Saturday, December 15, 2012

Mengapa Google Merilis Google Maps untuk iOS Apple Inc.?

Ikon Google Maps
Sumber: lh4.googleusercontent.com
Apple Inc. dan Google terlibat persaingan sengit di ranah smartphone dan tablet. Di ranah smartphone, Google berhasil memenangkan pertarungan dengan menguasai 75% pasar smartphone dunia. Namun di pasar tablet Google harus mengakui kehebatan Apple Inc. karena sampai saat ini iPad masih merajai pasar tablet.

Perlu dicatat, meskipun hanya menguasai sekitar 15% pasar smartphone dunia, Apple Inc. merupakan vendor yang paling besar menikmati keuntungan. Dengan bermodalkan satu brand, yaitu iPhone, Apple Inc. bisa mengalahkan pendapatan beberapa vendor Android. Ini tidak lain karena Apple Inc. menjual hardware dan software sekaligus secara eksklusif dan margin keuntungan yang sangat tinggi.

Persaingan kedua perusahaan ini makin memanas ketika mendiang Steve Jobs mengatakan dalam buku biografinya akan melakukan Thermonuclear War terhadap Android Google. Steve Jobs menganggap Android adalah produk curian, oleh karena itu perlu dimusnahkan dengan segenap uang kas yang dimiliki Apple Inc.

Bentuk perang Apple Inc. terhadap Android adalah dengan melakukan gugatan penyalahgunaan paten di pengadilan di berbagai negara. Sejauh ini, baru di Amerika Serikat yang menghasilkan hasil positif ketika Apple Inc. berhasil memenangkan pertarungan melawan Samsung. Hal yang perlu dicatat adalah sampai sejauh ini, gugatan langsung terhadap Google yang dilakukan Apple Inc. tidak ada. Hanya gugatan proxy melalui berbagai vendor Android, terutama Samsung, Motorola dan HTC.

Meskipun tidak mengajukan gugatan langsung terhadapa Google, Apple Inc. mulai mengurangi keterlibatan Google di dalam software iOS Apple Inc. Caranya adalah dengan menghapus native application milik Google seperti YouTube dan Google Maps. Cara ini diakui sebagai bentuk lain dari Thermonuclear war tersebut.

Aplikasi pertama yang dihapus Apple Inc. adalah YouTube. Namun tidak beberapa lama kemudian Google membuat aplikasi baru yang tentunya lebih baik dibandingkan aplikasi sebelumnya. Ketika aplikasi YouTube ini dihapus, hampir tidak ada reaksi keras dari pengguna iPhone dan iPad. Sebabnya adalah masih ada cara lain melalui web untuk bisa menonton video YouTube yang tidak kalah baiknya.

Namun ketika Apple Inc. menghapus aplikasi Google Maps di iOS 6, pengguna iPhone dan iPad berekasi sangat keras. Hal ini dipicu oleh kebanyakan pengguna iPhone dan iPad sangat menyukai aplikasi Google Maps. Terlebih lagi aplikasi Google Maps ini diklaim sebagai aplikasi peta terbaik dan sudah lima tahu berada di App Store. 

Apple Inc. bukan tidak berusaha memberikan pengganti, yaitu Apple Maps, peta buatan mereka sendiri. Namun peta ini sangat jelek (sebagian orang berpendapat demikian, sebagian yang lain berpendapat tidak). Peta Apple Inc. ini menjadi olok-olok sebagian pengguna dengan mempublikasikan beberapa kesalahan fatal Apple Maps menunjukkan lokasi sebuah tempat yang jauh berbeda dengan yang sebenarnya. Malah pada kasus terakhir di Australia, polisi sampai mengingatkan agar pengguna jangan menggunakan Apple Maps karena bisa berpotensi menunjukkan tempat yang salah sehingga bisa membahayakan keselamatan jiwa.


Sebelumnya Tim Cook, CEO Apple Inc. sampai meminta maaf atas kekeurangan yang terjadi di Apple Maps dan memberikan alternatif pilihan seperti Nokia Maps di App Store. Namun, tetap saja pengguna iPhone menunggu-nunggu kapan Google bisa menghadirkan aplikasi Google Maps. 

Penantian pengguna iPhone akhirnya berakhir. Pada tanggal 12 Desember 2012 waktu AS, Google meluncurkan aplikasi Google Maps terbaru untuk iOS 6. Aplikasi ini dalam review awal, baik oleh Endgadget, The Verge dan Business Insider memperoleh nilai yang baik sekali. Review tersebut dengan pasti mengatakan bahwa Google Maps mengalahkan Apple Maps di kandangnya sendiri. Aplikasi Google Maps ini juga diklaim lebih baik dibandingkan aplikasi yang sama yang ada di Android.

Bila kita lihat lebih jauh, tentu ada alasan mengapa pada akhirnya Google mau merilis Google Maps di iOS 6, tidak lama setelah dihapus oleh Apple Inc. Namun sebelum itu, perlu kita lihat, persaingan kedua perusahaan ini sangat sengit. Mungkin ada anggapan, dengan merilis Google Maps di iOS 6, Google malah menyelamatkan Apple Inc. dari kemarahan penggunanya. Ini artinya Google menolong lawannya sendiri yang bisa saja di masa depan mengancam Google terutama Android.

Jalan pikiran Google ternyata tidaklah demikian. Meskipun bersaing sengit dengan Apple Inc. Google sebagai pembuat aplikasi tetap mempertimbangkan banyaknya pengguna iOS Apple Inc. Dalam sebuah artikel di wired.com, alasan mengapa Google merilis Google Maps untuk iOS Apple Inc. diungkap dengan jelas. Semuanya karena Google adalah perusahaan periklanan terbesar di internet. 

Google tidak begitu peduli apakah pengguna memakai iOS Apple Inc. asal mereka menggunakan layanan Google. Keberadaan Android lebih ditujukan untuk membuat persaingan sehat di pasar smartphone dan tablet agar Apple Inc. dan Microsoft bisa memberikan produk yang makin bagus bagi pengguna. 


Dengan merilis Google Maps untuk iOS tentu saja Google sangat berharap pengguna iPhone, iPad, iPod menggunakan layanan Google. Wired menuliskan:


Google doesn’t particularly care what operating system you use to view its ads or engage with its sites; it just wants to pull you in. Google pumps money into Android mainly to ensure that companies like Apple and Microsoft can’t push its properties off of smartphones.

Google doesn’t make money off of Android which is open source; they make money when people use Google services,” says Joel Spolsky, CEO of the web startup Stack Overflow and author of a widely cited essay on why tech companies drive down prices of ancillary products. “Android’s purpose is to create competition in smart phones reducing their prices … since smart phones are complements of Google’s web-based services.”
Google Maps merupakan tempat untuk menempatkan iklan yang sangat bagus bagi Google. Meskipun versi awal ini belum ada iklan, namun tentu suatu waktu akan ada iklannya. Tidak itu saja, dengan Google Maps Google bisa mengetahui di mana pengguna, apa yang mereka cari, bisnis apa yang menarik bagi mereka. Hal-hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting untuk menempatkan iklan tertarget.

Karakteristik pengguna iOS Apple Inc. mungkin turut memengaruhi alasan mengapa Google sangat cepat mengganti aplikasi Google Maps yang sudah dihapus Apple Inc. sebelumnya. Pengguna Apple Inc. adalah konsumen setia dan tahu benar Apple merupakan brand berkualitas. Mereka juga sangat banyak menggunakan data. Hal ini merupakan peluang bagi Google untuk menampilkan iklan tertarget melalui Google Maps.

Selain sisi tersebut, sebenarnya Apple Inc. juga tidak bisa menolak lebih lama aplikasi Google  Maps. Artinya jika terus menyuruh pengguna bergantung kepada Apple Maps yang lebih inferior dengan menunggu perbaikan, tentu Apple Inc. khawatir akan kehilangan pengguna. Dengan mengijinkan Google Maps ada simbiosis mutualisma antara Google dan Apple. Google beruntung diberikan kesempatan menampilkan Google Maps untuk pengguna iOS dan bisa menjadi jalan untuk menampilkan iklan. 

Apple Inc. beruntung karena pada akhirnya penggunanya tidak berteriak lagi karena sudah ada aplikasi maps yang sangat bagus yang selama ini juga telah mereka gunakan. Selain itu, pengguna yang selama ini menunda untuk melakukan upgrade ke iOS 6 akhirnya bisa melakukan upgrade. Hal yang lebih bagus lagi, pengguna yang mengundurkan diri membeli iPhone 5 karena alasa tidak adanya peta yang bagus, kini bisa melakukan pembelian iPhone 5 karena sudah ada Google Maps.

Saya rasa Google tentu ketika merilis Google Maps untuk iOS tidak berpikir Apple Inc. sebagai lawan Android. Google berpikir, Apple Inc adalah rekanan dan sebagai pembuat aplikasi, selagi penggunanya sangat banyak, tentu Google akan membuatkan aplikasi untuk sistem operasi tersebut. Hal ini akan berbeda dengan Windows Phone 8. Karena pengguna yang tidak signifikan jumlahnya, hanya sekitar 2%+ di pasar smartphone saat ini, Google tidak berencana merilis Google Maps untuk sistem operasi milik Microsoft tersebut.

Dan lagi dalam beberapa hal sebenarnya Google cenderung lebih dekat ke Apple Inc. dibandingkan ke Microsoft. Persaingan Google dengan Microsoft terjadi di banyak tempat, seperti browser, cloud storage, mobile dan juga periklanan. Cara-cara Microsoft dalam menjegal Google tergolong tidak simpatik. Hal ini merupakan hal yang mungkin turut dipertimbangkan Google sehingga tidak akan merilis Google Maps dalam waktu dekat seperti yang mereka lakukan untuk iOS Apple Inc. 

Penjualan Perdana Galaxy Note8 Tandai Peresmian Galaxy International Experience Store Terbesar se-Asia Tenggara

Pengguntingan pita tanda dibukanya Galaxy International Experience Store Pada tanggal 29 September yang lalu, Samsung Electronics Ind...