banyak di market Chrome juga membantu pengguna untuk lebih memberdayalan laptop ini. 

Sayangnya, tentu saja laptop ini tidak dijual oleh Samsung di Indonesia (atau belum?). Sebagai orang yang selalu terkoneksi dengan internet, saya sangat berminat untuk membeli laptop ini. Semoga saja harganya tidak mahal jika dijual di Indonesia.

Baca Review Samsung ChromeBook di sini: ZDNet

ASUS Bundling Zenfone 3, Zenfone 3 Laser, dan Zenfone Go dengan Kartu Telkomsel

Meskipun sudah cukup lama koneksi 4G LTE ada di Indonesia, ternyata penetrasi koneksi 4G LTE ini belum terlalu dalam. Masih banyak peng...