Saturday, December 22, 2012

Facebook Luncurkan Aplikasi Sexting POKE

Pernah menggunakan aplikasi Sexting Snapchat?  Aplikasi ini sangat populer di kalangan remaja karena kemampuannya menghapus pesan berupa gambar dan video dalam beberapa saat sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dengan kemampuan tersebut, banyak remaja yang menggunakan aplikasi ini untuk mengirimkan gambar yang kurang pantas dilihat oleh publik, misalnya foto ciuman atau foto yang memperlihatkan bagian-bagian tubuh sensitif.

Sayangnya untuk pengguna Android, aplikasi Snapchat tidak tersedia atau tidak bisa digunakan di wilayah Indonesia. Tidak tahu apa alasannya. Namun demikian, pengguna iPhone di Indonesia bisa menggunakan dengan cara mendownload aplikasi Sexting ini. 

Kepopuleran Snapchat telah membuat Facebook iri. Hal ini terbukti beberapa waktu yang lalu, mereka ingin membuat aplikasi kloningan dari Snapchat. Bagi Facebook tentu saja aplikasi chatting yang bagus sangat penting mengingat aplikasi Messenger mereka tidak begitu familiar bagi pengguna.

Untuk itulah Facebook secara resmi meluncurkan aplikasi Poke, sebuah aplikasi kloning dari Snapchat dengan kemampuan yang mirip. The Next Web melaporkan Facebook membuat aplikasi Stand Alone (terpisah dari aplikasi Facebook) hanya dalam 12 hari. Aplikasi ini kodenya ditulis sendiri oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg karena memang ia yang pertama kali menciptakan fitur Poke lama di Facebook. 

Tentu saja aplikasi ini makin memudahkan pengguna Facebook untuk mencolek teman mereka. Biasanya Poke hanya digunakakan sekadar untuk mencolek, kini dengan berdiri sebagai aplikasi Poke pengguna dapat mengirimkan teks, foto dan video yang maturity atau konten dewasa. Jika kita bandingkan dengan Snapchat aplikasi ini memiliki kelebihan di mana ada rentang waktu eksak yang bisa ditentukan pengguna. Jika Snapchat waktu berbagi konten antara 1-10 detik, Poke memberikan waktu eksak, yaitu 1, 3, 5, dan 10 detik. 
Apliaksi Poke vs Snapchat
Sumber: techcrunch.com
Selain itu di aplikasi Snapchat tidak terdapat Location Service, sedangkan di Poke fitur ini tersedia. Dengan adanya lokasi, pengguna tentu lebih mudah menemukan teman nearby yang bisa di-Poke. Dalam hal apakah pesan langsung dihapus atau tidak, Poke merujuk kepada Term Of Service Facebook. Jadi sebaiknya, pengguna membaca terlebih dahulu TOS tersebut. Snapchat memberikan jaminan bahwa foto yang dibagi pengguna akan dihapus dari server sesuai dengan ketentuan.

Hal yang perlu kita kritisi adalah dengan adanya aplikasi Poke ini (sementara tersedia di iOS Apple Inc.) maka Sexting akan semakin mudah. Sebagaimana diketahui Sexting adalah :
Sexting is the act of sending sexually explicit messages or photographs, primarily between mobile phones.
Kelebihan yang ditawarkan oleh aplikasi semacam Snapchat dan Poke adalah kemampuan menghapus sendiri konten yang dibagi. Hal ini menjadi motivasi para pengguna, khususnya remaja untuk melakukan Sexting karena mereka percaya konten akan terhapus sendiri. Bisa diperkirakan remaja akan makin banyak terdorong melakukan sexting. Dan mungkin bukan hanya remaja, pengguna dewasa pun akan terdorong makin giat melakukan sexting karena mereka percaya konten akan terhapus dengan sendirinya.

BukBer, Berbagi Bersama Blue Bird Group dan Rumah Harapan

BukBer Blue Bird Group Di sela-sela kesibukan, dua hari yang lalu saya sempatkan untuk hadir di Buka Bersama (BukBer) Blue Bird Group y...