Wednesday, January 4, 2012

RIM BlackBerry Ditawar oleh Amazon?


Perempuan cantik dengan BlackBerry, sumber:photobucket.com

RIM, produsen BlackBerry kini tengah dibidik banyak peminat untuk bisa dibeli. Salah satu peminat yang sangat serius adalah Amazon Inc, yang dimiliki oleh Jeff Bezos. Amazon, yang sering tidak terlihat di dalam pasar gadget dan lebih fokus ke e-commercedengan toko Amazon yang sangat terkenal, beberapa waktu lalu memasuki pasar tablet dengan meluncurkan Kindle Fire. Kindle Fire yang dipatok sangat murah kini menjadi tablet nomor dua paling laku di dunia setelah iPad dan tablet nomor satu paling laku yang berbasis Android.

Reuters melaporkan bahwa sebuah tawaran akuisisi dari Amazon Inc, telah ditepis oleh RIM dan mereka memutuskan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. Ini artinya RIM, meskipun terus dilanda masalah, tidak mau menjual perusahaannya dan memilih untuk tetap mencari penyelesaian masalah mereka sendiri. RIM juga telah menolak tawaran dari beberapa pembeli potensial lainnya. Tidak hanya Amazon yang berminat terhadap RIM. The Verge yang mengutip WSJ melaporkan bahwa Nokia dan Microsoft secara bersama sedang mempertimbangkan untuk membeli RIM.

Menarik bahkan sangat menarik melihat perkembangan RIM dengan smartphone BlackBerry buatan mereka. Seperti telah sering diuraikan dalam beberapa artikel saya terdahulu, RIM kini memang tengah limbung. Penjualan dan keuntungan mereka terus turun. Kini mereka hanya menguasai sekitar 9% pasar smartphone di Amerika Serikat yang notabene merupakan pasar empuk dan pernah mereka rajai.
Beberapa waktu yang lalu, CEO RIM telah mengatakan, bahwa sampai dengan akhir 2012, kemungkinan mereka tidak akan meluncurkan smartphone terbaru dan fokus kepada line up yang ada. Ini artinya, handset dengan software terbaru mereka BlackBerry 10 tidak akan menjumpai komsumen di sepanjang tahun 2012 nanti. Coba kita bandingkan dengan Android, yang hampir setiap saat meluncurkan smartphone terbaru dari berbagai vendor. Demikian juga dengan iPhone 5 yang kemungkinan akan diluncurkan di tahun 2012 nanti.

Masuknya RIM ke dalam radar perusahaan lain untuk dibeli, merupakan sebuah kenyataan yang tidak dapat dielakkan lagi. Nilai kapitalisasi pasar RIM, beberapa hari yang lalu dihitung masih lebih rendah dibandingkan dengan nilai pasar Apps Store Apple Inc. Ingat, Apps Store hanya memberikan kontribusi 2% untuk nilai kapitalisasi pasar Apple Inc. yang sebesar 354 miliar dollar AS. Nilai ini lebih dari 50 kali nilai RIM yang hanya memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar 7,04 miliar dollar.

Harga sebesar 7,04 miliar dollar tersebut merupakan harga yang sangat menarik dan pasti sangat murah untuk perusahaan sebesar RIM. Google yang kini tengah menunggu persetujuan regulator untuk akuisisi Motorola Mobility, mengajukan angka 12,5 miliar dollar untuk mengambil alih Motorola Mobility yang pasarnya juga tidak terlalu bagus. RIM dengan teknologi keamanan dan handset mereka yang masih diminati di banyak negara berkembang, tentu sebuah pilihan yang menarik untuk dibeli, murah, punya tekologi dan paten serta memiliki pengguna yang cukup banyak.

Meskipun kabar banyaknya perusahaan yang ingin membeli RIM ini belum ada konfirmasi yang jelas, namun dengan posisi mereka yang terus terjepit di pasar smartphone, RIM perlu melihat opsi penjualan ini. Opsi ini merupakan opsi yang sangat logis melihat BlackBerry makin tidak diperhitungkan dalam pasar smartphone dan tablet. Kegagalan mereka untuk menghadirkan handset terbaru di sepanjang tahun 2012 juga menunjukkan bahwa mereka memang sedang sangat bermasalah.

Tidak dapat dipungkiri, masalah RIM ini berasal dari software mereka yang sudah ketinggalan dibandingkan dengan iOS, Android, bahkan dengan Windows Phone. CEO eBay, John Donahoe sebagaimana dilaporkan oleh Reuters mengatakan bahwa bahwa eBay hanya punya satu atau dua orang insinyur yang bekerja membuat aplikasi eBay untuk BlackBerry, bandingkan dengan seratus lebih insinyur untuk iOS dan Android serta 50 insinyur untuk Windows Phone. Ini artinya  BlackBerry tidak menarik dan sulit. Donahoe melanjutkan BlackBerry bukanlah platform yang friendly bagi developer sehingga mereka mengalami kesulitan dalam membuat aplikasi untuk BlackBerry.

Dengan tidak banyaknya aplikasi yang bisa dihasilkan oleh developer, hal ini membuat BlackBerry miskin aplikasi. Di Amerika Serikat yang merupakan pasar yang application minded, tentu saja kegunaan BlackBerry dirasa kurang dibandingkan dengan platform lain yang memanjakan konsumen dengan ratusan ribu aplikasi sehingga konsumen tidak mau lagi membeli BlackBerry. Mereka berpindah ke Android dan iPhone dan mungkin juga ke Windows Phone. Jumlah yang berpindah ini sangat banyak sehingga hanya dalam dua tahun, pasar BlackBerry yang pernah mencapai 50% di AS, kini tinggal hanya 9%.

Kembali ke Amazon yang ingin membeli RIM. Saya rasa langkah berani Jeff Bezos menawar RIM adalah sesuatu yang patut dicermati. Cukup banyak orang yang kagum dengan Jeff Bezos karenaJeff  pribadi yang tidak terlalu menonjol, namun memiliki pengamatan yang tajam tentang sesuatu yang bisa sukses. Tablet Kindle Fire merupakan salah satu bukti ketajaman insting Jeff Bezos dalam melihat pasar tablet yang terus didominasi oleh iPad.

Sebenarnya jika harus dijual akan lebih baik RIM dijual ke Amazon, dibandingkan dengan ke Nokia-Microsoft atau bahkan ke Apple Inc. Nokia-Microsoft sudah memiliki Windows Phone dan tentunya mereka lebih memilih platform tersebut dan membeli RIM merupakan sebuah cara melenyapkan pesaing di pasar. Demikian juga Apple Inc. yang tidak akan tertarik karena iOS merupakan platform yang sangat friendly dengan developer. Pilihan terbaik RIM hanyalah Amazon, nah jika mereka menolak tawaran Amazon, sepertinya RIM harus bersiap-siap untuk makin terpuruk beberapa waktu ke depan.


#RIM #BlackBerry #JeffBezos #Amazon


Samsung Galaxy S8 dan S8+ Dirilis 2 Mei di Indonesia

Samsung Galaxy S8 (Source: Samsung) Samsung Galaxy S8 dan S8+ yang sebulan lalu dirilis di New York dalam waktu dekat akan bisa dibeli ...