Thursday, September 22, 2011

Microsoft Beruntung dengan Lakunya Android

Sumber: 4.bp.blogspot.com
Apple Inc., Google, dan Microsoft saat ini sedang bertarung secara ketat, baik itu di internet maupun di smartphone. Namun tampaknya Microsoft yang paling beruntung sampai dengan saat sekarang ini. Mengapa beruntung? Tidak lain karena Microsoft memperoleh uang yang tidak sedikit dari  lakunya Android. Bahkan ada semacam guyonan, Microsoft sudah tidak perlu lagi Windows Phone, karena sampai sekarang tidak laku-laku dan menghasilkan jauh lebih sedikti dibandingkan dengan Android.


Mengapa Microsoft bisa memperoleh uang yang sangat banyak dari Android milik Google dan  nyata-nyata merupakan pesaing Windows Phone? Tidak lain karena Microsoft memberikan kebijakan yang soft terhadap penggunaan Intelectual Property milik mereka yang digunakan dalam smartphone Android. Microsoft menganut prinsip lisensi paten sehingga beberapa paten mereka yang dipakai oleh Android mereka relakan untuk dipakai asal ada pembayaran royalti terhadap paten yang dipakai tersebut. Jumlah yang dibayarkan oleh beberapa vendor Android diperkirakan paling kurang tiga kali lipat dari penghasilan yang diperoleh oleh Microsoft dari menjual device Windows Phone.

Kebijakan Microsoft ini sangat berbeda dengan Apple Inc. Apple Inc. menginginkan superioritas gadget mereka, baik iPhone maupun iPad. Dengan konsep ini, Apple Inc. tidak menginginkan peniruan apalagi pemakaian paten secara ilegal milik Apple Inc. oleh smartphone atau tablet yang dihasilkan oleh vendor lain. Itulah sebabnya dalam setiap kasus perang paten, Apple Inc. selalu mengajukan pelarangan beredar dari smartphone dan tablet yang disangka menyalahi paten Apple Inc. Vendor seperti Samsung yang menghasilkan Galaxy S II dan Galaxy Tab 10,1 dan Galaxy Tab 7,7 sudah pernah dilarang beredar oleh keputusan pengadilan yang dimenangkan oleh Apple Inc. di Jerman dan Belanda.

Dengan konsep superioritas ini, Apple Inc. memang tidak akan memberikan kesempatan kepada vendor yang diduga melanggar paten Apple Inc. Semua device bila terbukti di pengadilan menyalahi paten Apple Inc. akan dimusnahkan dan paling tidak sebelum sampai kepada keputusan tersebut dilarang untuk beredar. Tentu saja prinsip superioritas Apple Inc. ini akan berdampak kurang baik bagi pasar smartphoen dan tablet. Beberapa waktu yang lalu sebuah artikel di WSJ menyarankan keterlibatan Presdien Obam dalam perang paten ini dengan menggagas Obama memberikan blanket statement agar perang paten tidak berdampak buruk kepada pasar.

Prinsipnya Obama diminta untuk memberikan pernyataan bahwa pelarangan peredaran device yang diduga menyalahi paten tidak diberlakukan dan semua perang paten berada di jalur perang paten yang normal. Setiap penemuan kesalahan dalam paten dapat diselesaikan dengan pembayaran sejumlah uang. Namun tentu saja usulan ini tidaklah mudah untuk diterima terutama oleh Apple Inc.
Melihat hal ini, tampaknya pendekatan Microsoft sangat sesuai dengan kondisi perang paten. Walaupun tidak banyak diekspos seperti Apple Inc. yang banyak menuduh vendor Android, Microsoft memperoleh pendapatan yang sangat banyak dari Android. Pada bulan Mei 2011 yang lalu, Asymco melaporkan setiap device Android yang dijual oleh HTC, Microsoft akan memperoleh 5 dollar AS. Bila dipredisi tahun ini HTC bisa menjual 50 juta smartphone, tentu saja Microsoft akan memperoleh 250 juta dollar AS. Ini baru satu vendor.

Beberapa hari yang lalu, Microsoft telah sepakat dengan ViewSonic dan Acer dalam lisensi paten. Meskipun tidak disebutkan seberapa besar kesepakatan tersebut, analis percaya Microsoft akan makin besar pendapatannya dari Android. Apalagi tidak hanya Android, Laptop Chrome yang dihasilkan oleh Acer juga akan membayarkan royalti kepada Microsoft. Tentunya kebijakan Microsoft yang sangat lunak dalam hak paten memberikan nilai yang sangat besar.

Bagaimana dengan Google sendiri? Tampaknya berbeda dengan Microsoft, Google malah bermasalah dengan adanya Android. Ini terkait dengan bubarnya kerja sama dengan Apple Inc dalam iPhone. Awalnya Apple Inc. dan Google sepakat untuk menanamkan Google search dan produk Google lainnya di iPhone. Namun karena Google juga melahirkan Android, kedua perusahaan memutuskan untuk tidak menersukan kerja sama karena terlalu banyak bersaing di pasar smartphone. Bahkan kini Google secara nyata banyak diklaim oleh Apple Inc atas pelanggaran paten, walaupun tidak secara langsung.
Namun, beberapa hari yang lalu, Google berusaha melindungi para vendor penghasil smartphone Android dengan melimpahkan 9 paten yang dimilikinya kepada HTC untuk menyerang balik Apple Inc. Ini menandai era baru dalam perang paten antara Apple Inc. versus Google. Google yang selama ini berada di sisi luar,kini terlibat langsung dengan perang paten dan berhadapan langsung dengan Apple Inc.

Bagaimana dengan Microsoft? Tampaknya Microsoft tidak akan menempuh cara Apple Inc. Mereka hanya ingin royalti sehingga bisa memberikan pemasukan yang tidak sedikit ke kas perusahaan.
Sumberbgr.com, WSJ dan lainnya

ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800 Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah noteboo...