Tuesday, September 27, 2011

Menteri Jerman : Jangan Menggunakan Facebook!

zdnet.com
Facebook kembali dirundung oleh masalah privasi. Anehnya sebagian besar pengguna Facebook tidak peduli dengan pengaturan privasi mereka dan tidak mengutak-atik pengaturan privasi tersebut. Dari Jerman dilaporkan seorang menteri Jerman yang menjabat sebagai Menteri Perlindungan Konsumen meminta para rekannya di kabinet untuk menghindari penggunaan Facebook karena alasa privasi.

Dilaporkan oleh zdnet.com, Ilse Aigner nama menteri tersebut, memperingatkan rekan-rekan kerjanya untuk tidak menggunakan Facebook untuk mempromosikan pekerjaan mereka.  Ilse Aigner khususnya mengkritisi mengenai keamanan data.

Perlu diketahui Ilse Aigner sudah dari dulu berdiri sebagai seorang pengkritik kebijakan privasi Facebook. Ia sendiri keluar dari Facebook tahun lalu (menghapus akunnya di Facebook) sebagai protes atas praktik keamanan datanya di Facebook. Hal ini ia jadikan sebagai keberatan agar teman sekerjanya di kabinet juga menghindari Facebook.


Dalam surat internal yang diterbitkan oleh majalah Der Spiegel hari ini sebagaimana dikemukakan oleh zdnet.com, Ilse Aigner mengatakan bahwa setelah kajian hukum yang intensif, ia menyimpulkan bahwa adalah penting untuk memastikan bahwa tombol LIKE Facebook tidak digunakan pada salah satu situs resmi pemerintah Jerman. Dia juga mengatakan Facebook Page harus dihindari.

Ilse Aigner kemudia merilis sebuah pernyataan menyangkut keberatannya terhadap Facebook. Dalam pernyataan tersebut juga dikemukakan bahwa berdasarkan suatu temuan, ternyata Facebook mengumpulkan data pengguna internet yang mengunjungi suatu situs yang memiliki LIKE button, meskipun pengunjung tersebut bukanlah anggota Facebook. Data tersebut bisa digunakan untuk membuat profil detail tentang pengguna meskipun Facebook membatah telah melakukan hal ini. Dalam pernyataa tersebut juga disebutkan rencana Ilse Aigner untuk berkunjung ke Amerika Serikat untuk berbicara dengan eksekutif Facebook dan perusahaan lain mengenai penghormatan terhadap kebijakan perlindungan data di Jerman dan Eropa.

Jerman memang banyak bermasalah dengan Facebook. Beberapa waktu lalu pemerintah Jerman juga meminta Facebook untuk menghapus fitur facial recognition dari situsnya karena diduga melanggar privasi pengguna. Selain itu, tombol LIKE button juga ditengarai melanggar privasi pengguna dan siapa saja atau situs mana saja di Jerman yang memasang LIKE Button akan didenda sebesar 72.000 dollar AS jika tidak menghapus fitur tersebut dari situs pada akhir September ini.

Sumber zdnet.com



ASUS Rilis ASUS ROG GX800, Notebook Gaming Seharga Mobil

ASUS ROG GX800 Seberapa mahal sebuah notebook yang pernah Anda beli? Rp25 juta? atau Rp50 juta? Pernah dengar sebelumnya sebuah noteboo...